5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 25 Juni 2020

Morning Briefing 25 Juni 2020
Foto: www.rawpixel.com

Selamat hari Kamis! Untuk pengguna iPhone, apakah kamu sudah tidak sabar menunggu iOS 14 dirilis? (kabarnya, tersedia di minggu kedua September 2020.) Spoiler alert: ada banyak fitur yang mirip Android. Jadi, untuk pengguna Android, kamu bisa tertawa puas sekarang dan merasa superior! Hah! Anyways, selamat menikmati hari ini dan berikut lima berita terbaru dalam Morning Briefing 25 Juni 2020.

IMEI optimal di Agustus.

International Mobile Equipment Identity (IMEI), mesin dan sistem yang akan dipakai untuk memblokir ponsel berdasarkan nomor akan optimal pada Agustus. Mesin Centralized Equipment Identity Register (CEIR) yang akan berfungsi memblokir ponsel ilegal versi cloud saat ini sedang diuji coba, dan diperkirakan berlangsung hingga awal Juli mendatang. CEIR versi fisik mengalami keterlambatan pengiriman karena pandemik, dan diperkirakan akan tiba di Indonesia sekitar Agustus. Uji coba fungsi CEIR cloud ini diupayakan tidak terdampak pada pengguna nomor selular. Baca berita lengkapnya di Tempo.

Kemendikbud larang orientasi kampus secara fisik.

Kemendikbud melarang kegiatan orientasi kampus (ospek) bagi mahasiswa baru dilakukan secara langsung, melainkan dilakukan secara daring. Hal ini untuk mencegah potensi penyebaran COVID-19. Plt.Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengatakan bahwa panduan ospek untuk tahun ajaran baru 2020 sudah dikeluarkan oleh Dikti. Selain itu, proses pembelajaran di perguruan tinggi juga masih dilakukan secara daring, terkecuali kegiatan penelitian di laboratorium yang diizinkan. Baca berita lengkapnya di Detik.

Update COVID-19 global: New York City Marathon dibatalkan dan EU larang traveler Amerika.

New York City Marathon, maraton terbesar di dunia, dibatalkan tahun ini karena pandemik. Jika digelar, maraton ini akan merayakan ulang tahunnya yang ke-50. Sementara itu, negara-negara Uni Eropa berencana untuk melarang traveler asal Amerika masuk ke wilayahnya karena negara tersebut gagal mengendalikan virus ini. Keputusan final terbukanya perbatasan wilayah ini akan dirilis awal minggu depan. Dan IMF memperkirakan bahwa perekonomian dunia akan menyusut lebih dalam dibandingkan prediksi sebelumnya, yakni 4,9% (bukan 3%). Pemutusan hubungan kerja massal dan bisnis yang tutup juga akan memperlambat pemulihan ekonomi dunia. Dan The Global Fund, sebuah NGO yang aktif di negara sub-Sahara Afrika dan Asia Tenggara, melaporkan bahwa pandemik bisa menghapus kemajuan 20 tahun yang sudah dicapai dunia untuk memerangi tuberkolosis, H.I.V., dan malaria. Ketiga penyakit ini menelan lebih dari 2,4 juta jiwa setiap tahunnya. Sementara itu, menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 9.295.365, dengan 478.289 meninggal, dan 4.661.118 sembuh. Baca berita lengkapnya di Nytimes.

Korea Utara tunda rencana terhadap Korea Selatan.

Setelah menciptakan kondisi tegang dalam beberapa minggu belakangan, Kim Jong-un memutuskan untuk menunda rencana meningkatkan tekanan militer terhadap Korea Selatan. Dengan ini, berarti rencana pengerahan kembali tentara di perbatasan kedua negara untuk membalas ketidakmampuan Selatan untuk mencegah pembelot menyebarkan selebaran propaganda—dibatalkan. Tidak ada penjelasan mengapa keputusan in diambil, tapi sejumlah ahli berspekulasi bahwa rezim ini ingin memberikan kesempatan Selatan untuk menawarkan konsensi baru. Di antaranya, membuka kembali daerah industri Kaesong dan kembalinya turis Selatan ke resor Mount Kumgang. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Segway hentikan produksi produk andalannya.

Meski populer di banyak negara, Segway memutskan menghentikan transporter roda duanya setelah ada banyak kecelakaan yang melibatkan orang terkenal. Contohnya, pada 2003 Presiden George W Bush hampir terluka setelah tergelincir dari Segway di Maine. Di 2015, seorang juru kamera melindas Usain Bolt saat merayakan kemenangannya di Beijing (meski Bolt tidak cedera). Dalam pernyataan resminya, produk ini akan pensiun pada 15 Juli, dan 21 karyawannya dirumahkan, sementara 12 lainnya akan tetap bekerja. Sebagai informasi, perusaahan ini didirikan pada 1999 dan dibeli oleh jutawan Inggris Jim Heselden pada 2009. Sepuluh bulan setelah membelinya, Heselden meninggal setelah Segway yang dikendarainya teleng dan terjun dari jurang 30 kaki, tidak jauh dari rumahnya di London utara. Baca berita lengkapnya Evening Standard.

Selanjutnya: usai membaca Morning Briefing 25 Juni 2020, pastikan kamu mengetahui mengapa ada influencer yang enggan memakai masker.

podcast button