5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 25 Februari 2020

Morning Briefing 25 Februari 2020
Foto: www.canva.com

Selamat pagi! Jika kamu membutuhkan berita yang membuatmu sadar bahwa di atas langit masih ada langit (oops): George Hood (62 tahun) dari Naperville, Illinois, berhasil melakukan plank selama delapan jam, 15 menit dan 15 detik. Ini artinya dia menjadi pemegang Guinness World Records untuk prestasi itu. Wedew. Sementara bagi kita mahluk fana ini, melakukan plank satu menit saja bisa membuat tangan seperti mau patah! Oh well, semoga berita tadi membuatmu lebih pasrah dan menikmati hari ini. Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 25 Februari 2020.

Kombatan asal Indonesia yang bergabung dengan kelompok radikal ISIS akan dicabut paspornya.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md yang juga menyatakan bahwa saat ini pemerintah masih mendata para kombatan tersebut. Menurutnya, pemblokiran ini juga dilakukan agar mereka tidak bisa masuk ke Indonesia. Kebijakan ini hanya berlaku untuk orang dewasa, sementara untuk kombatan anak-anak masih dalam proses diskusi. Sejauh ini, pemerintah sudah memutuskan untuk memulangkan anak-anak yang berumur di bawah usia 10 tahun. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Pemerintah akan membuat aturan khusus soal upah untuk industri padat karya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerangkan bahwa aturan upah ini diharapkan bisa menjaga keberlangsungan industri padat karya. Aturan ini juga diharapkan bisa mengakomodasi pekerja low skill, tapi tetap berharap industri padat karya bisa menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja. Belum ada keterangan pasti apakah upah di industri padat karya akan lebih rendah daripada upah minimum provinsi (UMP). Untuk mendapatkan gambaran kebutuhan yang lebih jelas, pemerintah berjanji akan melihat secara menyeluruh dari berbagai sisi baik industri maupun pekerjanya. Baca berita lengkapnya di Medcom.

Mahathir Mohamad mengundurkan sebagai Perdana Menteri Malaysia.

Pengunduran diri yang diajukan kemarin (24/02) ini diterima oleh raja Malaysia, tapi kemudian langsung menunjuk Mahathir sebagai pejabat sementara PM. Aksi ini mengakibatkan runtuhnya persekutuan partai penguasa dan ketidakpastian tentang siapa yang akan memimpin negara. Krisis kepimpinan ini dimulai setelah pendukung Mahathir mencoba membentuk sebuah koalisi baru, guna mencegah penunjukkan Anwar Ibrahim sebagai penerusnya. Sebelumnya, Mahathir telah menjanjikan Anwar menjadi penerusnya sebagai perdana menteri ketika aliansi kedua tokoh tersebut berhasil memegang kekuasan dua tahun yang lalu. Meski begitu, ada spekulasi bahwa Mahathir adalah tokoh di balik pembentukan koalisi ini dan aksi pengunduran diri merupakan langkahnya untuk mendapatkan posisi yang lebih kuat. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

WHO: masih terlalu dini untuk menyebut coronavirus sebagai pandemik.

Hal ini disampaikan oleh Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam sebuah konferensi pers di Jenewa. Menurutnya, secara global virus ini masih dikendalikan dan tidak menyebabkan angka kematian yang tinggi, sehingga masih “terlalu dini” diberi label pandemik. Meski begitu COVID-19 masih dianggap sebagai sebuah gawat darurat internasional. Secara definisi, klasifikasi pandemik digunakan untuk mengindikasikan kejadian luar biasa dari sebuah patogen yang menyebar dengan mudah dari orang ke orang di seluruh dunia. Menurut data terakhir WHO, sejak virus menyebar terdapat lebih dari 77.000 kasus infeksi di China, termasuk 2.445 kematian. Sementara terdapat 1.769 kasus dan 17 kematian di 28 negara lain. Terbaru, Korea Selatan, Jepang dan Italia mengalami proses peningkatan kasus infeksi yang sangat signifikan. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Harvey Weinstein dinyatakan bersalah atas dua dari lima potensial dakwaan di pra-pengadilan di New York County.

Juri yang beranggotakan 12 orang memutuskan bahwa mantan orang super penting di Hollywood tersebut bersalah atas kejahatan kekerasan seksual tingkat pertama dan pemerkosaan tingkat ketiga. Dakwaan pertama berdasarkan kesaksian mantan asisten produksi Project Runway, Miriam Haley, dan kedua atas kesaksian aktris Jessica Mann. Keputusan ini dikeluarkan setelah pra-pengadian yang berlangsung sejak 6 Januari 2020 yang melibatkan enam perempuan bersumpah bahwa Weinsten melakukan kekerasan seksual kepada mereka selama kurun dari tiga dekade terakhir. Selain di New York, Weinstein juga menghadapi empat dakwaan di Los Angeles County. Baca berita lengkapnya di Hollywood Reporter.

Usai menikmati Morning Briefing 25 Februari 2020, jangan lupa membaca ini terutama jika ingin belajar bersyukur—karena paling tidak, kamu bisa plank selama satu menit.