5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini—24 September 2019

Foto: www.canva.com

Selamat pagi, Indonesia! Untuk memulai hari, mari membaca dan mengetahui lima hal berikut ini.

Mahasiswa bermalam di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, menyusul gagalnya mediasi antara perwakilan mahasiswa dengan sejumlah anggota DPR kemarin. Sebelumnya mediasi dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dan Masinton Pasaribu (anggota Komisi III) serta Supratman Andi Agtas (Ketua Badan Legislasi DPR). Para mahasiswa mengungkapkan kekecewaannya karena ketidakhadiran banyak anggota Komisi III DPR. Aksi unjuk rasa ini dalam rangka menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan UU KPK hasil revisi. Berbagai unjuk rasa juga dilakukan mahasiswa di beberapa titik di Indonesia, termasuk Jawa Barat dan Yogyakarta. Baca berita lengkapnya di sini.

Negeri di Atas Awan Gunung Luhur mengalami kemacetan. Berkat viral baru-baru ini, daerah wisata di Banten tersebut menjadi populer dan didatangi ribuan pengunjung… efeknya terjadi kemacetan di daerah tersebut. Pelancong yang berharap bisa menyaksikan awan di pagi hari (sekitar matahari terbit sampai pukul 8 pagi), mau tidak mau terjebak dalam kemacetan sejak pukul 1 dini hari. Baca beritanya di sini.

Salah satu kasus pengadilan paling penting dalam sejarah Prancis mulai digelar Senin kemarin. Servier, salah satu laboratorium swasta terbesar dan terkuat di Prancis, dituduh menutupi efek samping mematikan dari sebuah obat bernama Mediator. Pil Mediator yang merupakan sebuah deriatif amphetamine diperjualbelikan untuk mengurangi berat badan pada pasien diabetes tapi juga sering kali diberikan kepada perempuan sehat untuk menekan selera makan agar berat badan berkurang. Ahli kesehatan negara tersebut percaya bahwa obat itu bisa jadi merupakan penyebab kematian 500 sampai 2.000 orang sebelum akhirnya dihentikan peredarannya pada tahun 2009. Pengadilan ini akan berlangsung sampai enam bulan dan diperkirakan akan menjadi salah satu pengadilan terlama di Paris dalam beberapa dekade belakangan ini. Baca berita lengkapnya di sini.

Berbuat salah itu manusiawi, dan memaafkan itu hebat—dan sebentar lagi kamu bisa mengekspresikannya dalam bentuk emoji. Semoga. Sebuah koalisi organisasi kemanusiaan perdamaian di Finlandia sedang mengumpulkan dukungan agar emoji memaafkan ditambahkan ke dalam daftar emoji yang tersedia di smartphone. Perwakilan dari koalisi tersebut menyatakan bahwa kampanye ini diharapkan bisa mempromosikan pesan perdamaian di seluruh dunia dan akhirnya bisa membantu orang untuk memiliki sikap saling memaafkan dalam komunikasi sehari-hari. Kampanye ini dilakukan di Instagram dengan tagar #forgivemoji dan sejauh ini berbagai ide tentang bentuk emoji itu beraneka ragam, mulai dari simbol hati dengan plester sampai dengan dengan dua orang dengan etnik berbeda bersalaman di depan simbol hati. Baca berita lengkapnya di sini.

Phoebe Waller-Bridge menang banyak di Emmy Awards 2019. Aktris dan penulis skenario asal Inggris tersebut meraih tiga penghargaan atas karyanya, Fleabag, yakni untuk kategori Comedy Series, Lead Actress in a Comedy Series, dan Writing for a Comedy Series. Pemenang lain yang juga memboyong banyak piala malam itu adalah Game of Thrones (duh!) dengan 12 trofi, The Marvelous Mrs. Maisel sebanyak 8 trofi, dan Chernobyl dengan 10 piala, termasuk kategori best limited series. Baca nominasi dan pemenang lengkapnya di sini.