5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Hari Ini – 24 Oktober 2019

Foto: www.canva.com

Hello, cantik (iya, kamu)! Sebelum memulai hari ini yang semoga menyenangkan *amin*, mari membaca lima hal ini terlebih dahulu.

Perseteruan antara merek Sunday Riley dan Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat akhirnya berakhir.

Perseteruan ini dilatarbelakangi dugaan bahwa karyawan-karyawan dari perusahaan merek perawatan kulit ternama (dan super mahal) tersebut menulis ulasan “5 stars” palsu di situs Sephora. Tujuannya untuk meningkatkan angka penjualan antara November 2015 sampai Agustus 2017. Dugaan ini meruak setelah muncul sebuah keluhan di Reddit. Tidak hanya itu, para karyawan, pendiri, manajer Sunday Riley juga diduga menciptakan berbagai akun di Sephora dengan menggunakan identitas palsu pada sebuah virtual private network (VPN) agar email perusahaan mereka tidak terlihat. Komisi yang menyelesaikan perseteruan ini akhirnya memerintahkan Sunday Riley untuk tidak melakukan hal yang sama lagi, tanpa harus membayar denda. Keputusan ini menuai banyak protes. Baca berita lengkapnya di sini.

Tersangka dalam kasus pembunuhan yang secara tidak langsung menyebabkan protes di Hong Kong, dibebaskan.

Kemarin, lelaki bernama Chan Tong-kai tersebut dibebaskan dari sebuah penjara tempatnya dikurung karena kasus pencucian uang. Dan sekarang, pria berkewarganegaraan Hong Kong tersebut ingin “menyerahkan diri dan kembali ke Taiwan untuk mengaku bersalah dan diadili.” Sampai saat ini, Taiwan menginginkan Chan atas dasar tuduhan pembunuhan pacarnya ketika mereka berlibur di negara itu tahun lalu. Kasus inilah yang menginspirasi Chief Executive Carrie Lam mengajukan sebuah rancangan undang-undang ekstradisi yang akhirnya menyebabkan protes massal yang masih berlangsung di Hong Kong. Pihak otoritas Taiwan dan Hong Kong masih belum menemukan titik temu bagaimana memproses kasus tersebut. Baca berita lengkapnya di sini.

Investigator kecelakaan naas Lion Air mengeluarkan laporan final.

Inti dari laporan itu adalah kecelakaan yang menewaskan 189 penumpang tersebut disebabkan oleh kelalaian regulasi dan desain Boeing 737 Max. “Asumsi” yang salah dibuat selama proses pendesainan dan sertifikasi 737 Max tentang bagaimana para pilot akan merespon ketika terjadi malfungsi. Pesawat keluaran Boeing tersebut telah dilarang terbang sejak Maret bersamaan dengan para regulator menginvestigasi kecelakaan pesawat Lion Air dan Ethiopian Airlines. Laporan final ini akan diterbitkan hari Jumat ini. Baca berita lengkapnya di sini.

Dari dunia lakon, Teater Garasi memenangkan Ibsen Scholarship.

Teater asal Yogyakarta tersebut akan menerima $54,700 dan menurut direkturnya, Yudi Ahmad Tajudin, akan digunakan untuk menyelesaikan proyek-proyek yang sedang dikerjakan. Teater ini berkompetisi dengan 148 proyek dari 60 negara dan memenangkan awards ini berkat penampilannya dalam pementasan berjudul Multitude of Peer Gynts. Penghargaan ini diberikan untuk proyek-proyek inovatif yang mengombinasikan penampilan seni dengan kritik sosial. Baca beritanya di sini.

Coba tebak: apa yang memiliki berat 7kg, tinggi 40cm , dan harus diletakkan di atas meja?

Jawabannya adalah buku terbaru dari Rihanna yang wujudnya mirip artefak museum. Saking berat dan panjangnya, buku ini sebaiknya diletakkan di meja ketika kamu ingin membacanya. Buku visual autobiografi dengan judul “Rihanna” ini terdiri dari 1000 foto yang memperlihatkan identitas dirinya, tidak hanya sebagai musisi, pengusaha tapi juga ikon visual. Cuma ada segelintir kata-kata—bahkan tidak ada pendahuluan—sebagian besar bagian buku ini diisi dengan foto-foto. Baca berita lengkapnya di sini.