5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 24 November 2020

Morning Briefing 24 November
Foto: www.unsplash.com

Yellow! Kasus coronavirus semakin banyak, jadi tetap pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak di tempat publik, dan cuci tangan dengan benar. Semoga harimu menyenangkan, dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 24 November 2020.

Kasus COVID-19 di Indonesia lewati setengah juta.

Angka kasus COVID-19 di Indonesia melampaui 500.000, jumlah tertinggi di Asia Tenggara. Satgas COVID-19 mencatat 4.442 kasus baru kemarin (24/11) dengan Jakarta masih menjadi pusat penyebaran dengan total kasus 128.173. Per Senin sore, Indonesia mencatat lebih dari 16.000 kematian, dengan Jawa Timur memiliki kasus kematian terbanyak (4.184). Sementara itu, sejumlah provinsi mulai melonggarkan pembatasan sosial, termasuk Jakarta. Per 11 November, setidaknya 282 pekerja kesehatan meninggal karena coronavirus. (The Jakarta Post)

Pemerintah terima Rp297 M dari pajak digital Netflix, dan aplikasi lain.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengantongi pajak pertambahan nilai (PPN) dari transaksi digital sebesar Rp297 miliar per Oktober 2020. Dana sebanyak itu berasal dari 16 perusahaan digital atau pelaku usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Pemerintah menyampaikan bahwa setoran PPN dari perusahaan digital meningkat 200 persen lebih pada Oktober 2020. Dibandingkan total PPN dari perusahaan digital September 2020 yang hanya Rp97 miliar. Perusahaan ini termasuk Netflix, Zoom, Shopee, Alibaba Cloud (Singapore) Pte Ltd, GitHub, Inc, Microsoft Corporation. Jumlah PMSE akan bertambah pada November 2020 menjadi 24 perusahaan, dan bertambah lagi jumlahnya menjadi 36 PMSE pada Desember 2020. (CNN Indonesia)

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 31 Juli 2020

Update COVID-19 global: Seoul perketat social distancing, dan bandara Shanghai ditutup.

Korea Selatan akan mengetatkan aturan social distancing di Seoul untuk mengatasi jumlah coronavirus yang kembali meningkat, dengan menutup bar dan membatasi pertemuan publik. Mulai hari ini dan selama dua minggu ke depan, level social distancing akan dinaikkan ke level 2.

Sementara itu, lebih dari 17.000 karyawan terperangkap di dalam bandara utama Shanghai pada Minggu karena muncul tujuh kasus yang berkaitan dengan unit kargo. Semua pekerja kargo dites dalam satu malam, dan semuanya negatif.

Dan Italia mencetak rekor angka kematian harian, yakni 919; per bulan ini, sekitar 10.000 orang meninggal akibat virus ini di Italia. Sementara itu vaksin yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca memiliki keefektifan hingga 90 persen. Vaksin ini diperkirakan akan lebih murah dibandingkan Pfizer dan Moderna, dan tidak perlu disimpan temperatur subzero. Dan menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 58.819.529, dengan 1.391.311 kematian, dan 37.649.839 sembuh. (The Washington Post)

Co-creator Ice Bucket Challenge meninggal dunia.

Patrick Quinn, yang perjuangannya melawan penyakit Lou Gehrig membuat kampanye Ice Bucket Challenge mendunia, meninggal dunia pada usia 37 tahun, yakni tujuh tahun setelah diagnosanya. Quinn, yang lahir dan besar di New York, adalah co-founder dari kampanye tersebut. Kampanye ini berhasil mengumpulkan lebih dari $220 juta untuk penelitian medis amyotrophic lateral sclerosis (ALS), atau Lou Gehrig atau penyakit neuron motorik. Ice Bucket Challenge menjadi viral di media sosial pada musim panas 2014, saat orang-orang di seluruh dunia mengunggah video dan foto mereka menyiram kepala dengan seember air es untuk berdonasi. (The Guardian)

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 12 Januari 2021

Snapchat luncurkan aplikasi saingan TikTok.

Snapchat meluncurkan Spotlight, sebuah bagian baru dari aplikasinya, yang mirip TikTok. Perusahaan ini bahkan ingin membayar kreator untuk mengunggah di platform baru ini. Snapchat menyediakan $1 juta yang dibagi-bagikan dengan pencipta konten paling populer hingga akhir 2020. Tolak ukurannya bukan seberapa banyak subscriber akun tersebut, tapi unique view yang diterimanya pada hari itu. Pengguna bisa tetap mendapatkan uang dari video tersebut jika tetap populer selama beberapa hari dalam waktu tertentu. Spotlight diluncurkan di 11 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, dan Australia. Unggahan berupa video berdurasi hingga 60 detik, dan hingga sekarang masih belum bisa di-watermark. (The Verge)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 24 November 2020, jangan lupa mengecek apa akibat pernikahan dini bagi kesehatan fisik dan mental.