5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 24 Juli 2020

Morning Briefing 24 Juli 2020
Foto: www.unsplash.com

TGIF! Mari menikmati hari ini dan akhir pekan. Baca lima berita terbaru di Morning Briefing 24 Juli 2020 sebelum melanjutkan aktivitas seru atau membosankan hari ini.

Vaksin COVID-19 dari Korea Selatan diuji September.

Selain China, Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Korea Selatan dan Norwegia dalam pengembangan vaksin COVID-19. Kalbe Farma dengan Genexine dari Korea untuk vaksin DNA dan Bio Farma dengan Coalition of Epidemic Preparedness Innovations atau disingkat CEPI di Norwegia. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan bahwa Genexine telah lakukan uji klinis tahap pertama di Korsel hingga Agustus 2020. Sedangkan uji klinis tahap kedua direncanakan akan dimulai di Indonesia pada September atau Oktober 2020. Retno juga menyampaikan bahwa KBRI Oslo telah melakukan komunikasi intensif untuk memfasilitasi penyampaian proposal kerja sama antara Bio Farma dan CEPI untuk menjajaki peluang menjadi mitra pengembangan dan produksi vaksin CEPI. (Detik)

Lahan di Hambalang akan dijadikan lokasi pelatnas.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali telah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo untuk menggunakan lahan di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebagai lokasi pelatnas berbagai cabang olahraga. Meski sudah mendapatkan restu, Zainudin mengaku pihaknya masih perlu berdikusi panjang dengan berbagai pihak untuk membahas kelanjutan pembangunan proyek Hambalang yang mesti didesain ulang. Proses pembangunan fisik Hambalang ini diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sebagai informasi megaproyek Hambalang sudah terbengkalai sejak 2011 karena terbelit kasus korupsi yang menyeret Menpora kala itu, Andi Alfian Mallarangeng. (Liputan6)

Update COVID-19 global: Prancis tes breathalyser untuk COVID-19 dan cuaca panas tidak memperlambat penyebaran.

Sebuah rumah sakit di Lyon, Prancis, sedang menguji coba sebuah mesin baru yang akan mendeteksi apakah pasien mengidap COVID-19 dalam beberapa detik jika bernafas ke dalam tuba. Uji mesin yang berbentuk seperti breathalyser ini sudah memasuki fase kedua. Sementara itu, menurut sebuah studi dari Universitas Oxford, cuaca panas tidak akan melambatkan penyebaran virus. Para peneliti ini mengatakan bahwa virus tetap berkembang di area panas, seperti Brasil, India, dan Ekuador.

Dari Tokyo dilaporkan terjadi lonjakan kasus baru kemarin (23/7) sebanyak 366; ini merupakan angka tertinggi sejak pandemik dimulai di sana. Dan menurut WHO, lebih dari 10.000 orang pekerja kesehatan di 40 negara Afrika sudah terinfeksi COVID-19. Sementara itu, Australia dikabarkan mengalami dana defisit terbesar sejak Perang Dunia Kedua dan memasuki masa krisis pertama dalam tiga dekade. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 15.265.081, dengan 624.370 kematian, dan 8.708.362 kesembuhan. (Telegraph)

China luncurkan misi tanpa manusia ke Mars.

Dalam misi independen pertamanya, China berhasil meluncurkan roket tanpa manusia ke Mars kemarin. Long March 5 Y-4 yang meluncur pada 12.41 waktu setempat dari Wenchang Space Launch Centre, Hainan, ini diharapkan mencapai Mars pada Februari. Jika berhasil, ini akan membuat China sebagai negara pertama yang mengorbit, mendarat dan mengerahkan rover di misi perdananya. Sebelumnya China pernah meluncurkan roket ke Mars pada 2011 dengan Rusia, tapi gagal. Saat ini, ada delapan pesawat luar angka yang mengorbit di Mars dan permukaannya. Mars sendiri berada dalam posisi terdekat dengan Bumi, yakni berjarak sekitar 55 juta km. (Reuters)

Taylor Swift rilis album ke delapan.

Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Taylor Swift merilis album ke delapannya, Folkfore, pada tengah malam tadi. Menulis di Instagramnya, Swift mengatakan bahwa ada banyak hal yang sudah direncanakannya tidak terjadi musim panas ini, “Tapi ada sesuatu yang tidak direncanakan tapi terjadi.” Swift menulis dan merekam albumnya di periode isolasi, berkolaborasi dengan “beberapa pahlawan musik” secara jarak jauh. Sebelum Folkfore, Swift merilis album Lover pada 2019. (The Guardian)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 24 Juli 2020, pastikan kamu mengetahui apa yang bisa terjadi pada tubuh saat terlalu sering melewatkan jam makan.

podcast button