5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 24 Januari 2020

Morning Briefing 24 Januari 2020
Foto: www.canva.com

Hi, selamat pagi! Berhubung baru gajian dan besok Imlek, LIMONE akan mengurangi basa-basi hari ini. Jadi, selamat menikmati hari ini, akhir pekan ini, dan Gong Xi Fa Cai 2020! Dan silakan nikmati Morning Briefing 24 Januari 2020.

Rutan khusus perempuan akan dibangun di Sidoarjo.

Keberadaan rutan baru khusus perempuan ini diharapkan bisa mengurangi dampak kelebihan kapasitas yang terjadi rutan perempuan lain. Bangunan baru diharapkan bisa menampung hingga sekitar 200 WBP perempuan yang masuk dalam kelompok rentan. Bahkan, ada kemungkinan bangunan ini masih bisa dikembangkan lagi sehingga mampu menampung kurang lebih 500 orang. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

MUI tidak pernah melakukan pembahasan tentang persiapan fatwa haram untuk platform Netflix

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni’am Sholeh yang juga menyatakan bahwa majelis tidak mungkin memfatwakan platform. Menurutnya, MUI hanya membahas dan menetapkan fatwa tentang sosial, kemasyarakatan, dan perkembangan teknologi, serta konten. Sebelumnya, Ketua Dewan Fatwa MUI Hasanuddin mengakui media sosial dan platform digital masa ini rentan disusupi konten negatif yang tidak sesuai dengan norma agama dan norma hukum di Indonesia. Baca berita lengkapnya di Tempo.

Tiga grup peneliti berbeda mulai bekerja untuk menemukan vaksin dari coronavirus.

The Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), yang turut membiayai proyek darurat tersebut, mengatakan mereka berencana untuk menghasilkan satu vaksin yang bisa diuji secara klinis Juni mendatang. Penelitian ini ini akan dilakukan oleh pengembang obat dan vaksin, Moderna, bekerja sama dengan U.S. National Institute of Allergy and Infectious Diseases. Selain itu, juga akan berkolaborasi dengan Inovio Pharma, dan sebuah tim di Universitas Queensland, Australia. Setiap proyek akan mengujicobakan pendekatan ilmiah yang berbeda untuk mengembangkan vaksin pencegah virus tersebut. Coronavirus baru tersebut pertama kali muncul di Wuhan (China), membunuh 17 orang dan menginfeksi lebih dari 600 orang. Sejauh ini virus ini diduga telah menyebar hingga ke Thailand, Vietnam, Jepang, Amerika Serikat, dan beberapa tempat di Eropa. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Coca-Cola tidak akan berhenti menjual minuman dengan kemasan plastik satu kali pakai.

Alasannya? Karena jika kemasannya diganti, akan mengucilkan sebagian pelanggan dan mengurangi angka penjualan. Pihak Coca-Cola mengatakan bahwa selama ini orang membeli produk dengan kemasan botol plastik karena ringan dan bisa ditutup kembali. Merek ini sendiri sudah berjanji untuk menggunakan minimal 50 persen material hasil daur ulang pada kemasannya per 2030. Selain itu, juga berikrar akan mengumpulkan kembali 100 persen dari kaleng dan botol yang sudah mereka pakai per 2030 agar tidak ada yang menjadi sampah. Hal ini menindaklanjuti penemuan dari sebuah organisasi nirlaba bernama Break Free from Plastic yang mengindentifkasi Coca-Cola sebagai “merek paling mengotori” dalam audit sampah plastik tahun lalu. Baca berita lengkapnya di The Independent.

Tinder meluncurkan fitur baru yang membuat penggunanya bisa mendapatkan “centang biru”.

Sebagai upaya meningkatkan keamanan, Tinder merilis sistem verifikasi foto yang akan memberikan “blue check mark” pada profil pemilik akun. Si pemilik akun diharuskan melakukan swafoto real time dengan pose yang sama dengan yang ditunjukkan oleh model di gambar contoh. Foto-foto ini kemudian dikirimkan ke tim komunitas Tinder untuk diverifikasi. Jika semuanya cocok, maka pemilik akan mendapatkan centang biru. Ini artinya, si pemilik tersebut dijamin bukan orang iseng atau berbahaya. Sejauh ini, fitur ini masih diterapkan di Taiwan dan Irlandia. Belum ada informasi jelas kapan akan berlaku di seluruh dunia. Baca berita lengkapnya di The Verge.

Semoga Morning Briefing 24 Januari 2020 ini bermanfaat. Dan sebelum mulai bekerja, beraktivitas dan belanja, baca ini dulu: makanan yang bisa memperparah jerawat.

podcast button