5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 24 April 2020

Foto: www.unsplash.com

Hi! Selamat menjalani hari pertama puasa. Dan karena ini hari Jumat, jadi sepertinya tidak perlu basa-basi! Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 24 April 2020.

Surabaya menerapkan PSBB mulai minggu depan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menetapkan PSBB di Surabaya Raya yang berlaku selama 14 hari, mulai Selasa (28/4) hingga Senin (11/5). Khofifah menjelaskan bahwa sosialisasi PSBB akan mulai dilakukan selama tiga hari, mulai pada Sabtu (25/4) sampai Senin (27/4). Selain Surabaya, sejumlah daerah lain juga sedang menerapkan PSBB, di antaranya Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang. Sementara itu, tercatat hingga kemarin malam, jumlah kasus infeksi COVID-19 dalam negeri mencapai 7.775 orang, dengan meninggal sebanyak 647 orang dan sembuh 960 orang. Baca berita lengkapnya di Detik.

Pesawat komersil dilarang terbang mulai 24 April hingga 1 Juni 2020.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan menghentikan sementara layanan transportasi udara, baik rute domestik maupun luar negeri. Kebijakan ini diputuskan sebagai upaya pemerintah dalam membatasi pergerakan manusia demi mencegah penularan wabah COVID-19 yang lebih luas. Larangan perjalanan ini berlaku untuk pesawat komersial maupun carter. Meski demikian, pengecualian diberikan kepada pimpinan lembaga tinggi negara maupun wakil kenegaraan hingga organisasi nasional. Pengecualian juga diberikan kapada penerbangan yang memulangkan WNI maupun WNA, pelayanan darurat bagi petugas penerbangan, operasional kargo dan kegiatan bersifat esensial. Baca berita lengkapnya di Medcom.

Update COVID-19 global: Singapura melaporkan lebih dari 1.000 kasus baru dan Vietnam melonggarkan restriksi.

Dan World Health Organisation memperingatkan bahwa wabah ini belum berakhir, dan masih banyak negara yang masih berada dalam fase awal pandemik. Sementara itu, terjadi penurunan dan angka infeksi cenderung stabil wilayah Eropa Barat, meski terjadi kenaikan di Afrika, Amerika Tengah dan Selatan, serta Eropa Timur. Di Malaysia, karantina nasional parsial diperpanjang untuk ketiga kalinya, yakni berakhir 12 Mei. Dan Kanselir Angela Merkel meminta agar dunia internasional bekerja sama dalam pengembangan virus, dan hanya dengan bersatu wabah ini bisa diatasi. Sementara Singapura melaporkan 1.037 kaus baru, sehingga total kasus adalah 11.178. Dan China memutuskan memberikan dana bantuan tambahan US$30 juta kepada WHO untuk memerangi pandemik ini. Keputusan ini diambil setelah Amerika Serikat membatalkan konstribusinya ke organisasi PBB tersebut. Dan Menurut Johns Hopkins University, jumlah orang terinfeksi virus ini di dunia mencapai 2.628.143, dengan 183.090 meninggal, dan 707.023 sembuh. Baca berita lengkapnya di South China Morning Post.

Polusi udara di banyak kota besar menurun hingga hampir 60%.

Sebuah laporan dari COVID-19 Air Quality Report memperlihatkan bahwa selama wabah COVID-19, air polusi di 10 kota besar utama di dunia menurun hingga 60%. Kota-kota besar ini termasuk Delhi, London, Los Angeles, New York City, Madrid, Mumbai, Rome, São Paulo, Seoul, dan Wuhan. Semua kota ini, selain Roma, mengalami pengurangan level polusi udara selama karantina wilayah dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu. Penurunan tertinggi terjadi di New Delhi (60%), diikuti dengan Seoul (54%), Wuhan (44%), Mumbai (34%), dan São Paulo (32%). Baca berita lengkapnya di Good News Network.

Kekayaan Jeff Bezos dan Elon Musk meningkat selama masa pandemik.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Institute for Policy Studies (IPS), kombinasi kekayaan miliarder Amerika meningkat hampir 10% selama periode pandemik ini. Pertambahan jumlah kekayaan ini bertepatan dengan jumlah pengangguran yang meningkat di Amerika Serikat. “Ini adalah kisah dua pandemik, dengan pengorbanan yang tidak sejajar,” kata Chuck Collins, salah satu penulis laporan tersebut. Menurut laporan ini, kekayaan bersih delapan miliuner termasuk Bezos, Eric Yuan (pendiri Zoom) dan Musk meningkat sampai $1 miliarder. Bezos, yang memiliki 15,1% saham di Amazon, memperoleh peningkatan hampir 31% tahun ini seiring meningkatnya pembelian di Amazon karena semakin banyak orang tinggal di rumah. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Selanjutnya: usai menikmati Morning Briefing 24 April 2020, pastikan mengetahui trik sukses ini jika kamu sedang mencari pekerjaan di masa pandemik.