5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 24 Agustus 2021

Morning Briefing 24 Agustus 2021
Foto: www.canva.com

Hola! PPKM di sebagian besar wilayah Indonesia di perpanjang, jadi tetap terapkan protokol kesehatan. Berita itu menjadi satu dari lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 24 Agustus 2021.

Perpanjangan PPKM di dalam dan luar Jawa-Bali hingga 30 Agustus.

Pemerintah memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah di dalam dan luar Jawa dan Bali hingga 30 Agustus 2021. Tingkat penerapan PPKM ini berbeda-beda tergantung dari tingkat penularan. Daerah Jabodetabek, Surabaya, Bandung turun menjadi Level 3. (CNN Indonesia)

Data kematian pasien COVID-19 kembali menjadi indikator penilaian PPKM.

Pemerintah kembali memasukkan data indikator kematian sebagai penilaian asesmen level sesuai dengan yang ditetapkan WHO. Sebelumnya, pemerintah menghapus angka kematian dari indikator penilaian PPKM karena faktor data yang belum beres. Namun sekarang pengumpulan data sudah semakin membaik, meski ada beberapa daerah yang masih harus melakukan pemberesan. (Liputan6)

Update COVID-19 global: lockdown dan vaksin.

FDA memberikan izin penuh penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech, langkah yang bisa meningkatkan laju vaksinasi dan wajib vaksin. Sementara itu, sebuah hasil studi baru dari Israel memperlihatkan vaksin booster bisa memberikan perlindungan empat kali lebih tinggi dibandingkan dua dosis pada warga usia 60 tahun atau lebih.

New Zealand melaporkan bahwa lockdown ketat akan tetap berlaku hingga Jumat malam dalam rangka meredam penyebaran delta varian. Hal yang sama juga terjadi di Vietnam, yang memberlakukan lockdown terketat mulai Senin kemarin, dengan tentara berpatroli di jalan-jalan.

Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 212.023.982, dengan 4.435.004 kematian, dan sebanyak 4.944.629.525 dosis vaksin sudah diberikan. (Washington Post)

Kelangkaan air dan kekeringan mengancam 12 juta orang di Suriah dan Irak.

Laporan terbaru hasil kerjasama 13 organisasi internasional menunjukkan bahwa lebih dari 12 juta orang Suriah dan Irak tidak memiliki akses terhadap air, makanan, dan listrik. Kenaikan suhu, langkanya curah hujan, dan kekeringan menjadi penyebabnya. Saat ini, Suriah menghadapi kekeringan terburuk dalam 70 tahun. Semua organisasi ini mendesak dunia untuk mengambil tindakan secepatnya untuk mengatasi krisis air di sana. (Aljazeera)

Taliban: tidak ada perpanjangan untuk tentara asing di Afganistan.

Taliban mengatakan tidak menyetujui perpanjangan untuk misi evakuasi yang deadline-nya adalah 31 Agustus. Delegasi Taliban, Suhail Shaheen, mengatakan bahwa tanggal 31 Agustus adalah "garis merah". Dia mengatakan bahwa memperpanjangnya sama dengan "memperpanjang okupasi" dan memperingati akan ada "konsekuensi" jika berubah. (The Guardian)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 24 Agustus 2021, jangan lupa mengecek tentang cara simpel mendapatkan pola makan gizi seimbang.