5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 23 September 2020

Morning Briefing 23 September
Foto: www.unsplash.com

Selamat hari Rabu! Jangan lupa pakai masker bersih saat keluar rumah, jaga jarak ketika berada di ruang publik dan cuci tanganmu dengan benar. Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 23 September 2020.

Pemerintah berikan swab test COVID-19 gratis untuk tenaga kesehatan.

Langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada para tenaga kesehatan dari penyebaran COVID-19. Dalam keterangan pers, Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menyampaikan tes ini dilakukan mulai kemarin dan diawali di wilayah Jabodetabek dan akan diikuti provinsi lainnya, khususnya yang masuk dalam zona merah. Wiku menerangkan bahwa saat ini rumah sakit menjadi klaster penularan terbanyak; setidaknya 24.000 pasien positif berasal dari klaster ini. Selain rumah sakit, komunitas juga menjadi klaster yang menyumbangkan angka kasus terbanyak yakni, 15.133 orang. Diikuti klaster perkantoran (3.194 orang) dan klaster ABK/PMI (1.641 orang), pasar (622 orang) dan puskesmas (220 pasien). (Liputan 6)

Ekonomi nasional resesi pada kuartal III-2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi nasional resesi pada kuartal III-2020. Hal ini disampaikan setelah Kementerian Keuangan merevisi perkiraan angka pertumbuhan ekonomi tahun ini dari minus 1,1% hingga positif 0,2%, menjadi minus 1,7% sampai minus 0,6%. Ini artinya, “negatif teritori terjadi pada kuartal III” dan kemungkinan masih berlangsung di kuartal IV. Menghadapi hal ini, sejumlah ekonom menyarankan agar rakyat tetap tenang, mengurangi konsumsi yang berlebihan, dan menghidupkan kegiatan sosial di lingkungan sekitar untuk membantu warga yang kesulitan. (Detik)

Update COVID-19 global: vaksin untuk anak dan Perdana Menteri New Zealand minta maaf.

Perdana Menteri New Zealand Jacinda Arden meminta maaf setelah difoto tanpa menjaga jarak dan mengenakan masker dengan pendukungnya saat berkampanye minggu lalu. Arden juga meminta maaf karena menjabat tangan pendukungnya di acara yang sama. Sementara itu, ilmuwan dari Emory University School of Medicine mengatakan bahwa vaksin COVID-19 untuk anak kemungkinan besar belum akan tersedia hingga musim gugur 2021. Biasanya, peneliti memang memulai pembuatan vaksin untuk orang dewasa, dan setelah menemukan tidak ada efek samping, baru akan mulai mengerjakan vaksin untuk remaja kemudian berlanjut ke anak-anak.

Sementara itu, Korea Selatan melaporkan untuk menunda rencananya menyediakan suntikan flu gratis kepada 19 juta orang, setelah muncul isu penyimpanan vaksin selama masa pengangkutan. Dan dari Meksiko dilaporkan, kasus COVID-19 melewati angka 700.000. Sejauh ini menurut data, negara ini memiliki kasus terbanyak ke-7 di dunia dengan 73.697 kematian. Rata-rata kasus harian di sana mencapai lebih dari 4.000, tapi terus menurun. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 31.374.796, dengan 965.742 kematian, dan 21.531.728 sembuh. (New York Times)

China: Tidak ada keinginan untuk berperang dengan negara manapun.

Di depan Majelis Umum PBB, Presiden China Xi Jinping mengatakan “tidak ada niat untuk berperang, baik perang dingin atau panas dengan negara manapun.” Pernyataan ini disinyalir berkaitan dengan kondisi yang tidak semakin harmonis antara China dan Amerika Serikat. Dalam pernyataannya, Xi menyampaikan bahwa akan terus “mempersempit perbedaan dan mencari solusi atas perseteruan dengan negara lain melalui dialog dan negosiasi.” Pernyataan ini disampaikannya lewat video di pertemuan tahunan PBB yang pertama kali diselenggarakan secara virtual di masa pandemi. (Reuters)

Hollywood capai persetujuan kembali syuting.

Setelah berbulan-bulan negosiasi, studio-studio besar Hollywood dan serikat pekerja akhirnya menyetujui protokol syuting film selama pandemi. Sebelumnya, banyak isu yang membuat kesepakatan ini lama tercapai. Isu-isu yang paling banyak diperdebatkan berkisar tentang tipe dan frekuensi tes, siapa yang bertanggung membiayai protokol, ukuran kru, batas hari kerja, dan kompensasi sakit. Persetujuan baru ini membahas itu semua, termasuk penyediaan makanan dan camilan yang akan diberikan per individu; semua makanan akan dibungkus. (The Hollywood Reporters)

Selanjutnya: Setelah membaca Morning Briefing 23 September 2020, jangan lupa mengetahui bagaimana cara menghadapi pasangan yang cuek setengah mati.

podcast button