5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 23 Juni 2020

Morning Briefing 23 Juni 2020
Foto: www.unsplash.com

Hola! Apa kabar kamu hari ini? Ini pertanyaan serius: bagaimana perasaanmu hari ini? Jika terasa berat, jangan lupa curhat dengan teman yang dipercaya. Sebaliknya, jika kamu merasa hari ini menyenangkan, sempatkan untuk menyapa teman-teman baikmu. Seandainya kamu butuhkan diingatkan, social distancing dan pandemik ini berat bagi banyak orang—bahkan untuk temanmu yang selalu menyanyikan lagu “Aku Baik-Baik Saja“. Selamat menikmati hari Selasa ini dan pastikan membaca Morning Briefing 23 Juni 2020 sebelum beraktivitas.

Tiga kebijakan terbaru Jokowi terkait penanganan COVID-19.

Salah satunya, Presiden Jokowi menyetujui rencana pengalihfungsian bekas laboratorium penelitian vaksin flu burung menjadi tempat produksi alat tes PCR COVID-19. Hal ini mengacu pada kemampuan Indonesia yang telah dapat memproduksi sendiri alat tes PCR dan diharapkan tidak tergantung pada alat tes PCR impor. Selain itu, Jokowi juga memerintahkan agar penyebaran virus ini di tiga daerah yaitu Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan bisa diatasi. Serta, meminta dilakukan penambahan fasilitas serta tata kelola yang diperlukan. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Asumsi RAPBN 2021 disetujui.

Dalam persetujuannya, pemerintah dan Komisi XI DPR sepakat mematok target pertumbuhan ekonomi di angka 4,5 sampai 5,5 persen dan inflasi sebesar 2-4 persen. Dan, nilai tukar Rupiah berada di kisaran Rp13.700-Rp14.900 per dolar Amerika Serikat (AS). Proyeksi asumsi makro RAPBN 2021 ini akan dijadikan acuan penyusunan APBN 2021. Dan hasil pembahasan ini akan dilanjutkan ke rapat paripurna sebelum disahkan menjadi UU APBN 2021. Selain asumsi dasar makro, sejumlah target pembangunan juga disepakati, di antaranya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yakni 7,7 persen-9,1 persen. Lalu, tingkat kemiskinan 9,2 persen-9,7 persen. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

Update COVID-19 global: Korea Selatan menghadapi “gelombang kedua” dan Inggris lakukan tes ludah.

Pejabat kesehatan Korea Selatan mengatakan bahwa negaranya sedang berada di tahap “gelombang kedua” pandemik coronavirus. Meningkatnya angka infeksi disebabkan karena akhir pekan panjang pada bulan Mei dan orang banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Dari Inggris dilaporkan, pemerintahnya uji coba tes ludah. Alih-alih swab, partisipan akan diminta meludah di dalam sebuah wadah dan hasilnya akan dikeluarkan dalam waktu 48 jam. Tes ini juga bisa dilakukan di rumah. Sementara itu, coronavirus diperkirakan akan mencapai 300.000 kasus di Afrika. Negara Afrika Selatan menyumbang kasus terbanyak (100.000) dan telah melakukan 1,3 juta tes. Dan petenis nomor 1 dunia, Novak Djokovic, adalah satu dari beberapa petenis yang melakukan tes COVID-19 darurat di Kroasia. Pasalnya, Grigor Dimitrov—petenis Bulgaria yang tampil di Adria Tour—positif terinfeksi virus tersebut. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 9.003.042, dengan 469.122 meninggal dan 4.463.969 sembuh. Baca berita lengkapnya di Telegraph.

Justin Bieber menyangkal dugaan pelecahan seksual.

Melalui sebuah cuitan di Twitter pada 20 Juni, seorang perempuan bernama Danielle, menuduh Justin Bieber melakukan pelecehan seksual terhadapnya di sebuah acara musik di Austin di awal Maret 2014. Di tuitan itu, Danielle mengklaim Bieber mengundangnya masuk ke kamarnya di hotel Four Seasons. Menanggapi tuduhan tersebut, manajemen Bieber mengeluarkan pernyataan pada Minggu (21/6) bahwa dugaan tersebut “secara fakta tidak mungkin” karena pada malam tersebut Bieber menginap di AirBnB. Setelahnya, Bieber sendiri menuliskan cuitan bahwa “cerita itu tidak benar sama sekali”, dan berencana untuk mengambil langkah hukum. Cuitan Danielle dan akunnya sendiri sudah dihapus. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Golden Globes akan ditunda.

Acara penghargaan yang biasanya digelar awal Januari, ditunda menjadi 28 Februari 2021. Tanggal ini awalnya adalah jadwal Oscar dilakukan. Tidak hanya itu perubahan yang terjadi di Gloden Globes. Awal Maret lalu, Hollywood Foreign Press Association mengumumkan karena pandemik, film bisa masuk kualifikasi meski belum tayang di bioskop. Yang penting, film tersebut sudah tayang di format televisi, seperti streaming servis, atau cable channel. Tina Fey dan Amy Poehler akan kembali menjadi pembawa acara 78th Golden Globes ini. Sebagai informasi, Oscar juga menunda acara penganugerahannya menjadi 25 April 2021 dan BAFTA Film Awards menjadi 11 April 2021. Baca berita lengkapnya di Hollywood Reporter.

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 23 Juni 2020, jangan lupa untuk mengetahui mengapa vitamin D dikait-kaitkan dengan coronavirus.

podcast button