5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 23 Juli 2020

Morning Briefing 23 Juli 2020
Foto: www.rawpixel.com

Seandainya kamu lupa: Sudah. Mendekati. Akhir. Pekan. Yaaas. Jangan lupa tetap pakai masker, cuci tangan dengan teratur dan jaga jarak. Sebuah penelitian mengatakan bahwa tiga hal ini sangat efektif mencegah penyebaran coronavirus. Selamat menikmati hari ini dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 23 Juli 2020.

Universitas Padjajaran uji klinis vaksin coronavirus bulan depan.

Universitas Padjajaran (Unpad), satu-satunya perguruan tinggi yang ditunjuk PT Bio Farma sebagai pelaksana uji klinis vaksin COVID-19 di indonesia, akan melakukan uji ini pada awal Agustus. Saat ini, rencana kerja penelitian tengah menunggu persetujuan dari Komite Etik Penelitian Unpad. Rencananya, sebanyak 1.620 relawan dari Kota Bandung akan menjadi subyek pengujian vaksin ini. Subjek ini dalam kondisi sehat dan berusia 18-59 tahun. Proses uji klinis ke manusia ini akan melalui tiga fase, dan uji klinis di kota Bandung merupakan pengujian fase tiga. Penelitian ini ditargetkan berlangsung selama enam bulan dan diharapkan sudah bisa digunakan oleh masyarakat pada Januari 2021. (CNN Indonesia)

KPI tidak berwenang mengawasi Netflix dan YouTube.

Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) Pusat Yuliandre Darwis yang mengatakan pihaknya hanya berwenang mengawasi radio dan televisi. Sementara Youtube dan Netlfix bukan wewenang KPI karena tidak menggunakan frekuensi publik, melainkan frekuensi digital yang bersifat dunia. Hal ini sesuai dengan undang-undang. Apabila dalam perkembangan KPI diberikan mandat oleh undang-undang untuk mengawasi media baru, maka KPI akan melaksanakannya. (Kompas)

Update COVID-19 global: Jerman berencana adakan konser dan kasus positif di Hong Kong melonjak.

Para peneliti Jerman berencana untuk mengadakan konser dalam ruangan untuk 4.000 orang bulan depan untuk mengerti lebih dalam bagaimana virus ini menyebar. Menghadirkan penyanyi-penulis lagi Tim Bendzko, konser ini diadakan di 22 Agustus di Leipzig. Sementara dari Hong Kong dilaporkan terjadi rekor penambahan kasus yang sebagian besar ditularkan secara lokal. Dari 113 kasus, setengahnya tidak bisa dilacak asalnya.

Untuk ketiganya, Presiden Brasil Jair Bolsonaro dites positif coronavirus. Meski begitu, Bolsonaro yang berkali-kali menganggap remeh virus ini dikabarkan dalam keadaan baik. Dari Victoria, Australia, diperkirakan 9 dari 10 orang yang memperlihatkan gejala-gejala coronavirus gagal mengisolasi diri setelah terbukti positif terinfeksi. Alhasil, jumlah kasus baru meningkat, mencapai 484 yang merupakan angka tertinggi sejak pandemik dimulai. Sementara itu di India, diperkirakan satu dari lima orang di Delhi kemungkinan besar telah terinfeksi coronavirus. Dan menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 15.000.424, dengan 617.832 kematian, dan 8.506.785 kesembuhan. (Washington Post)

Konsulat China di Houston ditutup.

Amerika Serikat meminta China untuk menutup konsulatnya di Houston sering semakin menegangnya hubungan kedua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu. Dan kabarnya, Beijing sedang mempertimbangkan untuk menutup konsulat AS di Wuhan sebagai tindakan balas dendam. Diberitakan China diberikan waktu 72 jam untuk mematuhi permintan tersebut. Departemen Luar negeri AS mengatakan bahwa tindakann ini dilakukan untuk “melindungi properti intelektual dan informasi pribadi warga AS”. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuduh China mencuri properti AS dan Eropa yang menyebabkan “ratusan ribu orang kehilangan pekerjaan.” (Reuters)

Kim Kardashian berharap orang bersimpati atas bipolar disorder Kanye West.

Untuk pertama kalinya Kim Kardashian West angkat bicara tentang bipolar disorder yang diderita oleh suaminya, Kanye West. Di Instagaram Stories, Kim menuliskan “Mereka yang dekat dengan Kanye tahu hatinya dan mengerti kadang-kadang kata-katanya tidak sesuai dengan maksudnya.” Bintang acara realita TV ini mengatakan bahwa selama ini dia menghindar memberi komentar atas kesehatan mental West karena ingin melindungi anaknya dan hak privasi West. Sebagai informasi, West semakin menjadi perhatian publik setelah mengumumkan pencalonan dirinya sebagai kandidiat presiden. Dan sejumlah cuitan eratik yang diunggah (sudah dihapus) tentang keluarganya pada Senin lalu membuatnya semakin menjadi bahan pembicaraan. (The Guardian)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 23 Juli 2020, cek ini jika kamu seorang introver yang berjuang survive saat semua orang berada di rumah karena pandemik.

podcast button