5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 22 April 2021

Morning Briefing 22 April 2021
Foto: www.rawpixel.com
Terakhir diperbarui:

Hello! Tetap patuhi protokol kesehatan, ya. Dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 22 April 2021.

Kualitas udara Jakarta berada di peringkat 6 terburuk di dunia.

Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk seiring dengan mulai meningkatnya volume kendaraan lalu lintas setelah setahun lebih setelah pandemi terjadi. Berdasarkan situs AQ Index, indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) di Jakarta pada Rabu (21/4) pukul 10.00 WIB berdasarkan di angka 156 US AQI dengan PM sebesar 2.5 sebesar 57 µg/m³. Indeks tersebut menjadikan Jakarta duduk di peringkat enam kota dunia dengan kualitas udara terburuk hari ini. Negara berada di lima besar adalah Kathmandu (Nepal), Dubai (Uni Emirat Arab), London (Inggris), New Delhi (India), dan Beijing (China). (CNN Indonesia)

Ada penambahan 5.720 kasus positif COVID-19.

Menurut Satgas Penanganan COVID-19 ada penambahan 5.720 orang dinyatakan positif COVID-19 per Rabu (21/4). Dengan begini, total ada 1.620.569 orang di Indonesia terkonfirmasi terinfeksi virus ini. Sementara itu terdapat pula penambahan kasus sembuh 7.314 orang pada hari yang sama, dan 230 orang meninggal. (Liputan6)

Putin: Akan ada konsekuensi jika negara Barat terlalu ikut campur.

Presiden Vladimir Putin memberikan peringatan kepada negara-negara Barat untuk tidak melangkahi "garis merah", dan akan memberikan respons keras jika diprovokasi. Di saat terjadi krisis dengan AS, tentara Rusia telah berkumpul di dekat Ukraina dan pemimpin oposisi Alexei Navalny sedang mogok makan di penjara. Putin mengatakan bahwa negaranya ingin "menjalin hubungan baik" bukannya merusaknya. (Reuters)

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 12 November 2020

Update COVID-19 global: Krisis di India, dan penambahan kasus.

India mencetak rekor dengan lebih dari 2.000 kematian dalam satu hari pada Selasa di tengah adanya peringatan bahwa kemungkinan terdapat ratusan varian baru di negara tersebut. Sementara itu setidaknya 22 orang pasien COVID-19 meninggal di kota Nashik setelah persediaan oksigen terhenti sementara akibat kebocoran sebuah tangki oksigen.

Sejumlah negara Eropa akan kembali memulai pengiriman vaksin Johnson & Johnson dan mempercepat distribusinya setelah BPOM Eropa mendukung penggunaan vaksin tersebut. Dan Thailand akan tetap menggunakan vaksin Sinovac meski setelah ada enam laporan yang menyatakan efek samping tidak biasa "mirip stroke".

Sementara itu, Korea Selatan meminta bantuan AS untuk membantunya dalam mengatasi kekurangan vaksin sebagai ganti dari bantuan masker dan alat tes yang diberikan ke Washington pada awal pandemi. Dan pemerintah Jepang mempertimbangkan untuk menetapkan status tanggap darurat untuk Tokyo dan Osaka karena lonjakan kasus baru yang terus terjadi. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 143.117.764, dengan 3.047.645 kematian, dan 82.039.293 sembuh. (Telegraph)

Telegram rilis tools untuk menyaring DM abusif.

Alat filter ini bisa menyaring DM (direct message) berdasarkan kata kunci dan emoji. Bahkan filter ini bisa mendeteksi pesan abusif dari kesalahan pengejaan yang sering kali disengaja untuk lulus sensor. Tidak hanya itu, penggunanya juga bisa memblokir orang bahkan jika pengirim pesan menggunakan akun baru. Sistem ini beroperasi secara otomatis. Fitur pemblokiran ini akan berlaku di seluruh dunia dalam beberapa minggu ke depan. (TechCrunch)

Selanjutnya: Setelah membaca Morning Briefing 22 April 2021, jangan lupa mengecek bagaimana cara menjadikan mi instan lebih sehat.

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari - 8 Februari 2021