5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Hari Ini – 22 April 2020

Morning Briefing 22 April 2020
Foto: www.canva.com

Hei! Tetap jaga kesehatan, jaga jarak, jaga kebersihan tubuh dan badan (jangan lupa cuci tangan). Dan demi orang diri sendiri dan orang-orang tercinta, tetaplah di rumah. Jika harus keluar rumah, pastikan kamu memakai masker kain. Selamat menikmati hari ini dan tetaplah berusaha waras (lakukan apa yang perlu kamu lakukan untuk tetap positif) dan mari menikmati Morning Briefing 22 April 2020.

Kementerian Perhubungan menyetop seluruh moda transportasi yang keluar-masuk Jabodetabek.

Hal ini berkaitan dengan larangan mudik bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H yang dikeluarkan Presiden Jokowi. Aturan penyetopan ini meliputi seluruh moda transportasi tidak bisa keluar-masuk Jabodetabek, termasuk bus, kereta, dan pesawat. Semua transportasi ini tidak akan bisa mengantar pemudik ke kampung halaman, tapi masih bisa beroperasi di dalam wilayah Jabodetabek. Pelarangan keluar-masuk seluruh moda transportasi ini seiring dengan rencana kepolisian yang akan menutup tol untuk kendaraan pribadi. Nantinya, tol hanya terbuka untuk mengantar bahan kebutuhan pokok, BBM, alat kesehatan, dan yang sejenisnya. Pelarangan itu mulai berlaku pada Jumat (24/4/2020) dan diterapkan di Jabodetabek, wilayah-wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dan wilayah lainnya yang termasuk zona merah. Ada sanksi bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran. Baca berita lengkapnya di Detik.

Ponsel pintar yang dibeli di luar negeri masih bisa dipakai di Indonesia.

Pihak Dirjen Bea cukai menyatakan bahwa smartphone tersebut masih digunakan di Indonesia asal mendaftarkan IMEI terlebih dahulu. Caranya, penggunanya harus mengisi formulir di situs resmi atau di aplikasi Mobile Bea Cukai yang menyediakan fitur khusus IMEI. Nantinya registrasi yang dilakukan akan ditukar dengan QR code. QR code tersebut diserahkan ke petugas Dirjen Bea Cukai di bandara kedatangan. Sementara biaya pajak atau kepabeanan untuk ponsel pintar luar negeri hanya dikenakan jika nilainya lebih dari USD 500 atau sekitar Rp7,8 juta. Baca berita lengkapnya di Medcom.

Update COVID-19: Singapura melaporkan 1.111 kasus baru dan China memiliki 48 kasus baru.

Dengan ini, jumlah total kasus di Singapura menjadi 9.125 dan pemerintah setempat memperpanjang karantina parsial sampai 1 Juni. Hampir 80 persen dari kasus baru ini berasal dari infeksi yang diderita oleh pekerja migran yang tinggal di asrama. Dan China melaporkan kasus ini terjadi di daratan, 11 di antaranya memperlihatkan gejala-gejala yang belum pernah terlihat sebelumnya. Sementara di Amerika Serikat, yang memiliki lebih dari 787.000 kasus positif dan 42.000 kematian, terjadi demonstrasi anti-karantina. Dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa bukti menunjukkan bahwa virus ini berasal dari binatang, bukan hasil manipulasi atau dibuat di laboratorium. Sementara Oktoberfest (Jerman) dan festival banteng San Fermin (Spanyol) dibatalkan. Di sisi lain, Dewan Umum PBB menyetujui resolusi yang isinya mempercepat pengembangan dan akses atas virus dan alat medis yang berhubungan dengan COVID-19. Sampai tadi malam, jumlah kasus positif COVID-19 di dunia adalah 2.485.567, dengan 170.321 mati, dan 647.668 sembuh. Baca berita lengkapnya di South China Morning Post.

Beredar kabar Kim Jong Un sedang sakit parah.

Spekulasi tentang kesehatan pemimpin Korea Utara itu mulai beredar setelah Jong Un tidak hadir di acara ulang tahun kakeknya dan pendiri negara tersebut, Kim Il Sung. Pemimpin Korea Utara itu terakhir kali terlihat oleh publik pada 11 April di sebuah rapat partai, empat hari sebelum acara ulang tahun tersebut. Ada laporan bahwa pemimpin berusia 36 itu sakit karena kebiasaan merokoknya, obesitas dan terlalu banyak bekerja. Akan tetapi juru bicara Korea Selatan mengatakan bahwa mereka tidak memiliki informasi tentang rumor ini. Dan seorang pejabat dari Partai Komunis China yang menangani Korea Utara, mengatakan bahwa sepertinya tidak benar jika Jong Un sakit parah. Baca berita lengkapnya di Sky News.

Perilisan film Batman diundur.

Menurut jadwal seharusnya film ini akan diputar di bioskop pada 25 Juni 2021, tapi akan diundur sampai 31 Oktober 2021. Tidak hanya Batman, hampir semua jadwal film DC Comics berubah karena pandemik COVID-19. Termasuk The Flash yang diundur menjadi 23 Juni 2022, dan Shazam 2 menjadi 4 November 2022. Sebelumnya dikabarkan Wonder Woman 1984 mengalami perubahan jadwal, dari Juni menjadi 14 Agustus 2020. Hal yang sama juga terjadi pada sejumlah rilisan Marvel Studios. Baca berita lengkapnya di The Verge.

Selanjutnya: selesai menikmati Morning Briefing 22 April 2020, coba ketahui apa yang harus kamu lakukan ketika ada kemungkinan di-PHK.

podcast button