5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 21 Oktober 2019

Foto: www.canva.com

Hai, bagaimana akhir pekanmu? Semoga menyenangkan, ya? Pun jika tidak menyenangkan, well… paling tidak akhir pekan tersebut sudah berlalu, dan akhirnya hari Senin lagi! Selamat menikmati hari ini! Dan sebelum memulai aktivitas, mari membaca lima hal berikut ini.

Dari dunia YouTube dilaporkan, seorang anak kecil bernama…

Ryan Kaji, pemilik akun Ryan ToysReview, merupakan YouTuber dengan pendapatan tertinggi tahun ini. Menurut laporan Forbes, bocah berusia 8 tahun ini memperoleh pendapatan sebesar $22 juta dalam satu tahun. FYI, Ryan ToysReview dimulai dari video toy-unboxing di tahun 2015 dengan Ryan sebagai pembawa acaranya. Sekarang, akun dengan 22 juta subscriber itu tidak hanya berupa kanal di YouTube, melainkan sebuah merek yang sudah meluncurkan berbagai produk, termasuk sikat gigi dan acara televisi. Baca berita lengkapnya di sini.

Sementara dari Korea Selatan dikabarkan 9 anggota National Assembly berencana membuat rancangan undang-undang tentang ujaran kebencian.

Disebut dengan nama Sulli Law, undang-undang baru ini nantinya akan menindak tegas komentar-komentar kebencian yang dituliskan oleh sumber anonim. Komite pembahasan ini akan mengulas detail dan klausa-klausanya pada awal Desember, kira-kira 49 hari setelah aktris/penyanyi Sulli meninggal dunia. Baca berita lengkapnya di sini.

Dari cabang olahraga panjat tebing, Aries Susanti berhasil memecahkan rekor dunia.

Atlet asal Jawa Tengah tersebut berhasil meraih emas pada kelas speed woman di kejuaraan panjat tebing dunia IFSC World Cup di Xiamen, Tiongkok. Tidak hanya menyabet emas, wanita berusia 24 tahun tersebut juga sukses memecahkan rekor dunia dengan menorehkan waktu 6,995 detik untuk nomor speed woman. Baca berita lengkapnya di sini.

Pemerintah Chili menyatakan kondisi gawat darurat di ibukota.

Para demonstran turun ke jalan karena memprotes biaya hidup yang semakin tinggi, terutama biaya kesehatan, pendidikan dan layanan publik. Bentrokan pun terjadi antara polisi dan rakyat sipil di ibukota Santiago dan beberapa kota lainnya. Dikabarkan, paling tidak tiga orang tewas akibat insiden di sebuah supermarket di Santiago hari Sabtu. Sebagai respon, presiden Sebastián Piñera telah mengumumkan pembatalan kenaikan tarif transporasi publik. Menurut konstitusi Chile, status gawat darurat ini berlaku di Santiago dan bisa berlangsung hingga 15 hari. Baca berita lengkapnya di sini.

Peneliti LIPI mengatakan bahwa pidato perdana Presiden Jokowi berbau Orde Baru.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Firman Noor kepada Tempo. Menurutnya, pidato yang sama sekali tidak menyinggung masalah hukum, HAM, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi—melainkan kepada pembangunan—sedikit mirip dengan nuansa pemerintahan Soeharto. Baca berita lengkapnya di sini.