5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 21 Mei 2020

Morning Briefing 21 Mei 2020
Foto: www.unsplash.com

Hola! Entah bagaimana denganmu, tapi LIMONE merasa sulit produktif dan cepat lelah akhir-akhir ini. Mungkin faktor social distancing, pandemik, dan usia. Itulah sebabnya, hebat banget tim yang berada di balik 55 produk inovasi karya anak negeri untuk menangani COVID-19 yang baru saja diluncurkan kemarin! Selamat! Anyways, nikmati hari libur, selamat mempersiapkan Lebaran dan berikut Morning Briefing 21 Mei 2020.

Pemerintah luncurkan rapid test buatan dalam negeri.

Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan 55 produk riset, teknologi dan inovasi untuk percepatan penanganan COVID-19, kemarin (20/5). Semua produk ini merupakan hasil karya dari berbagai lembaga penelitian dan perguruan tinggi dalam negeri. Produk tersebut termasuk Emergency Ventilator, Imunomodulator Herbal Asli Indonesia, Plasma Convalescence, Mobile Lab BSL-2, Sistem AI untuk deteksi COVID-19, Medical Assistant Robot Raisa, dan Powered Air Purifying Respirator. Dua antaranya, rapid test dan PCR Test Kit, menurut Jokowi sudah bisa diproduksi lebih dari 100 ribu unit. Baca berita lengkapnya di Tempo.

Penerimaan pajak merosot hingga 3 persen.

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penerimaan pajak bulan April ini hanya Rp376,7 triliun dari sebelumnya yang sebesar Rp388,7 triliun. Atau, menurun sebanyak 3,1 persen. Penurunan penerimaan pajak ini khususnya disebabkan oleh PPh migas yang turun drastis hingga 32,3 persen. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menerangkan bahwa penerimaan PPh migas hanya sebesar Rp15 triliun pada April 2020, sedangkan sebelumnya mencapai Rp22,2 triliun. Selain itu, penurunan juga terjadi dari penerimaan pajak nonmigas, yakni 1,3 persen. Kenaikan terjadi dari penerimaan kepabeanan dan cukai yang meningkat 16,7 persen dari Rp49,4 triliun menjadi Rp57,7 triliun. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

Update COVID-19 global: Siswa SMA di Korea Selatan kembali ke sekolah dan masker wajib di Spanyol.

Korea Selatan membuka kembali sekolah kemarin, dimulai dari siswa SMA, setelah dua bulan tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah. Saat memasuki sekolah, para siswa diukur suhu badannya dan harus memakai masker di dalam kelas. Sementara di Spanyol, setiap orang berusia di atas 6 tahun wajib memakai masker di area publik. Sebagian area di negara tersebut sudah mulai melakukan pelonggaran, tapi bisnis masih belum beroperasi di Madrid dan Barcelona. Dari Jepang dilaporkan bahwa obat anti-influensa, Avigan, yang digembar-gemborkan oleh Perdana Menteri Shinzo berpotensi menjadi obat coronavirus, ternyata tidak efektif saat diuji coba secara klinis. Dan sebuah penelitian mengatakan, skema teraman untuk sebuah kota menghadapi pandemik adalah: 50 hari ditutup dan diikuti dengan 30 pelonggaran. Ulangi hingga pandemik menghilang. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 4.931.057, dengan 324.240 meninggal dan 1.710.337 sembuh. Baca berita lengkapnya di Washington Post.

Perdana Menteri New Zealand menyarankan 4 hari kerja.

Perdana Menteri New Zealand Jacinda Arden menyarankan agar para pemilik usaha mempertimbangkan empat hari kerja dan opsi jam kerja fleksibel. Tujuannya, agar ada banyak hari libur sehingga sektor pariwisata domestik tetap berjalan. Pasalnya, saat ini New Zealand masih tertutup turis asing yang menyebabkan sektor pariwisata terpukul parah. Selain itu, sistem kerja ini akan membantu karyawan memiliki kehidupan yang seimbang. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Aplikasi Google mobile tersedia dalam dark mode.

Untuk bisa mengaktifkan dark mode, kamu harus memperbaharui aplikasi Google terlebih dahulu, baik di Android dan iOS 13. Google mengatakan bahwa fitur ini akan mulai berlaku hari ini, tapi baru akan tersedia secara global akhir pekan ini. Untuk mengetahui apakah dark mode ini tersedia di peralatan elektronikmu, kamu akan melihat sebuah pop-up di bagian bawah layar. Pop-up ini akan memberitahu bahwa dark mode tersedia dan bisa diaktifkan jika kamu menginginkannya. Beberapa tahun belakangan, semakin banyak perusahaan yang menawarkan fitur dark mode yang bisa menghemat baterai ini. Facebook melakukannya di awal bulan ini, serta WhatsApp di akhir Maret. Baca berita lengkapnya di The Verge.

Selanjutnya: Setelah menikmati Morning Briefing 21 Mei 2020, coba cek daftar seri Netflix yang wajib kamu tonton bulan ini.