5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 21 Juli 2020

Morning Briefing 21 Juli 2020
Foto: www.unsplash.com

Hola! Apa yang kamu paling kamu inginkan saat ini? Kalau LIMONE sih, banyak banget! Selain pandemik ini cepat berlalu, juga ingin bisa menonton “Train to Busan 2: Peninsula” tanpa rasa takut (terinfeksi virus). Pssst, kabar-kabari jika ada cara halal dan legal menontonnya, ya. Anyways, selamat menikmati hari ini dan berikut lima kabar terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 21 Juli 2020.

Indonesia tidak dapat keringanan pembayaran utang dari G20.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa keringanan pembayaran utang dalam kesepakatan G20 adalah untuk negara-negara miskin atau low income. Sementara Indonesia tidak termasuk di dalamnya. Menurutnya, negara miskin yang mendapatkan moratorium adalah yang utangnya sudah sangat tinggi dan tidak mampu membiayai lagi akibat wabah COVID-19. Sebelumnya, G20 sepakat memberikan keringanan pembayaran utang luar negeri kepada sejumlah negara untuk melindungi nyawa, menjaga lapangan kerja, dan meningkatkan ketahanan sistem keuangan selama pandemik ini. (Medcom)

Vaksin coronavirus tiba di Indonesia.

Sebanyak 2.400 vaksin produksi perusahaan farmasi China, Sinovac, sudah tiba di Bio Farma Indonesia yang akan digunakan untuk kebutuhan uji klinis fase 3. Uji klinis ini berlangsung enam bulan, rencananya akan dijadwalkan mulai Agustus dan dilaksanakan di Pusat Uji Klinis Fakultas Kedokteran UNPAD. Sampel dari 1.620 subjek rentang usia 18-59 tahun akan diambil. Sisa vaksin yang tidak digunakan untuk uji klinis akan dipergunakan untuk pengujian di lab Bio Farma dan lab Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN). Jika uji klinis berhasil, Bio Farma berencana akan memproduksi vaksin pada kuarter 2021 mendatang dengan kapasitas produksi maksinal di 250 juta dosis. (Detik)

Update COVID-19: China dituduh manfaatkan buruh Uighur dan progres vaksin dari Oxford.

Kabar baik dari uji coba vaksin pada manusia yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca. Sejauh ini data memperlihatkan vaksin tersebut aman dan memicu response imunitas. Dan sebuah studi dari Korea Selatan, anak-anak berusia berusia antara 10 dan 19 tahun cenderung lebih mudah menyebarkan coronavirus dibandingkan anak yang lebih muda atau orang dewasa.

Ada dugaan bahwa orang Muslim Uighur di China dipaksa untuk mengerjakan masker dalam sebuah program transfer. Akan tetapi pihak otoritas China mengklaim program tersebut diselenggarakan untuk mengurangi kemiskinan. Dari Prancis dilaporkan, pemerintah setempat menemukan 400 sampai 500 cluster aktif, meski begitu tidak ada tanda-tanda akan terjadi “gelombang” kedua. Dari cabang olahraga sepakbola dikabarkan bahwa acara Ballon d’Or tahun ini dibatalkan karena pandemik COVID-19. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 14.538.115, dengan 606.922 kematian, dan 8.188.292 kesembuhan. (Telegraph)

Uni Emirat Arab luncurkan misi pertama ke Mars.

Untuk pertama kalinya, Uni Emirat Arab—dan negara dari Timur Tengah—berhasil meluncurkan misi ke Mars. Hope Probe diluncurkan dari Tanegashima Space Center, Jepang, pukul 6.58 pagi waktu setempat (20/7) dan akan memulai perjalanan ke planet merah selama tujuh bulan. Awalnya, misi ini dijadwalkan dilakukan pada 14 Juli, tapi ditunda karena cuaca yang buruk. Sejam setelah diluncurkan, roket ini mengaktifkan solar panel untuk menggerakan sistemnya dan melakukan komunikasi radio dengan Bumi. Satelit ini bertujuan untuk menyediakan gambar-gambar lengkap atmosfer Mars untuk pertama kalinya, dan juga mempelajari perubahan musim di sana. Sebagai informasi, Uni Emirat Arab berambisi untuk menjadikan Mars sebagai pemukiman manusia per 2117. (Aljazeera)

Kelanjutan sidang pengadilan Johnny Depp.

Dalam kesaksiannya kemarin di sebuah pengadilan di London, Amber Heard, mantan istri Depp, menyampaikan rasa takutnya akan dibunuh oleh Johnny Depp. Dia juga mengatakan bahwa Depp melakukan kekerasan dan abusif ketika sedang mengonsumsi obat-obatan terlarang dan alkohol. Heard juga mengungkapkan bahwa Depp akan menyalahkan aksi abusifnya pada “kepribadian ketiga, yang disebutnya ‘monster.'” Dan ketika ditanya oleh hakim apakah dia “melemparkan panci dan wajan kepada Depp”, Heard menjawab, “Hanya untuk melarikan diri darinya.” Persidangan Depp yang menuntut News Group Newspaper atas pencemaran nama baik ini masih terus berlanjut. (The Guardian)

Selanjutnya: Usai Morning Briefing 21 Juli 2020, baca penjelasan tentang mengapa pasangan tetap bertahan setelah perselingkuhan.