5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 20 Januari 2020

morning briefing 20 januari 2020
Foto: www.canva.com

Hello, kamu! #Mondayrandomnews: ratu lebah bisa dieksekusi para pekerjanya bila kedapatan berpasangan dengan lebih dari satu orang pejantan. Peraturan ini berlaku pada koloni Stingless bee, jenis lebah yang terdapat hampir di semua benua dan produksi madunya digunakan oleh banyak orang. Phiuuh, ternyata hidup menjadi ratu tidak seenak yang kita pikirkan. Kira-kira adakah opsi untuk meninggalkan status kerajaan lebah, #Beexit? Well, anyway, selamat menikmati harimu dan ini morning briefing 20 Januari 2020 (ini termasuk tanggal baguskah?).

Rencananya, mulai Maret, pembayaran polis Jiwasraya akan dilakukan.

Menurut pihak Kementerian BUMN, diiperkirakan sampai Rp2 triliun akan dicairkan untuk pembayaran polis. Dana awal yang bersumber dari investor ini akan diprioritaskan kepada nasabah kecil. Langkah pembenahan masalah Jiwasraya ini dilakukan setelah penetapan lima tersangka oleh Kejaksaan Agung. Meski masih belum ada timeline yang pasti, pihak Kementerian BUMN berharap prosesnya tidak lama dan berjalan sesuai dengan rencana. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Wacana peninjauan ulang pemberian bebas visa untuk turis WNA digulirkan.

Saran ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F Sompie. Dia juga mengatakan bahwa Perpres Nomor 21 Tahun 2016 yang mengatur tentang pemberian bebas visa kunjungan kepada WNA yang masuk dalam 169 negara agar bisa direvisi. Pihak Ditjen Imigrasi mengaku sudah menyampaikan usul tersebut kepada Menteri Hukum dan HAM. Usulan ini diajukan karena sejumlah turis asing sering kali berulah di Indonesia. Baca berita lengkapnya di Kompas.

Inggris tidak akan langsung mendeportasi warga Uni Eropa setelah Brexit.

Hal tersebut disampaikan Guy Verhofstadt pada Jumat (17/01). Warga negara Uni Eropa yang tinggal di Inggris dan masih belum mengajukan aplikasi untuk mendapatkan hak tinggal, akan diberikan masa tenggang. Masa tenggang ini akan berlaku sampai Juni 2021. Menurut data, sampai akhir tahun kemarin, lebih dari 2,7 juta jiwa dari 3,5 juta warga UE mendaftar untuk mendapat hak tinggal. Inggris dijadwalkan untuk keluar dari UE 31 Januari, tapi akan tetap terikat dengan aturan blok tersebut sampai akhir 2020. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Para pemimpin dunia bertemu untuk mencari solusi atas perang sipil di Libya.

Dengan bantuan PBB, Kanselir Jerman Angela Merkel yang akan menjadi tuan rumah pertemuan ini berharap pihak yang bertikai setuju untuk melanjutkan genjatan senjata. Akan tetapi, para diplomat tidak mengharapkan hasil signifikan dari pertemuan ini. Melainkan hanya sebuah awal dari proses yang panjang untuk mengatasi konflik yang semakin intens selama sembilan bulan belakangan ini. Sejak April, pertempuran sengit terjadi antara pasukan setia Government of National Accord (GNA) di Tripoli dengan Libyan National Army (LNA). Kelompok terakhir ini mendukung Khalifa Haftar, seorang mantan jenderal Libya. PBB, Turki, Qatar dan Italia mendukung pemerintah Libya baik secara finansial dan militer. Sementara, Rusia, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Prancis mendukung Haftar. Kekerasan yang terjadi selama beberapa bulan belakangan ini mengakibatkan ribuan orang tewas dan terluka dan ratusan ribu warga harus mengungsi. Baca berita lengkapnya di Sky News.

iPhone 12 diperkirakan akan menjadi produk Apple paling aman.

Pasalnya, iPhone ini akan dilengkapi dengan pemindaian teknologi Face ID dan Touch ID yang akan berfungsi dengan pembaca sidik jari. Selain itu, dari berbagai informasi, satu hal yang membuat produk Apple ini berbeda adalah penggunanya bisa menggunakan kunci keamanan di peramban Safari. iPhone ini diperkirakan akan diluncurkan musim gugur 2020. Baca berita lengkapnya di Forbes.

Itu morning briefing 20 Januari 2020, dan ini informasi yang harus kamu tahu jika ingin solo traveling tahun ini.