5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 20 Agustus 2020

Morning Briefing 20 Agustus
Foto: www.unsplash.com

Selamat. Berlibur. Dan. Menikmati. Hari. Ini. Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 20 Agustus 2020.

Hasil inspeksi BPOM terhadap obat kombinasi dari Unair: belum valid.

Inspeksi pertama terkait uji klinis obat COVID-19 hasil kerjasama pihak Universitas Airlangga, Badan intelejen Negara, Polri, TNI AD telah dilakukan oleh BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan). Dan BPOM mendapati hasil uji klinis obat tersebut belum valid. Sejumlah koreksi dikeluarkan oleh BPOM, termasuk obat tersebut belum bisa merepresentasikan populasi. Kepala Badan POM Penny K. Lukito mengatakan bahwa suatu riset penelitian harus dilakukan secara acak dari demograsi yang bervariasi dengan berbagai derajat keparahan penyakit yang berbeda. Selain itu, pihaknya juga menemukan dalam uji klinis tersebut orang tanpa gejala (OTG) diberikan obat terapi, yang merupakan sesuatu yang tidak perlu. (Liputan6)

BPPT kembangkan alat deteksi tsunami berbasis AI.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sedang mengembangkan alat peringatan dini tsunami yang berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/ AI). Alat yang diberi nama Generation 4 Buoy Merah Putih ini akan dilengkapi dengan new submarine cable based tsunami meter. Dan nantinya akan akan menghubungkan Kalimantan dan Sulawesi, yang merupakan wilayah strategis saat Indonesia memiliki ibu kota baru. Hal ini juga dilakukan karena pertimbangan Kalimantan dan Sulawesi rentan diguncang gempa berkekuatan besar, akibat berada di jalur Megatrust. (Medcom)

Update COVID-19 global: asrama migran di Singapura bebas virus dan vaksin COVID-19 wajib di Australia.

Pihak otoritas Singapura mendeklarasikan jaringan asrama di mana virus ini berkembang di antara pekerja migran sudah bebas virus. Sebanyak 86 persen pekerja migran yang tinggal di sana sudah diperbolehkan kembali bekerja. Sementara itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan vaksin coronavirus wajib untuk semua warga negara tersebut dengan hanya sedikit pengecualian. Australia sendiri sudah menandatangani kontrak vaksin dengan perusahaan pembuat obat, AstraZeneca, yang sedang dikembangkan dengan Universitas Oxford.

Dari Spanyol dilaporkan terdapat 3.715 kasus baru dalam waktu 24 jam, dan ini merupakan rekor harian terbanyak sejak lockdown dihentikan. Sementara itu, Finlandia mencabut banyak negara Eropa dari “daftar perjalanan hijau”, dengan hanya sebagian kecil yang bisa masuk tanpa restriksi. Dan setelah membatasi penerbangan, China dan Amerika Serikat mulai melonggarkan jadwal penerbangan. Empat maskapai China boleh terbang delapan kali pulang-pergi, dan jadwal maskapai AS pun digandakan. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 22.194.929, dengan 782.228 kematian, dan 14.151.151 kesembuhan. (Aljazeera)

Uni Eropa tidak akui hasil pemilu presiden Belarus.

Setelah menghadiri pertemuan darurat, Uni Eropa menyatakan tidak mengakui Alexander Lukashenko sebagai presiden Belarus dan akan memberikan sanksi atas rezimnya. Charles Michel, presiden majelis UE, mengatakan bahwa pemilihan presiden tersebut “tidak bebas atau adil dan tidak sesuai standar nasional.” Meski begitu, UE tidak berkomentar apapun tentang pemilu ulang dan mendesak dilakukan “dialog nasional inklusif”. Sejauh ini, Lukashenko menolak semua tawaran dialog dengan pihak oposisi. Sebagai informasi, Lukashenko mengklaim kemenangan dalam pemilu presiden 11 hari yang lalu dengan hasil 80% suara, dan 10% untuk Svetlana Tikhanovskaya, pemimpin oposisi. Pemilu yang diduga sarat kecurangan ini mendorong warga turun ke jalan dan menjadikan demonstrasi terbesar sepanjang sejarah Belarus. (The Guardian)

Handphone 5G BlackBerry akan muncul lagi.

Sebuah startup asal Texas bernama OnwardMobility, yang memegang lisensi BlackBerry, berjanji akan merilis sebuah alat komunikasi 5G Blackberry dengan Android dan papan ketik QWERTY pada 2021. Belum banyak informasi tentang alat ini, termasuk tentang ukuran layar dan spek internal. Namun yang pasti OnwardMobility mengatakan alat ini akan muncul dengan desain papan ketik baru yang mencerminkan identitas BlackBerry. Seperti yang diketahui, BlackBerry menjadi merek mobile paling terkenal di akhir 2000an, tapi penjualannya turun drastis saat Android dan iOS muncul. (The Verge)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 20 Agustus 2020, pastikan mengetahui cara menghadapi teman fake.

podcast button