5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 19 November 2020

Morning Briefing 19 November
Foto: www.unsplash.com

Oh, yeah! Ada dua berita baik hari ini: tanggal 9 Desember libur nasional dan vaksin Pfizer efektif hingga 95%. Semoga dua hal tersebut membuat mood kamu lebih baik. Dan tetap pakai masker di luar rumah, jaga jarak di tempat umum, dan cuci tangan dengan benar dan teratur. Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 19 November 2020.

Hari Pilkada 2020 akan menjadi hari libur nasional.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Ashari mengatakan Presiden Joko Widodo akan menerbitkan keputusan presiden (keppres) yang menetapkan hari pemungutan suara Pilkada 2020 pada 9 Desember sebagai hari libur nasional. Hari libur akan berlaku untuk seluruh wilayah di Indonesia, bukan hanya di 270 daerah yang menggelar Pilkada 2020. Hari libur ini diharapkan dapat berkontribusi mendorong partisipasi pemilih. KPU menargetkan pemilih bisa mencapai 77,5 persen. (CNN Indonesia)

Vaksin Merah Putih diproduksi akhir tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) Ali Ghufron Mukti yang mengatakan vaksin produksi dalam negeri tersebut diharapkan bisa diproduksi pada akhir 2021. Untuk bisa diproduksi, vaksin ini membutuhkan proses yang panjang. Sementara itu, Deputi Fundamental Research Eijkman Institute Herawati Sudoyo-Supolo mengatakan bahwa Vaksin Merah Putih merupakan vaksin untuk jangka panjang. Jadi agar bisa menggunakannya, semua pihak harus menunggu. (Kompas)

Update COVID-19 global: Rekor kasus baru di Jepang, dan protes anti-restriksi rusuh di Jerman.

Tokyo melaporkan 493 kasus baru kemarin, yang merupakan ancaman terhadap perekonomian jika penyebaran terus berlanjut. Pihak otoritas sedang membuat rencana untuk menaikkan status waspada kota tersebut ke level tertinggi. Sementara itu raja Malaysia setuju untuk mendeklarasikan status gawat darurat di Sabah. Negara ini mengalami kesulitan menekan pertumbuhan klaster sejak akhir September setelah pemilihan lokal di Sabah.

Sementara di Eropa, unjuk rasa memprotes restriksi yang diberlakukan pemerintah berakhir rusuh di Jerman. Di sisi lain, Polandia melaporkan rekor jumlah kematian, yakni sebanyak 603. Dan Pfizer Inc. mengumumkan bahwa analisis final dari data uji klinik memperlihatkan vaksin COVID-19 yang diproduksinya memiliki keefektifan 95%. Dengan ini, dalam beberapa hari perusahaan ini sudah bisa mengajukan permintaan otorisasi kepada pemerintah Amerika. Dan menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 55.793.403, dengan 1.341.455 kematian, dan 35.901.562 sembuh. (Bloomberg)

Boeing 737 Max dizinkan terbang lagi.

Setelah 20 bulan sejak dilarang terbang, Federal Aviation Administration dari Amerika Serikat memperbolehkan Boeing 737 Max untuk terbang kembali. Pembuat kebijakan masih harus menyetujui program training baru untuk pilot sebelum 737 Max benar-benar bisa terbang. Maskapai ini juga harus memasang perangkat lunak terbaru, perubahan mesin dan cek perawatan di dalam pesawat. Meski begitu keputusan ini memperlihatkan bahwa pesawat tersebut aman untuk terbang. Regulator penerbangan global lain, European Aviation Safety Agency, juga telah mengindikasikan akan memberikan ijin untuk pesawat ini dalam waktu dekat. Meski negara-negara lain memiliki kekuasaan untuk melarang pesawat ini terbang, pada kenyataannya mereka sering kali mengikuti Amerika dan Eropa. (The Guardian)

Fitur cuitan hilang di Twitter bisa digunakan di seluruh dunia.

Sekarang semua orang di dunia bisa menggunakan Fleet, fitur terbaru Twitter yang bisa menghilangkan cuitan setelah satu hari. Posisi fitur ini adalah di atas bagian kanan dari timeline dengan penampakan balon seperti Stories. Media sosial ini mengharapkan fitur ini bisa membuat pengguna lebih bebas menuliskan cuitan kasual dan personal tanpa merasa tertekan. Fleets mulai tersedia untuk pengguna Android dan iOS kemarin dan harusnya sudah bisa diunduh semua orang dalam beberapa hari ke depan. Fitur pertama kali diluncurkan awal tahun ini dan diujicobakan di Brasil, Italia, India, dan Korea Selatan. (The Verge)

Selanjutnya: Sehabis menikmati Morning Briefing 19 November 2020, cek tentang cara menjaga kestabilan gula darah menurut seorang dokter spesialis gizi.