5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 19 November 2019

Foto: www.canva.com

Heiho, kamu! Wajahmu terlihat cerah banget hari ini, apa karena baru saja melakukan eksfoliasi? Apa pun yang penyebabnya, baca ini dulu agar pikiran pun ikut cerah.

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sedang mengalami krisis keuangan dan negara tidak menyediakan dana untuk menyelamatkannya.

Hal ini disampaikan oleh perwakilan Kementerian Keuangan yang juga menegaskan bahwa tidak ada sepeserpun suntikan dari APBN untuk menyelamatkan perusahaan asuransi plat merah tersebut. Diperkirakan Jiwasraya membutuhkan dana Rp32,89 triliun agar rasio solvabilitas atau risk based capital (RBC). Seperti yang disimpulkan dari risalah rapat dengar pendapat di Komisi XI DPR terungkap bahwa neraca keuangan Jiwasraya per kuartal III 2019 jeblok. Jumlah aset hanya Rp 25,68 triliun, sementara total kewajiban mencapai Rp 49,60 triliun. Jadi, ekuitas Jiwasraya minus Rp 23,92 triliun. Baca berita lengkapnya di sini. Baca berita lengkapnya di sini.

Untuk sementara, skuter listrik tergolong alat angkut perorangan.

Alat angkut perorangan atau dikenal dengan istilah “personal mobility device“. Keputusan tersebut bersifat sementara sampai peraturan yang sebenarnya selesai digodok. Aturan alat angkut perorangan itu nantinya berisi mulai dari marka jalan, rambu-rambu dan ketentuan tentang kecepatan maksimalnya. Pemda Jakarta berharap draf aturan ini akan sudah siap akhir bulan ini yang kemudian akan dibahas dengan sejumlah pihak terkait untuk disahkan oleh gubernur. Baca berita lengkapnya di sini.

Bentrokan berdarah antara polisi dan aktivis di Polytechnic University Hong Kong memasuki hari ketiga.

Sebanyak 38 orang terluka pada hari Minggu, kata pihak Hospital Authority. Reuters mengabarkan bahwa terlihat sejumlah demonstran mengalami luka bakar dari bahan kimia yang ditembakkan dari meriam air milik polisi. Polisi Hong Kong menembakkan gas air mata ke arah pemrotes saat mereka hendak melarikan diri dari kampus kemarin. Sementara itu ratusan aktivis pro-demokrasi tetap memilih diam di dalam kampus dan mempersenjatai diri dengan bom petrol dan senjata lainnya. Polisi mewanti-wanti bahwa mereka siap menggunakan live bullet jika para “perusuh” terus menggunakan senjata mematikan. Baca berita lengkapnya di sini.

Sebuah penelitian menemukan satu dari 10 perusahaan di Jepang memiliki regulasi tentang seberapa tinggi hak sepatu karyawan perempuan.

Penelitian yang dilakukan oleh Japanese Trade Union Confederation menemukan hampir delapan persen karyawan menyatakan bahwa di tempat kerja mereka diwajibkan memakai makeup. Sebelumnya, sejumlah reaksi muncul setelah diketahui bahwa beberapa kantor mewajibkan perempuan memakai sepatu hak tinggi. Tagar #KuToo (permainan dua kata Jepang, “kutsu” sepatu dan “kutsuu” rasa sakit)—mirip dengan gerakan #MeToo—yang menentang pelecehan dan kekerasan seksual telah tersebar di media sosial. Menurut para aktivis, sepatu hak tinggi merupakan manifestasi seksisme dan stereotipe bagaimana perempuan harus berdandan dan bertingkah laku. Baca berita lengkapnya di sini.

Joker menjadi film R-rated pertama yang berhasil masuk ke dalam ‘daftar $1 miliar’.

Film dari buku komik ini berhasil mengumpulkan penjualan tiket global melebihi $1 miliar akhir pekan kemarin. Dengan ini, Joker merupakan film R-rated pertama yang sukses melakukannya dan film dari buku komik paling menguntungkan sepanjang sejarah. Prestasi ini dicetaknya meski tidak dirilis di Cina. Asal tahu saja, Sutradara Todd Philips membuat film ini dengan biaya $62,5 juta—sangat sedikit dibandingkan film-film adaptasi komik lainnya. Meski pendapat kritik campur aduk mengenai film ini, tetapi digadang-gadangkan akan menerima banyak nominasi Oscar. Baca berita lengkapnya di sini.

podcast button