5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 19 Maret 2020

Morning Briefing 19 Maret 2020
Foto: www.canva.com

Selamat pagi! Jika kamu sedang mendapat giliran untuk bekerja dari rumah, pastikan melakukan hal ini yah, agar tidak kesepian. Selain itu, bijaklah menjaga kesehatan diri dan orang-orang di sekitarmu. Konsumsi makanan sehat yang bisa menjaga imunitas tubuh. Plus, nikmati hari ini dan lima berita penting yang terangkum dalam Morning Briefing 19 Maret 2020.

Pemerintah RI berencana melakukan tes drive-thru COVID-19 seperti yang dilakukan Korea Selatan.

Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto yang juga mengatakan bahwa dengan terobosan ini warga akan lebih mudah menjangkau tes tersebut. Belum ada keterangan lebih rinci, tapi pemerintah memastikan ini bukan wacana. Menurutnya, mesin tersebut akan didatangkan dari Korea Selatan. Sejauh ini, sudah terdapat 227 kasus positif COVID-19 di Indonesia, dengan 19 orang meninggal. Baca berita lengkapnya di Detik.

Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru terkait kedatangan turis maupun WNI ke tanah air. 

Dalam kebijakan baru ini mencakup larangan masuk bagi para pendatang baru yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan ke beberapa wilayah di Iran, Italia, dan Korea Selatan. Selain itu, seluruh pendatang dari Iran, Italia, dan Korea Selatan dari luar wilayah lain harus memiliki surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan di masing-masing negara. Surat keterangan tersebut harus valid dan wajib ditunjukkan ke pihak maskapai penerbangan pada saat melakukan check-in. Gagal menunjukkan surat ini, mereka akan ditolak masuk atau transit di Indonesia. Baca berita lengkapnya di Medcom.

Update COVID-19 global: lebih dari 250 juta orang mengalami lockdown di Eropa.

Menyusul Italia, Spanyol dan Prancis, Jerman dan Belgia juga melakukan hal yang sama, yakni menutup sekolah dan semua toko non-esensial dan mengharuskan orang untuk tidak meninggalkan rumah mereka. Sementara itu Uni Eropa menutup semua perbatasannya dari pengunjung luar selama 30 hari. Di Amerika Serikat, pemerintah menjanjikan akan menggelontorkan $1 triliun untuk menopang kondisi ekonomi yang memprihatinkan karena COVID-19 yang dikonfirmasi sudah tiba di semua negara bagian. Dan menurut mesin pelacak Johns Hopkins University, virus ini sudah menginfeksi 200.000 orang dan membunuh lebih dari 8.000 orang di seluruh dunia. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

China memaksa keluar tiga jurnalis Amerika dari tiga surat kabar: The New York Times, Wall Street Journal dan Washington Post.

Menteri Luar Negeri China mengatakan pada Selasa (17/3) bahwa negaranya membatalkan pers kredensial wartawan asal tiga surat kabar tersebut, dan mengharuskan mengembalikan kartu pas dalam waktu 10 hari. Dan mereka dilarang juga untuk bekerja sebagai jurnalis di China, termasuk Hong Kong dan Macau. Hal ini adalah sebuah balasan atas perkataan kabinet Trump yang bulan lalu mengatakan media pemerintah China sebagai “perutusan asing”. Ketiga media tersebut memang sering kali melaporkan cerita-cerita politik sensitif di China. Misalnya saja, New York Times dan Wall Street Journal pernah menulis tentang Xinjiang, kamp detensi untuk hampir 1 juta orang Muslim. Baca berita lengkapnya di South China Morning Post.

Google meluncurkan servis baru yang memungkinkan kamu mengunjungi museum dari rumah.

Berkolaborasi dengan lebih dari 2.500 museum dan galeri di seluruh dunia, Google Arts and Culture menawarkan servis tur virtual dan daring. Ini artinya, kamu bisa mengitari museum kelas dunia seperti Musée d’Orsay di Paris, Rijksmuseum di Belanda, J. Paul Getty Museum di Los Angeles, dan the Guggenheim Museum dan New York—dari kursi di rumah. Selain tur, servis ini juga menyediakan informasi detail secara daring tentang berbagai karya seni legendaris, sebut saja potret Vincent Van Gogh. Untuk menikmati pengalaman ini, kamu hanya perlu mengunduh Google Arts and Culture secara gratis di iOS atau Android. Baca berita lengkapnya di Good News Network.

Sehabis membaca Morning Briefing 19 Maret 2020, ketahui informasi tentang metode penundaan menstruasi ini (terutama jika saat haid, nyeri yang kamu rasakan luar biasa sakitnya).

podcast button