5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini—18 September 2019

Foto: www.canva.com

Sudah Rabu! Yesss! Sudah pertengahan minggu, itu artinya kamu sudah berhasil melalui tiga hari dalam minggu ini. Selamat! Untuk merayakannya, mari memulai pagi ini dengan senyum dan membaca lima hal di bawah ini.

DPR RI mengesahkan Undang-Undang KPK hasil revisi melalui rapat paripurna, kemarin, Selasa, 17 September 2019. DPR mengesahkan tujuh poin revisi UU KPK, salah satunya pembentukan Dewan Pengawas KPK. Hanya 102 dari 560 anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna pengesahan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU  KPK) tersebut. Baca berita lengkapnya di sini.

Grab dan Gojek sepertinya akan mendapatkan pesaing baru. Sebuah ojek daring baru bernama Anterin mulai terlihat beredar di Jakarta. Ada beberapa hal yang membuat Anterin berbeda, di antaranya patokan harga akan ditentukan oleh pengemudi dan nantinya akan dilelang kepada penumpang yang ingin memesan Anterin. Baca berita lengkapnya di sini.

Seorang individu di California meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan vaping. Dengan ini, terhitung total tujuh orang meninggal di Amerika Serikat yang penyebabnya ditengarai ada hubungannya dengan vaping sejak akhir bulan Agustus lalu. Per 11 September, Centre for Disease Control telah mengidentifikasi 380 kasus penyakit paru-paru yang diduga memiliki kaitan dengan vaping. Ahli kesehatan dari Oregan Health Authority menyatakan bahwa belum ada kepastian tentang penyebab pasti penyakit-penyakit tersebut—apakah disebabkan oleh kontaminan, bahan-bahan di dalam cairan vaping atau hal lain, misalnya alat vaping itu sendiri. Baca berita lengkapnya di sini.

Ke mana semua sampah plastik dari puluhan, ratusan tahun lalu pergi? Menurut penelitian, hanya satu persen sampah plastik berakhir di permukaan laut—lalu, ke mana sisanya? Jumlah yang tercecer di gunung sangat sedikit. Berakhir di perut binatang laut hanya berupa mikroplastik. Lalu, bagaimana dengan sampah-sampah makroplastik (ukuran besar seperti ember, mainan, botol, sikat gigi, sandal jepit) yang jarang ditemukan di permukaan air laut? Pertanyaan penuh misteri ini diberi nama “dark plastic“, paralel dari “dark matter“. Beberapa penelitian berusaha menguak misteri ini, dan sejauh ini kesimpulannya adalah: makroplastik (99% dari sampah plastik) menumpuk di dasar laut. Baca penjelasan lengkapnya di sini.

Fenty akan hadir di Avenue des Champs-Elysées untuk Paris Fashion Week. Merek mewah yang diluncurkan oleh Rihanna dengan LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton tersebut akan menguasai Galeries Lafayette Champs-Elysées dari tanggal 23 September sampai 23 Oktober tahun ini. Jadi, bisa dipastikan pintu masuknya akan didominasi oleh warna biru, warna khas Fenty. Ini akan menjadi pop-up dunia ketiga merek itu setelah menjejakkan kaki di distrik Marais, Paris bulan Mei lalu dan di The Webster di New York bulan Juni lalu. Baca berita lengkapnya di sini.