5 Hal yang Harus yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 18 Oktober 2021

Morning Briefing 18 Oktober 2021
Foto: www.canva.com

Hai! Monday is here! Jika kamu butuh berita untuk mencerahkan harimu: hari Rabu ini libur nasional! Tetap terapkan protokol kesehatan dan berikut lima berita terbaru dalam Morning Briefing 18 Oktober 2021.

Kemenkes: masyarakat yang mendapat dosis pertama sudah 51,62 persen.

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah penerima vaksin COVID-19 di Indonesia pada Minggu (17/10/2021) mencapai 107.503.228 orang. Hal ini berarti penerima vaksin dosis satu sebesar 51,62 persen dari target vaksinasi 208.265.720 orang. Sementara itu, penerima vaksin dosis kedua sebanyak 62.732.568 orang atau setara dengan 30,12 persen. (Liputan6)

Karantina lima hari untuk penumpang internasional.

Karantina lima hari bagi pelaku perjalanan dari Luar Negeri mulai berlaku di Bandara Soekarno-Hatta. Pemangkasan waktu karantina penumpang dari Luar Negeri dari delapan hari menjadi lima hari ini berdasarkan Surat Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR Bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Internasional. (Tempo)

Obat-obatan dan kosmetik wajib punya sertifikasi halal.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan obat-obatan, kosmetik, dan barang barang gunaan, wajib mengantongi sertifikat halal mulai kemarin, Minggu (17/10). Menurutnya, kewajiban sertifikasi ini demi menghindari potensi kesulitan, khususnya bagi pelaku usaha dalam menjaga keberlangsungan dan pengembangan usahanya. (CNN Indonesia)

ASEAN tidak melibatkan junta Myanmar dalam sebuah pertemuan khusus.

Negara-negara ASEAN setuju untuk mengundang hanya perwakilan non-politik dari Myanmar ke pertemuan regionalnya bulan ini. Langkah ini adalah sebuah hinaan terhadap pemimpin militer yang memimpin kudeta terhadap pemerintahan terpilih pada Februari lalu. Menteri Luar Negeri Singapura mengatakan bahwa langkah ini "sulit, tapi perlu, keputusan untuk menjaga kredibilitas ASEAN."

Grup beranggotakan 17 misionaris diculik di Haiti.

Sebuah grup dari Amerika Serikat beranggotakan 17 orang, termasuk anak-anak, diculik oleh gang kriminal bersenjata di Haiti. Para misionaris itu dalam perjalanan pulang ke rumah dari sebuah gedung panti asuhan pada Sabtu pagi ketika diculik. Sebagai informasi, sejak gempa bumi pada Agustus dan penembakan Presiden Jovenel Moise pada Juli, tingkat penculikan di Haiti berada dalam level terburuk di dunia. (The Guardian)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 18 Oktober 2021, jangan lupa mengecek daftar peralatan wajib makeup pengantin baru.