5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 17 November 2020

Morning Briefing 17 November
Foto: www.unsplash.com

Yellow! Jumlah kasus positif COVID-19 semakin membanyak, jadi mari tetap memakai masker saat keluar rumah, jaga jarak di tempat umum, dan cuci tanganmu dengan benar. Selamat menikmati hari ini, dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 17 November 2020.

Asesmen nasional pengganti UN digelar tahun depan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), pengganti Ujian Nasional (UN), akan digelar tahun depan. Yakni, SMP, SMA, Paket A, B, C sebelum puasa, pada Maret-April 2021. Sementara untuk SD akan dilakukan pada Agustus 2021. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan lancar, strategi yang dilakukan akan serupa dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Bagi sekolah yang tidak memiliki fasilitas komputer, akan menumpang di tempat pendidikan lain. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menekankan bahwa bahan ujian AKM tidak bisa dipelajari melalui bimbingan belajar, karena hanya akan menguji nalar siswa. (CNN Indonesia)

Arab Saudi hentikan penerbitan visa umroh untuk Indonesia.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kembali menghentikan sementara penerbitan visa umroh untuk calon jemaah asal Indonesia. Pemerintah negara tersebut saat ini sedang melakukan evaluasi dan pengaturan terhadap penyelenggaraan ibadah bagi warga Indonesia. Belum diketahui sampai kapan penghentian penerbitan visa umroh ini akan dilakukan. (Detik)

Update COVID-19 global: Vaksin Moderna efektif 94,5%, dan virus baru di Italia.

Moderna Inc mengatakan bahwa vaksin eksperimentalnya memiliki tingkat 94,5% dalam mencegah COVID-19 berdasarkan data dari uji klinis terakhir. Perusahaan ini menjadi perusahaan Amerika kedua yang mengumumkan hasil yang jauh melebihi ekspektasi di minggu yang sama dengan Pfizer. Sementara itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa coronavirus ini sudah beredar di Italia pada September 2019. Ini artinya virus ini sudah menyebar di luar China lebih awal dari yang diperkirakan.

Dan Jerman menggagalkan rencana mewajibkan pemakaian masker wajah di sekolah-sekolah Jerman setelah mendapat tentangan dari pemimpin negara bagian. Sementara itu Swedia membatasi pertemuan sosial hingga delapan orang (sebelumnya 300 orang). Negara ini sebelumnya menarik perhatian internasional karena respons tidak biasa dalam menghadapi pandemik. Dan WHO merekam 65 kasus di antara stafnya di kantor pusat di Switzerland. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 54.529.316, dengan 1.319.342 kematian, dan 35.053.106 sembuh. (The Guardian)

Brexit hampir mencapai deadline tanpa deal apapun.

Diplomat Uni Eropa memperingatkan Inggris bahwa waktu sudah hampir habis untuk mencapai kesepakatan Brexit. Bahkan mungkin sudah terlambat untuk mengesahkan perjanjian dalam bentuk apapun. Hampir lima tahun sejak kampanye referandum Brexit, Inggris dan UE masih belum mencapai kesepakatan tentang bagaimana kerjasama perdagangan senilai $1 triliun per tahun ini akan diatur. Jadwal final Inggris keluar dari UE adalah 31 Desember 2020. Saat ini, Perdana Menteri Boris Johnson sedang melakukan isolasi mandiri setelah kontak dengan seorang diplomat yang positif COVID-19. (Reuters)

SpaceX luncurkan empat astronot ke International Space Station.

Bersama NASA, SpaceX menjadi perusahaan swasta pertama yang berhasil mengirimkan empat astronot ke International Space Station (ISS). Astronot NASA Shannon Walker, Victor Glover, dan Michael Hopkins, serta astronot JAXA Soichi Noguchi meluncur dari Kennedy Space Center di Florida menuju ISS. Program luar angkasa SpaceX ini merupakan bagian dari Commercial Crew, di mana NASA memlih dua perusahaan swasta untuk membangun sistem peluncuran astronot ke ISS. SpaceX dipilih bersama Boeing oleh NASA pada 2014. Para astronot ini akan berada di ISS hingga Juni tahun depan (TechCrunch)

Selanjutnya: Selesai membaca Morning Briefing 17 November 2020, jangan lupa membaca penjelasan psikolog mengapa egois bukanlah hal yang buruk.