5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 17 Januari 2020

morning briefing
Foto: www.canva.com

Hi, kamu: seberapa sering kamu curhat kepada sobat baikmu? Dan apakah lebih sering memakai WhatsApp dan harus mengetik 500 kata? Ah, sungguh berbeda dengan kerbau. Tahukah kamu bahwa binatang tersebut curhat dengan menggunakan ‘moo’ mereka? Yap, menurut sebuah studi baru setiap kerbau ternyata memiliki karakter vokal yang berbeda-beda dan mengganti nada sesuai kondisi emosi saat itu. Wedew. Pesan moral: jaga sikap saat sedang berada di sekitar kerbau, karena tidak mau ‘kan menjadi bahan gosip mereka? Selamat menikmati hari ini dan berikut morning briefing 17 Januari 2020.

Jakarta akan memiliki empat mal baru.

Sepertinya masih belum cukup banyak mal di Jakarta. Konsultan properti Colliers International mengatakan bahwa akan ada empat mal baru di ibukota. Yakni, AEON Mall Southgate Tanjung Barat di Jakarta Selatan, Pondok Indah Mall 3, dan Mall at District 8 di daerah Sudirman Central Business District (SCBD) di Jakarta Selatan. Terakhir, Senayan Park di Taman Ria Senayan yang pernah mengalami masalah IMB, tapi sudah mendapatkannya dari pemerintah. Baca berita lengkapnya di The Jakarta Post.

IKEA Indonesia menarik produk travel mug dari pasaran.

Produk yang ditarik adalah travel mug TROLIGTVIS bertanda “made in India“. Penarikan tersebut dilakukan karena produk tersebut mengandung bahan kimia bernama Dibuthyl phthalate (DBP) dengan level melebihi batas aman. IKEA meminta seluruh pelanggan yang sudah terlanjur membeli produk itu untuk berhenti menggunakannya dan mengembalikannya ke IKEA terdekat meski tanpa tanda terima. Bagi yang sudah memiliki dan mengembalikannya, akan mendapatkan voucher. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

Virus misterius dari China ditemukan di Jepang.

Setelah seorang perempuan dikarantina di Thailand dan satu orang meninggal di China, seorang laki-laki Jepang positif terinfeksi coronavirus yang sama. Hal ini dikonfimasi pihak otoritas yang menyatakan pria berusia 30an asal Kanagawa tersebut diketahui terinfeksi virus itu saat menerima pengobatan pneumonia. Dikabarkan pria tersebut baru saja pulang dari Wuhan, sebuah kota di China. Akan tetapi, pria tersebut sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit dan sudah tidak lagi memperlihatkan gejala membahayakan. Sampai sejauh ini, para ilmuwan belum mengetahui lebih detail tentang virus yang telah menginfeksi 41 orang di Wuhan dan membunuh satu orang laki-laki berusia 61 tahun. Baca berita lengkapnya di Metro.

Google sedang mengembangkan untuk memberikan prakiraan cuaca yang lebih akurat.

Dengan menggunakan artificial intelligence, alat ini hanya membutuhkan 10 menit untuk memprediksi cuaca selama enam jam. Teknik ini disebut “nowcasting”. FYI, teknologi konvensional memerlukan tiga jam untuk mengeluarkan prediksi dan memmbutuhkan kekuatan komputer yang besar. Google berharap alat ini bisa digunakan untuk kepentingan yang lebih besar, seperti mencegah bencana dan bahkan bisa digunakan pilot untuk menghindari turbulensi. Meski begitu, karena masih dalam tahap awal, alat ini masih kesulitan memprediksi cuaca lebih dari enam dan di area yang lebih luas. Baca berita lengkapnya di The Times.

Masa depan Mindhunter season 3 tidak jelas.

Kabar tidak baik untuk penggemar serial thriller ini: Netflix belum bisa memberikan informasi kapan season 3 akan ditayangkan. Pasalnya, David FIncher, sutradara dan produser eksekutif seri tersebut, sedang sibuk mengerjakan Mank, film pertamanya untuk Netflix. Selain itu, Fincher juga sedang fokus memproduseri season 2 dari Love, Death and Roberts. Namun bukan berarti Mindhunter tamat karena menurut pihak Netflix, serial itu kemungkinan besar akan kembali lagi di masa yang akan datang. Kapan? *emoji angkat bahu diikuti dengan emoji berdoa*. Baca berita lengkapnya di Entertainment Weekly.

Jika sudah selesai membaca morning briefing 17 Januari 2020, lakukan ini jika beberapa minggu belakangan kamu merasa kesepian.