5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 16 Maret 2020

Morning Briefing 16 Maret 2020
Foto: www.canva.com

Hello! Jika mulai hari ini, kantormu memberlakukan sistem bekerja dari rumah—lakukan tips ini agar tetap produktif. Selebihnya, tetap jaga kesehatan diri dan orang -orang di sekitarmu. Jangan lupa mencuci tangan, menghindari menyentuh wajah dan lakukan social distancing sebisa mungkin. Anyway, selamat menikmati hari ini dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 16 Maret 2020.

Jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 117 orang.

Per Minggu (15/3), terdapat 21 kasus baru di Indonesia. Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan spesimen positif didominasi dari Jakarta, dengan 19 orang di Jakarta dan 2 di Jawa Tengah. Yurianto menyatakan bahwa kasus yang diumumkan hari ini merupakan pengembangan yang dilakukan terhadap pasien suspect sebelumnya. Dia juga menambahkan bahwa kepala daerah berhak untuk mengumumkan kasus COVID-19 kepada masyarakat dengan tetap mempertimbangkan untuk merahasiakan identitas pasien. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

Tenggat lapor SPT mundur sampai 30 April.

Jika setiap tahun pelaporan SPT dilakukan paling lambat bulan Maret, karena wabah COVID-19 Ditjen Pajak memberikan relaksasi batas waktu pelaporan dan pembayaran hingga 30 April 2020 tanpa dikenai sanksi keterlambatan. Hal ini dilakukan demi memberikan kemudahan dan kepastian kepada Wajib Pajak Orang Pribadi dalam menyampaikan SPT Tahunan tahun pajak 2019. Ditjen Pajak juga menutup pelayanan perpajakan yang dilakukan langsung, baik lewat Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) maupun Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di seluruh Indonesia. Penutupan layanan langsung ini dilakukan mulai 16 Maret hingga 5 April 2020 mendatang. Penyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dapat dilakukan memalui elektronik atau online. Baca berita lengkapnya di Detik.

Berita terbaru COVID-19 global: per Jumat WHO menyatakan bahwa sekarang Eropa adalah pusat pendemik.

Direktur WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyessus mendesak negara untuk mengambil tindakan agresif mobilisasi komunitas dan penjauhan sosial untuk menyelamatkan orang. Sementara itu, Austria melarang pertemuan lebih dari lima orang mulai hari ini, dan Romania mendeklarasikan status gawat darurat. Di sisi lain, Italia melaporkan lebih dari 1.440 kemarin dan mulai menerapkan “nationwide lockdown” mulai hari ini. Di Prancis, meski dilakukan penutupan di berbagai tempat non-esensial bagi publik (restoran, bioskop, kafe), pemilihan umum lokal tetap dilangsungkan. Baca berita lengkapnya di BBC.

Ratusan migran berhasil diselamatkan dari perahu yang tenggelam.

Sekelompok migran berjumlah 112 orang dari Afrika Utara diselamatkan dari perahu kecil yang tenggelam, dan mendarat di Malta kemarin. Para migran tersebut terdiri dari beberapa orang perempuan dan anak kecil, akan tetapi belum diketahui pasti status kewarganegaraannya. Sebagai informasi, jumlah migran yang datang ke Malta mengalami peningkatkan tahun ini, yakni sekitar 1500 pada awal Maret. Angka migran juga meningkat di Italia pada awal tahun, tapi jumlahnya merosot tajam setelah penyebaran coronavirus. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Bagaimana para miliarder dunia menghadapi coronavirus?

Sebagian orang terkaya di dunia melakukan donasi untuk menolong negara-negara yang paling terkena dampak COVID-19. Misalnya, Bill Gates, orang terkaya di dunia, mengumumkan bahwa Bill dan Melinda Gates Foundation akan memberikan $100 juta untuk membantu mendeteksi dan mengobati virus tersebut. Sementara, pendiri Alibaba Jack Ma, orang kedua terkaya di China mendonasikan $14 juta dari yayasannya untuk menolong mengembangkan vaksin. Airbnb CEO Brian Chesky mengumumkan lewat Twitter bahwa seluruh tamu Arbnb di dunia boleh membatalkan dan akan mendapatkan kembali uangnya. Baca berita lengkapnya di Forbes.

Usai menikmati Morning Briefing 16 Maret 2020, pastikan kamu membaca tips dari seorang ahli keuangan tentang bagaimana memastikan keuangan pribadi aman dalam situasi pandemik ini.

podcast button