5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 15 September 2021

Morning Briefing 15 September 2021
Foto: www.canva.com
Terakhir diperbarui:

Hai! Meski positivity rate Indonesia sudah berada di atas aman versi WHO, yuk tetap terapkan protokol kesehatan! Berikut lima berita terbaru dalam Morning Briefing 15 September 2021.

Sebanyak 30% pedagang pasar bangkrut karena pandemi.

Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) menyatakan sebanyak 30 persen pedagang yang membuka kios di pasar telah menutup usahanya akibat pandemi COVID-19. Rata-rata kios yang masih bertahan adalah sektor sayuran, buah-buahan, dan sembako. Sementara elektronik dan garmen mengalami kebangkrutan. Asparindo mengharapkan pemerintah membantu mengedukasi pedagang untuk menerapkan digitalisasi. (Medcom)

Positivity rate COVID-19 Indonesia di bawah batas aman WHO.

Per 12 September 2021, angka positivity rate COVID-19 Indonesia turun 3,05 persen. Angka ini berada di bawah batas aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 5 persen. Meski begitu, pemerintah mengharapkan kerja keras penanganan pandemi dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Pemerintah akan terus memperkuat penanganan pandemi dan menggencarkan program vaksinasi. (Liputan6)

Update COVID-19 global: Vaksin untuk anak usia 2 tahun, dan Putin isolasi mandiri.

Kuba akan mulai memberikan vaksin kepada anak berumur 2 tahun minggu ini. Artinya, negara ini adalah satu-satunya yang sejauh ini mengimunisasi anak dengan usia semuda itu. Sementara itu, Singapura mulai memberikan vaksin booster kepada warga di atas 60 tahun mulai kemarin seiring lonjakan kasus.

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir V. Putin sedang melakukan isoalsi mandiri setelah beberapa anggota terdekatnya positif terinfeksi virus ini. Dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte memutuskan untuk tetap menutup SMP dan SMA dengan alasan siswa dan keluarganya perlu dilindungi dari virus ini.

Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 225.389.505, dengan 4.642.054 kematian, dan sebanyak 5.736.218.898 dosis vaksin sudah diberikan. (New York Times)

Negara pendonor berikan $1,1 miliar untuk bantu Afganistan.

Para negara pendonor berjanji akan memberikan bantuan lebih dari $1,1 miliar untuk membantu Afganistan, di mana kemiskinan dan kelaparan semakin parah sejak Taliban mengambil alih kekuasan. Sekretaris Jenderal PBB, Antonia Guterres, mengatakan setelah mengalami perang selama berdekade, warga Afgan saat ini sedang menghadapi “kemungkinan masa tersulit mereka”. (Reuters)

Startup unicorn baru Indonesia dan Asia Tenggara: Xendit.

Xendit, sebuah aplikasi finansial digital (fintech), kemarin mengumumkan telah menggalang dana $150 juta di seri pendanaan C, sehingga membuat valuasinya seharga $1 miliar. Seri pendanaan ini dipimpin oleh Tiger Global Management, dengan partisipasi dari investor yang sama dengan sebelumnya, Accel, Amasia dan Goat Capital. Tahun lalu Xendit melakukan ekspansi ke Filipina. (TechCrunch)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 15 September 2021, jangan lupa mengecek cara mengobati dan mencegah wasir dari dokter.