5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 15 Januari 2020

morning briefing 15 Januari 2020
Foto: www.canva.com

Hai kamu, selamat pagi! Apakah ada sesuatu yang membuatmu pagi ini atau kemarin mengeluarkan sumpah serapah? Misalnya, terlambat bangun atau baru menyadari belum membayar tagihan kartu kredit? Da*n! Tidak perlu merasa bersalah setelah mengeluarkan kata-kata yang memiliki banyak asterisk tersebut, karena berbagai penelitian menyimpulkan bahwa mereka yang memiliki banyak kosa kata makian, ternyata lebih jujur dan pintar. Hah, leganya! Well, have a fu**ing great Wednesday dan nikmati morning briefing 15 Januari 2020 berikut ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kesal karena dana daerah ratusan triliun tidak digunakan.

Per November 2019 total dana daerah yang menganggur di rekening kas umum daerah (RKUD) adalah Rp186 triliun. Menurut Sri Mulyani dana daerah rajin diberikan pusat, tapi akhirnya hanya mengendap di rekening. Padahal bisa digunakan dan dibelanjakan untuk meningkatkan kegiatan di daerah. Dia menambahkan bahwa hal tersebut menjadi salah satu sorotan pemerintah untuk 2020. Baca berita lengkapnya di Kompas.

Netflix masih diblokir jaringan Telkom.

Pernyataan ini dikeluarkan oleh pihak Telkom setelah beredar berita bahwa sejumlah pelanggannya bisa mengakses Netflix dari Telkomsel dan Indihome. Apakah ada kemungkinan bisa diakses di kemudian hari? Perwakilan Netflix mengatakan bahwa perusahaannya masih berdiskusi dengan Telkom. FYI, Netflix telah diblokir oleh jaringan yang tergabung dalam Telkom grup sejak 2016. Perusahaan plat meah itu mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan karena Netflix masih belum mematuhi aturan tentang konten media. Baca berita lengkapnya di The Jakarta Post.

Kolombia adalah negara dengan paling banyak kasus pembunuhan terhadap para aktivis.

Sebuah laporan dari Front Line Defenders menyatakan bahwa di tahun 2019, terdapat 103 kasus pembunuhan di negara tersebut. Sementara di urutan kedua adalah Filipina (43 pembunuhan), diikuti dengan Brasil, Honduras dan Meksiko. Para aktivis yang tewas tersebut memperjuangkan banyak isu, termasuk lingkungan, kebebasan berbicara, hak LGBTQ+, dan lahan milik penduduk asli. Laporan tersebut juga menyebutkan 13% aktivis yang dibunuh adalah perempuan. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Pesanan terhadap pesawat Boeing berada di titik terendah dalam 11 tahun terakhir.

Sepanjang 2019, Boeing hanya menerima 54 pesanan dan penyebabnya diperkirakan karena pelarangan terbang 737 MAX miliknya. Angka ini membuatnya kalah jauh dengan pesanan yang diterima oleh Airbus, yakni sebanyak 768 sepanjang 2019. Kekalahan ini untuk pertama kalinya dirasakan oleh Boeing dalam kurun waktu delapan tahun. Perusahaan bermarkas di Chicago itu mengatakan beberapa pelanggan membatalkan pesanan tiga 787-9 di Desember dan satu pelanggan lain urung membeli satu pesawat jenis 787-8. Para analis memperkirakan Boeing merugi $1 miliar per bulan. Sampai saat ini, Boeing masih berusaha memperbaiki seri MAX, meski belum ada kejelasan tentang kapan pesawat tersebut akan mendapatkan ijin terbang lagi. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Grindr mengirimkan informasi pribadi dan lokasi penggunanya kepada lusinan perusahaan iklan.

Temuan ini dilaporkan oleh Norwegian Consumer Council yang juga menyatakan bahwa aplikasi lain yang juga berada di bawah naungan Match Group (OkCupid dan Tinder) pun melakukan hal yang sama. Laporan baru ini akan ditindaklanjuti oleh para pembuat kebijakan di Amerika dan Eropa untuk mengetahui apakah praktik tersebut menyalahi aturan privasi. Dalam sebuah pernyataan resmi, Match Group mengatakan bahwa perusahaan tersebut menjunjungi tinggi privasi dan hanya akan membagikan informasi tertentu berdasarkan hukum yang berlaku. Baca berita lengkapnya Business Insider.

Semoga setelah morning briefing 15 Januari 2020 membuatmu semakin semangat. Dan bocoran dari ahli karier di Google ini akan membuatmu semangat memperbaharui resume.

podcast button