5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 12 November 2020

Morning Briefing 12 November 2020
Foto: www.canva.com

Oh yeah, satu hari lagi menuju Jumat! Tetap pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak di tempat publik, dan cuci tangan dengan benar. Berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 12 November 2020.

Perjanjian mengurangi hambatan non-tarif untuk barang esensial di ASEAN.

Bersama dengan anggota ASEAN lain, pemerintah indonesia ikut menandatangani perjanjian yang mengurangi hambatan non-tarif dari 152 produk medis. Termasuk barang-barang yang digunakan secara langsung dalam menangani pandemi, tapi tidak termasuk makanan. Perjanjian ini bisa memberikan efek positif untuk impor dan ekspor Indonesia yang mengalami penurunan dari Januari hingga September ini. Meski begitu perjanjian ini bersifat “political gesture” sehingga tidak ada sangsi jika ada negara yang tidak mengikutinya. Perjanjian ini akan berlaku selama dua tahun. (The Jakarta Post)

Laporan perdana uji klinis vaksin Sinovac sedang dipersiapkan.

Hasil laporan akan disampaikan ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), ditargetkan pada akhir Desember 2020. Di dalam laporan ini akan tertuang data uji klinis dari seluruh atau 1.620 orang relawan yang telah semuanya divaksinasi dua kali dalam rentang dua minggu. Vaksinasi digelar mulai Agustus hingga selesai pada awal November 2020. Data ini bersifat tertutup dan rahasia, dan akan dibuka lagi untuk laporan final yang diterbitkan sekitar Maret-April 2021. Dari hasil laporan perdana Desember nanti, tim riset vaksin berharap Badan POM bisa memberikan izin untuk penggunaan vaksin secara terbatas. Jika prosesnya berjalan lancar dan vaksin terbukti aman serta ampuh menangkal COVID-19, maka pada Januari 2021 imunisasi massal sudah bisa digelar. (Tempo)

Update COVID-19 global: Singapura wajibkan tes dari negara berisiko tinggi, dan Brasil mulai lagi uji coba vaksin China.

Singapura mewajibkan hasil tes PCR kepada pendatang yang berasal dari negara-negara berisiko tinggi, seperti Indonesia, India, atau Filipina. Kebijakan yang sama juga berlaku untuk penumpang transfer mulai dari 17 November. Semua pendatang, kecuali warga negara dan residen tetap, harus melakukan tes PCR 72 jam sebelum kedatangan. Dan pengunjung ini masih tetap harus melakukan karantina dan tes setelah masa karantina berakhir.

Sementara itu, pemerintah Brasil kembali memulai uji klinis tahap akhir dari vaksin Sinovac, milik China. Dua hari yang lalu uji coba ini dihentikan karena “kejadian buruk”, yakni salah seorang sukarelawannya meninggal. Akan tetapi, banyak pihak mengatakan bahwa vaksin tersebut tidak ada hubungannya dengan kematian yang diduga adalah aksi bunuh diri. Sementara itu, sebuah uji coba klinis dimulai di Australia untuk mengetahui apakah tetesan hidung yang mengandung antibodi ayam bisa memberikan perlindungan sementara terhadap infeksi COVID-19. Dan dari Korea Selatan dilaporkan bahwa angka pengangguran mencapai level tertinggi sejak enam bulan terakhir, karena banyak perusahaan menunda mempekerjakan karyawan. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 51.636.989, dengan 1.275.124 kematian, dan 33.638.712. (Financial Times)

Partai oposisi tuntut pemilu ulang di Myanmar.

Partai Pembangunan dan Persatuan Pembangunan (USDP) mendesak pihak otoritas mengadakan pemilu ulang secepatnya. USDP menuduh ada kecurangan, termasuk kotak suara dan kertas suara yang berkualitas rendah dan dugaan suap yang dilakukan NLD kepada pemerintah. Desakan ini dilayangkan setelah Liga Nasional Demokrasi (NLD) diprediksi meraih kesuksesan besar di pemilu ini, dengan kemenangan lebih dari 80% kursi parlemen. Kemenangan ini menjadi sebuah berita bagus untuk Aung San Suu Kyi, yang periode jabatan pertamanya mengalami banyak krisis dan belum bisa memenuhi ekspektasi publik yang tinggi. NLD menuntut bukti, sementara pihak militer mengatakan pemilu berlangsung dengan “sukses”. (Reuters)

Mad Mikkelsen gantikan Johnny Depp di Fantastic Beasts 3.

Diberitakan bahwa Mads Mikkelsen (aktor Denmark yang dikenal lewat serial TV Hannibal) menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan Johnny Depp sebagai Grindelwald di Fantastic Beast 3. Kabarnya, David Yates, sang sutradara, merupakan penggemar Mikkelsen. Depp diminta oleh Warner Bros untuk mengundurkan diri dari film tersebut setelah kalah di pengadilan dalam kasus “pemukul istri”. Pihak Warner Bros berencana agar jadwal perilisannya sesuai dengan jadwal, yakni musim panas 2022 (sebelumnya 12 November 2021). Aktor pemeran utama, Eddie Redmayne dan Jude Law sedang syuting. (Deadline)

Selanjutnya: Setelah membaca Morning Briefing 12 November 2020, jangan lupa membaca tentang bagaimana mengajarkan body image (bukan body goals) yang positif kepada anak.