5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 12 Mei 2021

Morning Briefing 12 Mei 2021
Foto: www.pexels.com
Terakhir diperbarui:

Hola! Apakah hari ini kamu sudah libur, dan sibuk menyiapkan Lebaran meski hanya akan di rumah saja? Tetap terapkan protokol kesehatan, ya. Dan berikut lima berita yang terangkum dalam Morning Briefing 12 Mei 2021.

Pemerintah tetapkan Lebaran jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021.

Kementerian Agama menetapkan 1 syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah menggelar sidang isbat. Kementerian Agama melakukan rukyatul hilal pada 88 titik di seluruh Indonesia. (Tempo)

Kasus positif dan kematian bertambah.

Setelah sempat menurun, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali naik beberapa hari ini. Per Selasa (11/5), jumlah kasus positif bertambah 5.021, sehingga totalnya menjadi 1.723.596 kasus. Sementara itu, kasus kematian bertambah 247 kasus di hari yang sama sehingga total kematian karena virus ini menjadi 47.465 kasus. Dan terdapat 12 zona merah, antara lain Pekanbaru, Palembang, Tabanan (Bali), Deli Serdang (Sumatera Utara), Majalengka. (CNN Indonesia)

Update COVID-19 global: Vaksin dan pembatasan sosial.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-Ocha mengingatkan bahwa kasus lokal mungkin meningkat dalam beberapa minggu ke depan. Sementara itu, Hanoi melarang pertemuan sosial berukuran besar. Dan New Delhi memperpanjang lockdown, sementara Singapura menerapkan restriksi baru sehingga mengalami kekurangan tenaga kerja asing.

Para gubernur di Jepang sedang menyusun sebuah rekomendasi untuk meminta pemerintah pusat untuk menerapkan status gawat darurat nasional. Sementara Hong Kong yang kesulitan membujuk warganya untuk mendapatkan vaksin, membatalkan aturan yang mengharuskan semua pekerja asing divaksin sebelum mengajukan permohonan visa.

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini - 31 Maret 2021

Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total COVID-19 global adalah 159.073.559, dengan 3.306.550 kematian, dan 95.133.662 sembuh. (Bloomberg)

Sudah 100 hari junta berkuasa di Myanmar.

Seratus hari setelah militer menggulingkan pemerintah terpilih dan menyebabkan negara mengalami krisis terburuk dalam berdekade, demontran masih terus memadati kota dan jalan-jalan di Myanmar. Junta kesulitan untuk memimpin Myanmar sejak merebut kekuasan pada 1 Februari, dengan unjuk rasa protes terhadap junta dan kampanye sipil membuat bisnis lumpuh.

Meski menerima sanksi ekonomi terbatas dari Amerika Serikat dan Uni Eropa dan negara lain, junta tidak memperlihatkan tanda akan melakukan kompromi. (Reuters)

24 warga Palestina dan dua warga Israel tewas di serangan Gaza.

Jet Israel dan militan di Gaza saling melakukan serangan udara dengan roket yang berlangsung hampir non-stop sejak Senin dan membunuh 24 orang Palestina, termasuk sembilan orang anak. Sementara itu, dua orang perempuan Israel meninggal dan lainnya terluka.

Setelah ketegangan selama berminggu-minggu di Yerusalem, Hamas menembakkan rentetan roket ke arah kota suci itu pada Senin malam. Ini dipercaya sebagai pertama kalinya Hamas menarget Yerusalem dalam tujuh tahun terakhir. (The Guardian)

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 12 Mei 2021, jangan lupa mengecek apakah kamu termasuk extrovert atau ambivert.