5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 12 Februari 2020

Morning Briefing 12 Februari 2020
Foto: www.canva.com

Seandainya kamu penasaran mengapa Eminem bisa tampil di Oscar 2020, ini alasannya: karena dia tidak hadir di tahun 2003. FYI, lagu “Lose Yourself” (yang dibawakannya hari Minggu kemarin) menang Best Original Song untuk film 8 Mile 17 tahun yang lalu, tapi dirinya absen. Itulah sebabnya dia menyanyikannya tahun ini. Semoga penjelasan ini membuat rasa penasaranmu terjawab dan lebih bisa menikmati hari ini dengan maksimal. Dan berikut lima berita penting yang terangkum dalam Morning Briefing 12 Februari 2020.

Pemerintah RI tidak akan memulangkan WNI bekas anggota ISIS.

Usai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Menkopolhukam Mahfud Md menyampaikan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana memulangkan ratusan WNI yang pernah menjadi anggota ISIS. Menurut data yang diberikan CIA, sebanyak 689 WNI pernah tergabung menjadi ISIS—288 di antaranya sudah teridentifikasi. Sementara untuk anak di bawah 10 tahun, pemerintah akan melakukan pertimbangan dan analisa per kasus. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

Penerimaan pajak negara selama 2019 tidak sesuai harapan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Penyuluhan dan Pelayanan Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama, yang juga menyatakan bahwa penerimaan pajak meningkat, tapi masih belum sesuai harapan. Menurutnya, pertumbuhan penerimaan pajak 2019 hanya 1,4 persen atau senilai Rp1.332 triliun dibandingkan 2018. Beberapa penyebab hasil yang mengecewakan ini adalah perang tarif Amerika Serikat-China dan harga sawit yang turun sepanjang 2019. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Dalam satu hari, coronavirus menyebabkan 100 lebih orang meninggal.

Pada Senin (10/02) tercatat 108 orang meninggal akibat coronavirus, 103 di antaranya di Hubei, provinsi tempat pertama kali virus ini dideteksi. Ini artinya angka total kematian akibat virus baru ini sudah mencapai 1.016 di China, dan 1.018 secara global. Pihak otoritas kesehatan negara tersebut mengatakan ada 42.638 orang yang terinfeksi dan 4000 telah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit. Sementara itu, sebuah tim ahi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendarat di China pada hari yang sama. Rencananya, tim ahli yang lebih besar akan bergabung dalam waktu dekat. Baca berita lengkapnya di Sky News.

Kamboja kemungkinan besar akan dikeluarkan dari skema hak perdagangan istimewa karena pelanggaran HAM.

Pasalnya, belum ada tanda-tanda perbaikan situasi HAM di negara tersebut bahkan setelah satu tahun berlalu sejak Uni Eropa memberikan wanti-wantinya. Peringatan ini disampaikan oleh UE pada Februari lalu dan masa tenggatnya akan berakhir hari ini, 12 Februari 2020. Skema hak perdagangan istimewa yang diberi nama Everything But Arms (EBA), ini mengijinkan 47 negara terbelakang (versi PBB) untuk mengekspor berbagai komoditas selain senjata, tanpa tarif. Menurut perkiraan, nilai perdagangan antara Kamboja dan UE mencapai [$]4 miliar. Meski belum ada keputusan final tentang suspensi ini, diperkirakan bahwa industri tekstil dan makanan yang akan paling merasakan dampaknya. Suspensi ini dipertimbangkan setelah ketua partai opisisi, Partai Penyelamat Nasional Kamboja, Kem Sokha, ditangkap dan dituduh melakukan pengkhianatan pada September 2017. Baca berita lengkapnya di Aljazeera.

Greta Thunberg memiliki serial televisi sendiri.

Aktivis asal Swedia berusia 17 tahun tersebut baru saja menandatangani sebuah kontrak untuk program televisinya sendiri. Diproduksi oleh Science Unit milik BBC Studios, acara televisi berbentuk dokumenter ini akan mengikuti perjalanannya keliling dunia untuk menyampaikan kampanye pemanasan global. Tidak hanya itu, di serial ini juga akan diperlihatkan tantangan dan kesulitan yang dialaminya sebagai remaja yang beranjak dewasa. Belum ada informasi dan detail kapan serial ini akan ditayangkan. Baca berita lengkapnya di BBC News.

Setelah menikmati Morning Briefing 12 Februari 2020, wajib membaca ini sebelum melanjutkan aktivitasmu.

podcast button