5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 11 Mei 2020

Morning Briefing 11 Mei 2020
Foto: www.canva.com

Hello, kamu! Senin lagi dan kembali beraktivitas seperti biasa. Jika kamu memilih untuk tidak mengganti daster, silakan saja. Hanya pastikan mencuci tangan, menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap di rumah dan pakai masker dan jaga jarak saat keluar rumah. Dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 11 Mei 2020.

Rencana buka sekolah dan mal Juni mendatang masih dibahas. 

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Menurutnya, hal itu dapat terlaksana apabila jumlah kasus COVID-19 di tanah air menurun. Pembahasan ini dilakukan dalam rapat mingguan yang dipimpin langsung oleh presiden. Sebelumnya, beredar pesan berantai tentang tahapan pemulihan ekonomi akibat pandemik COVID-19. Pesan berantai berisikan usulan fase skenario pemulihan ekonomi, yang terbagi dalam lima fase yang dimulai dari 1 Juni hingga akhir Juli. Baca berita lengkapnya Liputan6.

Garuda Indonesia terbang lagi.

Ada 37 rute domestik yang sudah kembali beroperasi, tapi terbatas hanya digunakan oleh mereka yang memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Sementara itu, sejumlah destinasi lain di antaranya ke China dan Timur Tengah, masih ditunda sampai 31 Mei. Sesuai kebijakan pemerintah tentang pengendalian transportasi di masa pandemik, hanya penumpang dengan tujuan tertentu yang diperbolehkan melakukan perjalanan, termasuk mereka yang akan melaksanakan tugas kedinasan dan kepentingan umum. Baca berita lengkapnya di Detik.

Update COVID-19 global: kasus baru Korea Selatan meningkat dan diperkirakan angka pengangguran di Amerika semakin memburuk.

Korea Selatan melaporkan 34 kasus baru selama 24 jam, 26 kasus di antaranya terinfeksi secara lokal dan sisanya merupakan kasus impor. Kantor berita Yonhap mengatakan bahwa ini pertama kalinya kasus di sana bertambah lebih dari 30 dalam sebulan. Sementara Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin mengatakan bahwa angka pengangguran di negara tersebut akan semakin memprihatinkan. Per April, angka pengangguran mencapai 14,7%—memecahkan rekor Perang Dunia Kedua yakni 10,8% pada November 1982. Dan negara bagian terbesar di Australia, Sydney, akan mulai membuka restoran, taman, dan kolam renang per 15 Mei ini. Sebaliknya, di Malaysia, pembatasan gerak dan bisnis akan diperpanjang sampai 9 Juni. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global tadi malam (10/5) adalah 4.053.701, dengan 279.791 meninggal dan 1.386.631 sembuh. Baca berita lengkapnya di Reuters.

Tiga anak meninggal akibat sindrom langka.

Pada Jumat minggu lalu, Gubernur New York Andrew Cuomo mengonfirmasi bahwa seorang anak laki-laki meninggal yang diperkirakan berhubungan dengan coronavirus dan sindrom yang mirip penyakit Kawasaki. Penyakit yang sama juga menyebabkan dua anak meninggal di negara-negara bagian lain. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa sindrom ini bisa membahayakan anak-anak yang sebelumnya dianggap kebal terhadap penyakit yang disebabkan COVID-19. Departemen Kesehatan New York telah bekerja sama dengan New York Genome Center dan the Rockefeller University untuk mencari tahu apakah sindrom ini bersifat genetik. Sindrom ini dikabarkan juga terjadi di Inggris, Italia, dan Spanyol. Baca berita lengkapnya di Sky News.

Facebook menghadirkan desain situs versi dark mode.

Dalam pengumumannya Jumat minggu lalu, Facebook versi desktop dengan desain baru bisa dinikmati semua orang. Di sebuah unggahan blog, Facebook mengatakan situs baru itu akan memberikan pengalaman yang “lebih cepat, mudah digunakan dan memanjakan mata dengan dark mode.” Dark mode ini memang menjadi versi terbaru yang paling ditunggu, meski ada perubahan besar lain yang diberikan oleh media sosial ini. Termasuk, News Feed yang lebih langsing. Selain itu, banyak ruang kosong di bagian kanan dan kiri, ikon yang lebih besar dan menu bar yang lebih mudah digunakan. Untuk yang ingin mendapatkan desain baru, lakukan ini: klik panah bawah di bagian ujung menu bar dan klik “switch to new Facebook” dan klik panah yang sama serta aktifkan dark mode. Baca berita lengkapnya di The Verge.

Selanjutnya: sesudah menikmati Morning Briefing 11 Mei 2020, pastikan kamu tahu tentang aturan screen time anak selama pandemik.

podcast button