5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 10 Juli 2020

Morning Briefing 10 Juli 2020

Thank. God. It. Is. Friday! Selamat menikmati hari ini dan akhir pekan, tetap pakai masker saat keluar rumah dan jaga jarak, serta cuci tangan secara teratur. Plus, jaga kesehatan mental dan fisik. Dan berikut lima berita baru yang terangkum dalam Morning Briefing 10 Juli 2020.

Target pemerintah 200 ribu unit tes bulan ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro yang mengatakan pemerintah akan mulai produksi unit tes cepat atau rapid test inovasi dalam negeri. Bulan ini targetnya adalah 200 ribu unit, dan bulan depan dipastikan bisa mencapai 400 ribu unit. Sejumlah alat tes ini sudah dilakukan uji akurasi dan uji skrining. Tahap berikutnya ialah terus menemukan mitra industri yang bisa memproduksi dalam skala besar dan kualitas teruji. Baca berita lengkapnya di Medcom.

WNI masuk Bali wajib tunjukkan hasil tes rapid.

Bali mulai membuka pintu untuk turis lokal. Jika sebelumnya WNI yang hendak memasuki Bali wajib menunjukkan hasil negatif dari tes swab, tapi dalam aturan baru hanya perlu menunjukkan hasil nonreaktif dari tes rapid. Hasil tes rapid ini memiliki masa berlaku 14 hari sejak diterbitkan oleh rumah sakit rujukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain tes rapid, WNI yang hendak masuk ke Bali juga wajib mengisi form pendataan di https://cekdiri.baliprov.go.id/ dan dapat menunjukkan QRCode kepada petugas verifikasi. Secara keseluruhan, Indonesia memiliki 70.736 kasus COVID-19, dengan 3.417 kasus kematian dan 32.651 kasus sembuh. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

Update COVID-19 global: WHO tentang penularan airborne indoor dan China tunda semua acara olahraga internasional.

WHO mengatakan transmisi airborne bisa terjadi saat dikombinasikan dengan transmisi droplet, seperti saat latihan paduan suara, di restoran dan kelas fitness. Sementara itu, China memutuskan untuk menunda semua acara olahraga international tahun ini, termasuk WTA Final di Shenzhen di November dan turnamen ATP. Dari India dilaporkan terjadi peningkatan satu hari terbanyak, dengan 24.879 kasus baru dalam waktu 24 jam. Dan Hong Kong menyatakan terdapat 42 kasus baru, 34 di antaranya tranmisi lokal,

Lima juta orang di Melbourne memulai masa lockdown kembali, beberapa minggu setelah restriksi sebelumnya dihentikan. Residen di sana harut tinggal di rumah karena ada peningkatan kasus. Dari Tokyo dilaporkan, terdapat 224 kasus baru kemarin, memecahkan rekor sebelumnya yakni 206 infeksi pada 17 April. Menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah kasus COVID-19 global adalah 12.093.782, dengan 550.689 meninggal, dan 6.640.332 sembuh. Baca berita lengkapnya di Aljazeera.

Walikota Seoul ditemukan meninggal.

Park Won-soon, walikota kota Seoul, ditemukan meninggal hari ini (10/7), setelah polisi melakukan pencarian besar-besar. Tubuhnya ditemukan di gunung Bugak di selatan Seoul, dekat lokasi terakhir sinyal ponselnya terdeteksi. Ratusan polisi menggunakan drone dan anjing pelacak mencari walikota ini pada Kamis setelah dilaporkan hilang oleh anaknya. Sebagai seseorang yang sudah menjabat walikota lama, Park merupakan salah satu politikus paling berpengaruh dan berperan dalam keberhasilan respons cepat dalam penanganan pandemik. Dia dilihat sebagai kandidat presiden yang potensial untuk pemilu 2022. Baca berita lengkapnya di Reuters.

TikTok mencabut 49 juta video dalam enam bulan.

Sepanjang enam bulan terakhir di 2019, TikTok mencabut lebih dari 49 juta video di seluruh dunia karena melanggar aturan. Pada Desember lalu, perusahaan ini mengatakan bahwa seperempat konten yang dicabut karena “aktivitas seksual dan adult nudity.” Sementara seperempat lain karena menggambarkan kekerasan dan tindakan ilegal. Video berisi pelecehan dan ujaran kebencian tidak terlalu banyak, hanya sekitar 1 dan 3 persen. Sebagian besar video yang dicabut berasal dari India dan Amerika Serikat. Angka ini jauh lebih besar dengan YouTube yang hanya mencabut 14,7 juta video di periode yang sama. Baca berita lengkapnya di The Verge.

Selanjutnya: Usai membaca Morning Briefing 10 Juli 2020, pastikan mengecek apakah pisang bisa menyebabkan sembelit atau melancarkan pencernaan.

error: Konten dilindungi !!