5 Hal yang Perlu Kamu Tahu Hari Ini – 1 Juli 2020

Morning Briefing 1 Juli 2020
Foto: www.rawpixel.com

Hi! Hari pertama di bulan Juli. FYI,  112 tahun yang lalu, tepatnya 1 Juli 1908, SOS untuk pertama kalinya diadopsi sebagai sinyal bahaya secara internasional. Jadi, jangan ragu untuk mengirimkan sinyal ‘butuh pertolongan’ kepada orang-orang terdekat jika pandemi dan new normal ini membuatmu stres. Dan pastinya, tetap pakai masker dan cuci tangan dengan rajin. Selamat menikmati hari ini dan lima terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 1 Juli 2020.

Iuran BPJS Kesehatan naik hari ini.

Kenaikan iuran berlaku untuk peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Berdasarka peraturan baru, iuran peserta mandiri kelas I akan naik dari Rp80 ribu menjadi Rp150 ribu. Sementara iuran mandiri kelas II menjadi Rp100 ribu per bulan (sebelumnya Rp51 ribu), dan iuran mandiri kelas III naik dari Rp25.500 menjadi Rp35 ribu. Namun, peserta mandiri kelas III masih bisa menikmati tarif lama Rp25.500 karena ada bantuan subsidi dari pemerintah. Peserta kelas ini baru membayar penuh iuran sebesar Rp35 ribu mulai 1 Januari 2021. Sebelumnya, iuran BPJS Kesehatan pernah mengami kenaikan per 1 Januari 2020. Baca berita lengkapnya di CNN Indonesia.

Jumlah tertinggi pasien meninggal di Indonesia.

Kementerian Kesehatan mengumumkan sebanyak 71 orang meninggal akibat coronavirus kemarin, dan ini adalah angka kematian satu hari tertinggi sejak wabah COVID-19 terjadi di Indonesia. Jawa Timur dilaporkan memiliki pasien meninggal terbanyak, yakni 30 orang, diikuti oleh Papua (8 orang), dan Sumatera Selatan dan Jakarta (masing-masing 7 orang). Juru bicara penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan terdapat 1.293 kasus baru kemarin, dengan jumlah terbanyak terjadi di Jawa Timur. Diikuti Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Sejauh ini (30/6), tercatat ada total 56.385 pasien, dengan 2.876 meninggal dan 24.806 sembuh. Baca berita lengkapnya di Jakarta Post.

China sahkan undang-undang keamanan nasional untuk Hong Kong.

Pengesahan ini dilakukan kemarin dan merupakan perubahan paling radikal sejak Hong Kong kembali ke China 23 tahun yang lalu. Detail UU ini masih belum dirilis, tapi yang pasti isinya berhubungan dengan penanganan subversi, terorisme, separatisme dan berkolusi dengan pemerintah asing. Pemimpin Hong Kong Carrie Lam sendiri menerima pengesahan UU tersebut dan mengatakan hukum tersebut berlaku kemarin. Menanggapi UU yang dikhawatirkan akan merusak kebebasan rakyat Hong Kong dan dikabarkan bisa memberikan hukuman seumur hidup ini, aktivis pro-demokrasi Joshua Wong mengatakan bahwa ini adalah “tanda berakhirnya Hong Kong yang dikenal dunia.” Baca berita lengkapnya di Reuters.

Update COVID-19 global: uji ulang obat malaria dan Uni Eropa buka pintu bagi 14 negara.

Obat anti-malaria hydroxychloroquine dan chloroquine kembali diuji oleh Inggris untuk mengetahui apakah bisa mencegah infeksi COVID-19. Sementara itu, Uni Eropa setuju untuk mengijinkan traveler dari 14 negara yang datang untuk tujuan non-esensial. Amerika Serikat tidak termasuk dalam daftar ini, dan traveler China akan diijinkan masuk jika memperbolehkan traveler dari UE. Dari India dilaporkan, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan bahwa angka kematian sudah bisa dikendalikan, meski masih dalam kondisi krisis. Terdapat hampir 560.000 kasus infeksi dan lebih dari 16.000 pasien meninggal di sana. Dan menurut PBB, pandemi ini menjungkirbalikkan kemajuan untuk mengakhiri pernikahan anak dan female genital mutilation (FGM) jutaan anak di seluruh dunia. Sementara itu, para peneliti dari Amerika Serikat menemukan jenis flu babi yang bisa menyebabkan pandemik. Namanya G4 yang merupakan turunan genetik dari H1N1 yang menyebabkan pandemik pada 2009. Dan menurut mesin penghitung Johns Hopkins University, jumlah total kasus COVID-19 global adalah 10.424.992, dengan 509.706 meninggal dan 5.262.705 sembuh. Baca berita lengkapnya Aljazeera.

Spotify dengan lirik lagu.

Diluncurkan di 26 negara, termasuk India dan negara-negara Asia Tenggara, Spotify meluncurkan fitur real-time lyrics, kemarin. Di negara fitur ini tersedia, para pengguna bisa mengakses fitur ini dengan mengklik kartu “lirik” di bagian bawah layar “Now Playing.” Lirik ini disediakan oleh Musixmatch dan akan diperlihatkan dalam bahasa asli lagu. Sebenarnya, servis ini sudah pernah bekerja sama dengan Musixmatch tapi memutuskan hubungannya pada 2016. Baca berita lengkapnya The Verge.

Selanjutnya: usai membaca Morning Briefing 1 Juli 2020, baca mengapa vagina bisa terasa nyeri setelah berhubungan seks.