5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 1 April 2020

Morning Briefing 1 April 2020
Foto: www.canva.com

Hello! Bulan baru nih dan April Mop, dan mari berharap badai ini segala berlalu. Yep, seperti yang sudah kamu duga, lagi-lagi pendahuluan hari ini adalah: cuci tangan yang rajin, pakai masker jika keluar rumah, jaga jarak aman, dan tetap di rumah. Selebihnya, semoga harimu menyenangkan dan berikut lima berita terbaru yang terangkum dalam Morning Briefing 1 April 2020.

Pemerintah menggratiskan listrik bagi pelanggan 450 VA untuk tiga bulan ke depan.

Guna membantu kesejahteraan masyarakat lapisan bawah setelah pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pemerintah memberikan melonggarkan pembayaran listrik. Kelonggaran ini akan diberikan selama tiga bulan ke depan, yakni April, Mei, dan Juni 2020. Pelanggan listrik yang mendapatkan keringanan ini adalah pelanggan listrik 450 VA (gratis) dan pelanggan 900 VA (didiskon 50%). Sebelumnya pemerintah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat karena menilai penyakit COVID-19 merupakan penyakit dengan faktor risiko tinggi. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

Pilkada 2020 resmi ditunda.

Dan jadwal baru pelaksaan Pilkada 2020 akan sangat bergantung pada kondisi perkembangan status COVID-19 di Indonesia. Menteri Dalam Negeri TIto Karnavian menyatakan bahwa fokus Kemendagri saat ini adalah memobilisasi sumber daya nasional dan daerah untuk mengurangi dampak virus tersebut. Menurutnya, setelah kondisi kembali kondusif dan wabah COVID-19 tuntas, maka pemerintah bersama dengan DPR, KPU, Bawaslu dan DKPP akan menentukan jadwal pelaksanaan Pilkada 2020. Sebelumnya, Pilkada dijadwalkan dilakukan pada 23 September 2020. Baca berita lengkapnya di Kompas.

Update COVID-19 global: Inggris dan Spanyol melaporkan angka kematian tertinggi dalam satu hari.

Jumlah pasien meninggal akibat virus ini dalam satu hari di Spanyol sebanyak 849 (total kematian menjadi 8.189) dan Inggris mencapai 381 orang (total kematian 1.789). Sementara itu, terdapat hampir 163.500 kasus baru di Amerika Serikat (3000 orang meninggal), yang merupakan angka tertinggi di dunia. Alhasil, Amerika sedang mempertimbangkan untuk melakukan pembatasan ruang gerak guna mencegah penyebaran virus ini. Secara global, lebih dari 800.000 orang telah terinfeksi kasus dan hampir 165.000 sembuh, serta lebih dari 37.500 meninggal. Baca berita lengkapnya di Aljazeera.

Sebuah perusahaan di Oxford menyaring lebih dari 15.000 obat untuk pengobatan COVID-19.

Hal ini dilakukan oleh Exscientia, bagian dari Universitas Dundee, dengan menggunakan kecerdasaan buatan dan bekerja sama dengan sebuah fasilitas sains. Alat yang digunakan berupa biosensor technology untuk menyaring obat yang bisa mengobati Sars-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19. Perusahaan ini mendapatkan akses untuk meneliti sejumlah besar obat yang dipegang oleh institut penelitian, Scripps, dan mendapatkan bantuan dana dari Bill and Melinda Gates Foundation. Exscientia berharap akan bisa menemukan obat yang bisa digunakan ulang untuk mengobati coronavirus dalam waktu 12 bulan. Koleksi 15.000 obat ini sudah disetujui dan dites untuk keselamatan manusia secara klinis. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

PBB mengundang semua artis dan desainer untuk menciptakan pengumuman publik COVID-19.

Global Call to Creatives untuk COVID-19 mengundang semua desainer di dunia untuk mengirimkan karyanya mereka dalam bentuk audio, video atau grafis yang berisikan pesan sosial tentang virus ini. Karya-karya yang terpilih nantinya diharapkan bisa “flatten the curve” dan meminimalkan jumlah kasus COVID-19, yang menjadi fokus PBB saat ini. Dalam pernyataan resmi Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan bahwa di masa yang luar biasa ini diperlukan tindakan yang luar biasa pula untuk mengatasi masalah ini. Karya yang terpilih juga akan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Baca berita lengkapnya di Fast Company.

Usai menikmati Morning Briefing 1 April 2020, kamu harus mengetahui etiket video call sebelum membuka Zoom atau Facetime atau WhatsApp hari ini.

podcast button