Pegal Akibat Olahraga? Minuman Berprotein Ternyata Kurang Membantu

minuman berprotein
Foto: www.gettyimages.com

Yep, kita masih di rumah dan masih rajin melakukan social distancing dan physical distancing. Akan tetapi, berhubung banyak yang bilang bahwa harus tetap aktif, akhirnya kita (kembali) berolahraga. Mencoba gerakan-gerakan baru atau gerakan lama yang hampir terlupakan. Memang sih, perasaan membaik dan produksi endorfin meluap, tapi ehm… tulang dan otot rasanya seperti mau lepas! Apa ya, cara mengurangi rasa sakit tingkat serambi neraka itu? Katanya sih, mengonsumsi minuman berprotein bisa mengurangi nyeri otot.

Ternyata, minuman berprotein merupakan solusi yang kurang tepat.

Setidaknya menurut sebuah penelitian dari Universitas Lincoln, Inggris yang diterbikan diterbitkan di Journals of Human Kinetics. Para peneliti ini menemukan bahwa minuman dengan kandungan protein tinggi tidak meningkatkan pemulihan otot setelah melakukan pelatihan resistensi jika dibandingkan dengan minum berkarbohidrat.

Kesimpulan ini didapatkan setelah mengamati 30 partisipan laki-laki yang telah melakukan latihan resistensi selama minimal satu tahun. Di dalam penelitian ini, para peserta diminta untuk melakukan sederetan jenis olahraga. Setelah berolahraga, sebagian diminta untuk mengonsumsi minuman dengan bahan dasar protein hydrolysate, yakni sebuah minuman mengandung susu dengan 32 gram protein. Sebagian lagi diminta untuk mengonsumsi minuman berkarbohidrat. Ohya, semua minuman ini memiliki jumlah yang sama.

Setelah berolahraga, mengonsumsi minuman tersebut, seluruh partisipan beristirahat selama 24 sampai 48 jam. Lalu, tingkat kepegalan otot pun diukur. Hasilnya, para peminum protein dan karbohidrat dilaporkan memiliki level kepegalan yang sama dan tingkat pemuiihan kekuatan ototnya pun mirip.

Meski studi ini memiliki “kekurangan” (jumlah objek penelitian terlalu kecil), penelitian ini paling tidak kembali menguatkan bahwa minuman protein tidak terlalu efektif dalam mengurangi rasa pegal.

Dan ini bukan berarti nutrisi tidak penting dalam proses pemulihan setelah olahraga. Para peneliti menegaskan bahwa mengonsumsi protein sehat dan kompeks karbo dengan teratur bisa jadi lebih membantu dibandingkan satu kali minuman berprotein.

Ingin lebih bugar dan mood baik sepanjang hari? Coba praktikkan gerakan peregangan sederhana ini di atas kasur, setiap pagi.