13 Manfaat Yoghurt untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

manfaat yoghurt
Foto: www.rawpixel.com

Salah satu produk olahan susu yang satu ini ternyata terus menjadi jenis makanan yang populer. Tidak hanya memiliki rasa yang enak dan unik, produk ini juga memiliki manfaat beragam yang dapat dirasakan baik pada tubuh dan kulit. Untuk mengetahui lebih lanjut dari manfaat yoghurt, pastikan kamu tetap membaca artikel ini sampai habis, ya!

Apa Itu Yoghurt?

manfaat yoghurt
Foto: www.freepik.com

Yoghurt merupakan produk susu yang dibuat dengan fermentasi bakteri yang ada pada susu. Bakteri yang digunakan dalam pembuatan yoghurt disebut dengan “yoghurt cultures” yang memfermentasikan laktosa atau gula alami yang terdapat dalam susu. Proses ini nantinya akan menghasilkan asam laktat yaitu zat yang menyebabkan protein susu menjadi kental, sehingga membuat yoghurt memiliki rasa dan tekstur yang unik.

Sebenarnya, produk ini dapat dibuat dengan semua jenis susu. Yoghurt dengan kandungan bebas lemak terbuat dari susu skim, sementara yang terbuat dengan susu murni dianggap penuh dengan lemak. Yoghurt tawar atau tanpa pewarna tambahan merupakan cairan kental berwarna putih dengan memiliki rasa yang tajam. Namun sayangnya banyak produk yang mengandung bahan tambahan seperti gula dan perasa buatan yang dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Apa Manfaat dari Yoghurt?

Foto: www.pexels.com

Ternyata selain enak dikonsumsi, produk olahan susu ini juga dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Kaya akan nutrisi

Karena terbuat dari susu, membuat yoghurt mengandung banyak kalsium atau mineral yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, produk ini juga kaya akan vitamin B12 dan riboflavin, yang dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung dan cacat lahir tabung saraf tertentu.

Menurut penelitian, satu cangkir yoghurt dapat menyediakan 38% kebutuhan harian untuk fosfor, 12% untuk magnesium, dan 18% untuk kalium. Tentunya kandungan ini sangat bermanfaat untuk mengatur tekanan darah, proses metabolisme, dan kesehatan kurang. 

Tinggi protein

Kandungan protein dalam tubuh terbukti dapat mendukung proses metabolisme dengan meningkatkan pengeluaran energi atau jumlah kalori yang dibakar setiap hari, dan protein ini dapat kamu dapatkan dengan mengonsumsi yoghurt. Protein juga dapat bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan dan berat badan.

Bermanfaat bagi pencernaan

Beberapa jenis yoghurt ternyata mengandung bakteri hidup atau probiotik yang dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Beberapa jenis probiotik, seperti bifidobacteria dan lactobacillus dapat mengurangi gejala tidak nyaman dari iritasi usus besar. Namun sayangnya, banyak produk yang telah dipasteurisasi sehingga membunuh bakteri yang menguntungkan tersebut. 

Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Produk fermentasi susu yang memiliki kandungan probiotik jika dikonsumsi secara teratur dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi kemungkinan tertularnya flu dan penyakit tertentu lainnya. Kandungan magnesium seperti seng dan selenium juga dapat meningkatkan sistem kekebalan.

Melindungi dari osteoporosis

Nutrisi penting seperti kalsium, protein, kalium, dan fosfor yang terkandung dalam produk ini dapat menjaga kesehatan tulang, sehingga membantu untuk mencegah osteoporosis. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi setidaknya tiga porsi olahan susu seperti yoghurt dengan rutin dapat membantu menjaga massa dan kekuatan tulang.

Bermanfaat bagi kesehatan jantung

Produk olahan susu ini mengandung banyak lemak jenuh dengan sejumlah kecil asam lemak tak jenuh. Meski lemak jenuh diduga dapat menyebabkan penyakit jantung, namun belum ada bukti yang menyatakan bahwa lemak dalam yoghurt dapat berbahaya bagi kesehatan. Namun beberapa penelitian justru menunjukan bahwa asupan lemak jenuh dari yoghurt dapat meningkatkan kolestrol baik yang dapat melindungi kesehatan jantung.

Membantu menjaga berat badan

Protein yang bekerja sama dengan kalsium ternyata dapat meningkatkan kadar hormon pengurangan nafsu makan, dan hal ini bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi yoghurt secara rutin. Karena yoghurt mengandung protein tinggi yang dapat membantu mengenyangkan, sehingga dapat membantu menjaga berat badan.

Apakah Yoghurt Dapat Bermanfaat bagi Kulit?

manfaat yoghurt
Foto: www.freepik.com

Tak hanya bagi tubuh, manfaat yoghurt juga dapat kamu rasakan ketika diaplikasikan ke dalam kulit, seperti menggunakan masker wajah yoghurt misalnya.

Menambah kelembapan

Tekstur unik dari produk olahan susu ini ternyata dapat membantu mengunci kelembapan kulit. Untuk mendapatkan manfaat yoghurt ini tentunya kamu dapat mencoba masker yoghurt yang dicampur dengan lidah buaya. Karena tanaman ini dapat membantu melembapkan, menghilangkan luka bakar, serta jerawat. Selain itu, yoghurt juga memiliki kemampuan menyerap dengan cepat ke dalam kulit.

 Mengencangkan kulit

Jika kamu memiliki bekas jerawat, bintik-bintik hitam, dan warna kulit yang tidak rata, hal ini dapat diatasi dengan penggunaan produk olahan susu. Karena manfaat yoghurt ini ternyata dapat membantu memperbaiki masalah-masalah kulit akibat kandungan probiotik alami yang terdapat dalamnya.

Perlindungan sinar UV

Fermentasi susu ini ternyata dapat membantu menciptakan penghalang penawar radikal bebas pada kulit, sehingga dapat berfungsi mengurangi risiko bintik-bintik penuaan dan kerutan akibat sinar matahari. 

Meningkatkan elastisitas

Seiring bertambahnya usia, maka kulit secara alami akan kehilangan kolagen. Jenis protein yang dapat meningkatkan elastisitas kulit ini bisa kembali kamu dapatkan dengan menggunakan masker yoghurt dengan tambahan madu.

Mengurangi garis halus 

Garis halus dan kerutan merupakan salah satu tanda dari penuaan, hal ini tentunya dapat mengganggu penampilanmu. Untuk mengurangi tanda-tanda penuaan tersebut maka kamu dapat menggunakan yoghurt yang diolah menjadi masker, karena probiotik dalam yoghurt dapat membantu menyamarkan garis halus serta kerutan.

Melawan jerawat

Probiotik memang memiliki segudang manfaat baik bagi tubuh maupun kulit, salah satunya adalah dapat membantu melawan bakteri P.acnes yang menjadi penyebab utama peradangan jerawat. Selain itu, bakteri baik ini juga dapat membantu mencegah munculnya jerawat.

Apakah Yoghurt Memiliki Efek Samping?

Foto: www.freepik.com

Beberapa orang perlu berhati-hati ketika mengonsumsi yoghurt, terlebih jika kamu memiliki alergi terhadap susu. Namun tentunya hal ini dapat terjadi berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari kondisi tubuh dan kondisi kulit masing-masing.

Intoleransi laktosa

Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan laktase, enzim yang dibutuhkan untuk memecah laktosa yakni gula yang ditemukan dalam susu. Hal ini dapat menyebabkan munculnya gejala pencernaan seperti sakit perut dan diare setelah mengonsumsi produk susu. 

Alergi susu

Susu mengandung protein kasein dan whey yang dapat menyebabkan alergi bagi sebagian orang. Biasanya akan menimbulkan reaksi seperti gatal-gatal dan pembengkakan. Jika kamu memiliki alergi terhadap susu, maka sebaiknya hindari mengonsumsi yoghurt. 

Ketika memiliki alergi susu, maka kamu juga perlu berhati-hati jika ingin mengaplikasikan masker yoghurt dan kamu bisa memilih susu kambing atau susu formula sebagai gantinya. Namun jika masih ragu, maka kamu bisa menguji sedikit masker wajah dan mengoleskannya ke bagian siku. Hal ini akan membantumu memastikan bahwa tidak adanya reaksi alergi yang muncul setelah penggunaan masker yoghurt.

Penambah gula

Terdapat beberapa jenis yoghurt yang mengandung tambahan gula dalam jumlah yang tinggi, terutama yang berlabel rendah lemak. Karena adanya asupan gula yang tinggi, hal ini tentunya akan memicu timbulnya masalah kesehatan seperti diabetes dan obesitas

Bagaimana Cara Memilih Yoghurt yang Tepat?

Foto: www.freepik.com

Kuncinya adalah memilih yoghurt tawar yang mengandung sedikit tambahan gula. Namun, memilih produk lemak penuh yang mengandung lebih banyak kalori bukan menjadi pilihan yang salah, asalkan tetap mengonsumsinya dengan takaran yang tepat. Selain itu, kamu juga bisa memilih produk olahan susu yang mengandung bakteri hidup, probiotik yang aktif tentunya dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan kulit.

Selanjutnya: Lebih Baik Gluten Free atau Sugar Free?