Mengenal Vitamin B1 yang Sangat Dibutuhkan Tubuh

manfaat vitamin b1
Foto: www.freepik.com

Vitamin B1 atau yang sering disebut dengan tiamin, menjadi salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebab, golongan mikronutrien ini dibutuhkan oleh hampir seluruh jaringan tubuh. Untuk itu, pastikan kamu memiliki asupan vitamin yang tepat agar bisa mendapatkan manfaat vitamin B1 yang baik untuk kesehatan.

Apa Itu Vitamin B1?

manfaat vitamin b1
Foto: www.freepik.com

Vitamin B1 atau yang memiliki nama tiamin, merupakan anggota keluarga dari vitamin B kompleks yang memiliki peran penting dalam tubuh. Fungsinya adalah membantu metabolisme tubuh agar berjalan dengan baik, yakni dengan mengubah karbohidrat menjadi energi.

Tiamin menjadi salah satu mikronutrien yang larut di dalam air, dan nantinya akan dibawa melalui aliran darah. Hal ini membuat tiamin hanya bisa disimpan di dalam tubuh untuk waktu yang singkat. Untuk itu, kamu perlu mendapatkan asupan dari vitamin B1 dengan teratur.

Asupan vitamin B1 yang direkomendasikan untuk pria dewasa adalah sebanyak 1,2 mg per hari, dan 1,1 mg untuk wanita. Sedangkan pada anak-anak hingga usia remaja, kadar tiamin yang diperlukan lebih rendah dibanding orang dewasa. Namun pada wanita hamil, disarankan untuk meningkatkan asupan harian vitamin B1 menjadi 1,4 mg per hari.

Apa Manfaat Vitamin B1?

Foto: www.pexels.com

Berikut manfaat vitamin B1 yang baik untuk tubuh:

Meningkatkan fungsi otak

Alzheimer merupakan salah satu bentuk paling umum dari demensia yang dialami oleh individu lanjut usia. Menurut sebuah penelitian, kadar tiamin yang ada di dalam tubuh ternyata dapat meningkatkan fungsi kognitif pada pasien dengan penderita Alzheimer.

Fungsi kognitif merupakan fungsi kompleks yang berada di otak manusia, yang melibatkan aspek memori jangka pendek dan panjang, perhatian, nalar, dan strategi berpikir dari seseorang.

Mengatasi syok septik

Syok septik merupakan kondisi sepsis atau peradangan yang terjadi di seluruh tubuh akibat infeksi. Gangguan sirkulasi untuk menghantarkan nutrisi dan oksigen ke jaringan yang ada di tubuh ini biasanya ditandai dengan adanya perasaan gelisan, demam, dan nyeri otot parah.

Sebuah studi menunjukkan bahwa vitamin B1 dapat berkontribusi dalam mengidentifikasi dan mengatasi pasien dengan gejala syok septik.

Membantu metabolisme tubuh

Manfaat vitamin B1 yang paling dibutuhkan oleh tubuh adalah membantu proses metabolisme. Tiamin yang dikonsumsi baik itu dari makanan atau suplemen, akan diserap oleh usus kecil. Sebagian besar tiamin akan menghasilkan tiamin pirofosfat, monofosfat, dan trifosfat yang akan bertindak sebagai koenzim dalam proses metabolisme karbohidrat.

Membantu fungsi saraf

Kekurangan vitamin B1 ternyata dapat menyebabkan gangguan neurologis atau sistem saraf yang sering dikaitkan dengan risiko patah tulang pinggul dan kanker paru-paru. Umumnya penyakit ini rentan terjadi pada orang tua, penderita diabetes, dan pecandu alkohol. Untuk itu, kamu perlu memenuhi asupan tiamin yang dapat membantu berfungsinya sistem saraf.

Selain itu, manfaat vitamin B1 juga dapat memperbaiki gejala palsi serebral, yakni gangguan saraf yang disebabkan oleh kerusakan atau perkembangan yang tidak normal. Umumnya, penyakit ini terjadi pada bagian otak yang mengatur gerak, postur, dan keseimbangan.

Mengatasi gejala PMS

Premenstrual syndrome (PMS) sering kali dialami oleh wanita menjelang menstruasi. Untungnya, vitamin B1 atau tiamin dipercaya mampu mengurangi gejala sindrom dengan memengaruhi kinerja koenzim dalam metabolisme karbohidrat.

Karena larut dalam air, hal ini sangat efektif untuk bekerja dalam aktivitas saraf dan otot di dalam berbagai aktivitas tubuh. Sehingga, tiamin dapat mengurangi keparahan gejala PMS tanpa menimbulkan efek samping.  

Mengobati sindrom anemia megaloblastik

Anemia megaloblastik merupakan jenis anemia yang ditandai dengan sel darah merah yang abnormal dan berukuran lebih besar. Biasanya penyakit juga dikaitkan dengan diabetes melitus. Menurut sebuah penelitian, pemberian tiamin pada pasien  dapat membantu mengontrol kadar glikemik sehingga menyebabkan individu tidak bergantung pada insulin.

Mengurangi perkembangan sel kanker

Menurut sebuah penelitian, tiamin dapat memengaruhi pertumbuhan sel kanker sehingga bisa mengurangi perkembangan penyakit pada pasien penderita kanker. Namun sayangnya diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan efektivitas dari manfaat vitamin B1 ini.

Bagaimana Cara Mendapatkan Asupan Vitamin B1?

Foto: www.freepik.com

Untuk mendapatkan manfaat vitamin B1, kamu dapat memerolehnya dari sumber makanan alami dan suplemen. Makanan sumber tiamin antara lain adalah biji-bijian, daging, dan ikan. Selain itu roti, sereal, dan susu formula juga saat ini telah diperkaya dengan tiamin.

Namun, pemanasan makanan yang mengandung vitamin B1 ternyata dapat mengurangi kandungan tiaminnya. Apalagi, mikronutrien yang satu ini juga larut di dalam air, dan ketika kamu merebus salah satu makanan yang kaya akan tiamin, maka sejumlah besar vitamin akan hilang ketika air rebusannya dibuang.

Keika kamu berniat untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin B1, maka sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Selain itu, kamu juga perlu menjaga keseimbangan vitamin B lainnya di dalam tubuh.

Bagaimana Jika Tubuh Kekurangan Vitamin B1?

Foto: www.freepik.com

Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan vitamin B1 yang cukup, pada tahap awal biasanya akan menyebabkan penurunan berat badan, kebingungan, kehilangan memori jangka pendek, dan kelemahan otot serta gejala kardiovaskular atau pembesaran jantung.

Efek paling umum dari defisiensi vitamin B1 biasanya akan menyebabkan kondisi beri-beri atau yang dikaitkan dengan masalah saraf dan otot. Hal ini disebabkan karena adanya penumpukan asam piruvat di dalam aliran darah, sehingga menyebabkan efek samping pada tubuh yang tidak dapat mengubah makanan menjadi energi.

Namun biasanya kekurangan tiamin jarang terjadi pada orang dewasa yang sehat. Akan tetapi, defisiensi tiamin juga dapat dialami oleh pasien yang sedang menjalani perawatan intensif.

Selain asupan tiamin yang tidak tercukupi dari makanan, defisiensi vitamin B1 juga bisa terjadi karena penyerapan yang lebih rendah atau tingkat ekskresi yang lebih tinggi dari biasanya. Seperti adanya kondisi tertentu baik itu ketergantungan alkohol atau pada penderita HIV/AIDS.

Tak hanya itu, orang tua yang memiliki asupan makanan rendah, kombinasi penyakit kronis, serta penggunaan beberapa obat secara bersamaan juga dapat berisiko mengalami kekurangan vitamin B1.

Namun, bagaimana jika kelebihan vitamin B1?

Tubuh akan mengeluarkan kelebihan jumlah tiamin melalui urine. Untuk itu, jarang terjadi adanya kelebihan vitamin B1 yang ada di dalam tubuh. Selain itu, kecil kemungkinan adanya efek samping dari asupan tiamin yang tinggi.

Kesimpulan

manfaat vitamin b1
Foto: www.freepik.com

Manfaat vitamin B1 memang dibutuhkan oleh hampir seluruh jaringan tubuh. Karena tiamin dapat larut dalam air, maka kamu perlu memastikan untuk mendapatkan asupan anggota vitamin B kompleks ini dengan cukup. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi sumber makanan alami yang mengandung tiamin.

Namun jika membutuhkan suplemen vitamin B1, maka pastikan kamu berkonsultasi dengan dokter agar memastikan bahwa tubuh dapat memiliki keseimbangan vitamin B yang tepat.