Seberapa Pentingkah Punya Quality Time dengan Pasangan? Ini Kata Psikolog

quality time
Foto: www.canva.com

Selain sebagai bahasa cinta, melakukan quality time dengan pasangan juga dapat menjadi salah satu cara untuk membuat hubungan menjadi langgeng. Meski menjadi hal yang penting, namun beberapa pasangan sering menyepelekannya.

Untuk mengetahui seberapa pentingnya quality time, LIMONE telah menghubungi Lucky Ade Sessiani, M.Psi., Psikolog seorang Psikolog Pendidikan, Anak, dan Keluarga di Rubrik Konsultasiku.com, yang akan menjelaskan dampak baik memiliki waktu yang berkualitas dengan pasangan dan cara melakukannya dengan mudah.

Apa Itu Quality Time?

quality time
Foto: www.canva.com

Jika dilihat dari asal katanya, quality time terdiri dari dua kata yakni ‘quality‘ dan ‘time‘ yang mana secara sederhana dapat diartikan sebagai waktu yang berkualitas.

“Dalam konteks relationship, quality time ini merujuk pada pengertian di mana seseorang memberikan segenap waktu dan perhatian yang tidak terbagi dengan hal lainnya kepada orang lain, untuk mempererat hubungan keduanya,” tutur Lucky.

Hubungan yang dimaksud ini bisa di antara orang tua dengan anak-anak, suami dengan istri, atau bentuk hubungan dekat lainnya.

Psikolog ini kembali menjelaskan bahwa quality time bukan soal jumlah waktu yang dihabiskan bersama, melainkan pada kualitas.

“Kualitas yang dimaksud adalah bagaimana menggunakan waktu tersebut untuk memperhatikan dan hadir secara penuh, utuh, terpusat, dan tanpa teralihkan dari urusan lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, quality time adalah sesuatu yang harus diusahakan dan diciptakan secara sadar, bukan suatu hal yang otomatis dan terjadi begitu saja.

“Maka bisa dikatakan bahwa seseorang yang berkomitmen memberikan quality time adalah mereka yang menghargai suatu hubungan, dan ingin menjaga atau meningkatkan kualitas hubungan tersebut,” ujarnya.

Apa Saja Manfaat Quality Time dengan Pasangan?

quality time
Foto: www.canva.com

Memiliki waktu yang berkualitas dengan pasangan sangatlah dibutuhkan. “Bagi sepasang suami istri yang memiliki keunikan pribadinya masing-masing, hubungan pernikahan bisa menjadi sangat kompleks, serumit perasaan cinta itu sendiri,” kata Lucky.

“Karena suami dan istri pada dasarnya merupakan pribadi yang berbeda, maka akan memiliki cara yang berbeda pula dalam mengomunikasikan cinta dan bagaimana memberikan serta menerima cinta sebagai bagian dari perasaan sekaligus emosi mereka,” paparnya.

Lucky memaparkan bahwa menurut Dr. Gary Chapman, seorang penulis dan konselor perkawinan ternama dari Amerika Serikat menjelaskan bahwa quality time adalah salah satu bahasa cinta atau love language yang penting untuk dirawat dalam hubungan pernikahan.

Bagi diri pribadi suami atau istri, manfaat dari memiliki waktu yang berkualitas adalah:

  • Membangun perasaan berharga terhadap diri sendiri dan pasangan
  • Membantu mengenali dan mengekspresikan emosi dengan lebih tenang dan seimbang
  • Membantu dalam mengambil keputusan dengan lebih hati-hati dan objektif

Apa Manfaat Quality Time dalam Hubungan?

apa manfaat quality time dalam hubungan | | Seberapa Pentingkah Punya Quality Time dengan Pasangan? Ini Kata Psikolog
Foto: www.freepik.com

Kembali melihat buku The 5 Love Language: The Secret to Love that Lasts (2004) yang ditulis oleh Dr. Gary Chapman, Lucky menjelaskan bahwa terdapat beberapa dampak positif ketika sebuah hubungan percintaan memiliki waktu berkualitas yang memadai.

Kebersamaan

Quality time dapat membangun kebersamaan dan kedekatan emosional. Bukan soal kedekatan fisik, melainkan pengalaman emosional yang dirasakan oleh pasangan,” katanya.

Melalui waktu berkualitas, nantinya akan tersampaikan pesan antar pasangan. Bahwa keduanya saling peduli, menyayangi, menikmati waktu yang dilalui bersama, serta menyukai kegiatan apa pun yang dilakukan bersama.

Percakapan berkualitas

Selanjutnya, quality time juga menciptakan percakapan yang berkualitas (quality conversation) agar pasangan merasa didengarkan dan dicintai.

“Terkadang ketika suami atau istri menyampaikan masalah dan mengungkapkan emosinya, pasangan fokus pada masalah dan lebih terdorong untuk memberikan solusi,” ujarnya.

“Pasangan terkadang lupa bahwa tidak semua masalah harus segera dianalisa dan diberikan solusi, terkadang pasangan menyampaikan untuk meminta simpati atau dukungan,” terangnya.

Pasangan terkadang buru-buru ingin menjadi penyedia solusi, menjawab permasalahan, tanpa menyadari bahwa sesungguhnya yang ia lebih butuhkan adalah sebagai pendengar.

Menciptakan kegiatan berkualitas

Selanjutnya, waktu yang berkualitas juga mendorong pasangan untuk saling membuat rencana dan menciptakan kegiatan yang berkualitas.

“Kegiatan yang dimaksud akan berfungsi sebagai ‘kendaraan’ yang mengantarkan pada hubungan yang lebih berkualitas dan penuh cinta. Tak harus berat atau mahal, kegiatan ini bisa saja sederhana namun yang penting sengaja untuk direncanakan,” ujarnya.

“Bisa jadi, pasangan harus berkorban dengan melakukan sesuatu yang awalnya tidak disukai namun hal ini akan sangat sepadan dengan hasilnya. Karena akan mengubah pandangan pasangan terhadap diri kita dan membuat pasangan merasa lebih dicintai,” lanjutnya.

Apa Penyebab Pasangan Tidak Melakukan Quality Time?

apa penyebab pasangan tidak melakukan quality time | | Seberapa Pentingkah Punya Quality Time dengan Pasangan? Ini Kata Psikolog
Foto: www.freepik.com

Meski dapat berdampak baik untuk hubungan, namun tidak semua pasangan bisa melakukan quality time. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, yakni:

Belum mampu mengelola waktu

Alasan hubungan tidak memiliki waktu yang berkualitas bisa disebabkan karena pasangan belum mampu untuk mengelola waktu dan prioritas. Sehingga mengeluh tidak punya waktu yang cukup untuk memiliki waktu yang berkualitas.

Mudah teralih perhatian

Kemudian bisa jadi ini disebabkan karena pasangan yang mudah teralih perhatian.

“Misalnya ketika seharusnya quality time, tetapi fokusnya masih pada hal lain, sehingga tidak memberikan perhatian penuh pada apa yang sedang dilakukan dengan pasangan,” tuturnya.

Menganggap pasangan terlalu menuntut

“Tidak adanya waktu berkualitas dalam hubungan juga bisa disebabkan karena menganggap pasangan terlalu menuntut. Sehingga enggan untuk menciptakan quality time karena menganggap pasangan tidak pengertian dan tidak memahami kesibukkan,” ujarnya.

Dampak negatif teknologi

Bisa jadi, kondisi ini juga disebabkan karena dampak negatif dari teknologi.

“Seperti yang disebut dengan ‘mendekatkan yang jauh tapi menjauhkan yang dekat’, kecanggihan teknologi ini terkadang menciptakan jarak emosional pada pasangan,” ungkap Psikolog Klinis yang satu ini.

Seperti misalnya ketika memilih quality time dengan menonton TV, itu artinya fokus pada tayangan, bukan pada pasangan masing-masing.

Ada kendala komunikasi

“Kendala komunikasi juga bisa menyebabkan seseorang tidak memiliki quality time dengan pasangannya. Di mana pasangan tidak terbiasa untuk menyampaikan dan menanyakan apa kebutuhan masing-masing, termasuk bagaimana ia ingin diperlakukan agar merasa dicintai,” ucapnya.

Bagaimana Cara Agar Memiliki Quality Time Dengan Pasangan?

bagaimana cara agar memiliki quality time dengan pasangan | | Seberapa Pentingkah Punya Quality Time dengan Pasangan? Ini Kata Psikolog
Foto: www.canva.com

Quality time merupakan sesuatu yang harus diusahakan. Oleh karenanya terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menciptakan hal tersebut.

Ciptakan waktu percakapan yang berkualitas

Ketika berbicara dengan pasangan, cobalah untuk menciptakan waktu percakapan yang berkualitas dengan melakukan beberapa hal, seperti:

  • Adanya kontak mata
  • Mendengarkan dengan seksama
  • Tidak melakukan hal lain saat mendengar pasangan berbicara
  • Fokus pada unsur perasaan atau emosi yang diungkapkan
  • Memperhatikan bahasa tubuhnya
  • Tidak menyela atau menginterupsi

Belajar mengungkapkan perasaan

Lucky menuturkan bahwa quality time akan tercipta ketika pasangan saling mengungkapkan ekspresi dan pengalaman emosionalnya masing-masing. Baik secara lisan maupun dari suara, intonasi, ekspresi wajah, dan lainnya.

Nantinya, pasangan pun akan semakin peka ketika kita sering melakukan quality time bersama.

Buat rencana kegiatan

Selanjutnya, cobalah untuk membuat rencana kegiatan untuk dilakukan bersama, dan hal ini bisa dilakukan dengan melihat jawaban pasangan.

Misalnya seperti apa yang ingin ia lakukan di akhir pekan, tempat apa yang ingin dikunjungi, atau di mana ia ingin menghabiskan waktu untuk duduk dan mengobrol berdua.

Buat jadwal rutin

Kemudian, buatlah jadwal atau rutinitas untuk menghabiskan waktu bersama pasangan. Tidak perlu terlalu sering, yang penting direncanakan berdua dan dilakukan dengan teratur.

Pilih kegiatan yang bervariasi

Terakhir, cobalah untuk memilih kegiatan yang bervariasi. Meski diawali dari hal yang disukai, namun lakukan pula eksplorasi dengan mencoba hal yang baru.

Adakah Hal yang Harus Diperhatikan Selama Melakukan Quality Time?

quality time
Foto: www.freepik.com

Lucky mengingatkan bahwa, “tidak perlu dilakukan setiap hari, namun yang penting terjadwal, direncanakan berdua, dan menjadi komitmen pasangan untuk selalu menciptakan waktu yang berkualitas tersebut.”

“Jadi kata kuncinya adalah rencana-komitmen-rutin,” tuturnya.

Selain itu, terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan agar dihindari selama menciptakan waktu yang berkualitas ini, di antaranya adalah:

Mengeluh

Tidak disarankan untuk mengeluh karena quality time yang terlalu lama atau mengeluh karena lebih baik melakukan hal lain dibanding menciptakan waktu yang berkualitas.

Ketika pasangan bersikap seperti ini, artinya ia belum memiliki satu visi, karena masih menganggap bahwa waktu berkualitas ini tidaklah penting.

Perhatian yang terbagi

Saat perhatian pasangan masih terbagi dengan hal lain, maka artinya waktu yang berkualitas ini belum berjalan sesuai dengan tujuannya. Karena perhatian belum terpusat pada apa yang dilakukan, melainkan pada hal lain.

Menilai pasangan terlalu menuntut

Beberapa orang mungkin akan menilai pasangannya terlalu menuntut atau kurang pengertian karena meminta quality time.

Dampak negatif dari teknologi

Gawai, baik itu ponsel, laptop, atau tv, dan game online dapat mengurangi kualitas waktu yang dihabiskan dengan pasangan. Oleh karenanya kamu bisa memperhatikan hal tersebut supaya tidak mengganggu quality time.

Kurangnya komunikasi

Usahakan untuk membentuk komunikasi yang baik. Jangan sampai kamu dan pasangan mengalami kurangnya komunikasi.

Alhasil membuat quality time hanya dilakukan sebatas menuruti kemauan pasangan, dan tidak saling terbuka serta memberikan umpan balik mengenai apa yang sebenarnya diinginkan.

Bagaimana Jika Hubungan Tidak Pernah Memiliki Quality Time?

bagaimana jika hubungan tidak pernah memiliki waktu yang berkualitas | | Seberapa Pentingkah Punya Quality Time dengan Pasangan? Ini Kata Psikolog
Foto: www.freepik.com

Psikolog Keluarga ini menyatakan bahwa “hubungan pernikahan yang dibangun atas dasar rasa cinta, membutuhkan pupuk agar nantinya bisa terus tumbuh dan berkembang seiring dengan berjalannya waktu,” ujarnya.

“Sebagai salah satu bahasa cinta, waktu yang berkualitas ini harus dilakukan pasangan agar perasaan cintanya bisa terus tumbuh, terjaga, dan terpelihara,” tambahnya.

“Pasangan yang saling memahami bahasa cintanya masing-masing, akan belajar mengidentifikasi akar konflik yang mungkin terjadi, sehingga mampu menghindari dan menyelesaikan konflik dalam pernikahan,” terangnya.

Selain itu, pasangan akan memiliki hubungan yang lebih hidup dan mendalam, serta bertumbuh sebagai individu sekaligus berkembang bersama sebagai pasangan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Pasangan Tidak Mau Melakukan Quality Time?

quality time
Foto: www.canva.com

Jika pasangan enggan melakukan quality time, artinya belum ada kesamaan visi bahwa waktu yang berkualitas itu sangat penting.

Oleh karenanya, kamu perlu menggali bagaimana pemahaman pasangan tentang quality time, sehingga paham bagaimana perspektif dari pasangan.

“Selanjutnya, temukan pikiran yang menghambat (mental block) pasangan. Bisa jadi ia tidak memahami waktu yang berkualitas sebagai hal yang sulit dilakukan, atau menciptakan waktu bersama berarti harus menghabiskan waktu dan biaya,” sarannya.

Kemudian, “samakan persepsi dan munculkan kebutuhan agar nantinya kamu dan pasangan bisa sama-sama berkomitmen untuk melakukan quality time,” imbuhnya.

Bagaimana Menjaga Hubungan agar Selalu Harmonis?

quality time
Foto: www.canva.com

Lucky mengingatkan bahwa sesungguhnya, menciptakan waktu yang berkualitas ini diperlukan dalam segala bentuk hubungan.

“Baik pada pasangan yang sudah menikah, pasangan yang berhubungan serius, antara orang tua dan anak, antara teman atau sahabat, dan bentuk hubungan dekat lainnya,” ujarnya.

“Cobalah untuk memahami bahasa cinta dari pasangan. Bisa jadi bahasa cintanya adalah kalimat-kalimat indah, quality time, memberikan hadiah, melayani, atau sentuhan fisik,” anjurnya.

Serta pahami pula bagaimana cara pasangan dalam mengungkapkan perasaan cintanya ini.

Kesimpulan

memiliki waktu yang berkualitas dalam hubungan | | Seberapa Pentingkah Punya Quality Time dengan Pasangan? Ini Kata Psikolog
Foto: www.freepik.com

Psikolog Klinis ini membeberkan bahwa kata kunci dari memiliki waktu yang berkualitas dalam hubungan adalah rencana-komitmen-rutin. “Rencanakan bersama, komitmenkan agar terus bisa dilakukan, dan lakukan secara rutin,” sarannya.

“Ingat kembali bahwa tujuannya adalah untuk menciptakan pengalaman emosional dan merawat cinta,” tegasnya.

“Jadi tidak perlu berlebihan, tidak harus pergi jauh dan memakan banyak waktu, energi, atau biaya, tetapi bisa dilakukan dengan sederhana namun berkualitas,” tutupnya.