Mengonsumsi Ini Dua Kali Sehari Bisa Kurangi Risiko Diabetes dan Hipertensi

produk susu
Foto: www.rawpixel.com

Ah, produk susu. Sering kali dianggap pemeran antagonis dan dilematis, terutama saat seseorang ingin mengurangi berat badan. Namun, sebuah penelitian terbaru menemukan sesuatu yang membuat kamu akan memasukkannya kembali ke kulkas dan menikmatinya dengan tenang.

Bagaimana Studi Ini Mendapatkan Kesimpulannya?

Sebuah studi, yang dipublikasikan kemarin di British Medical Journals: Open Diabetes Research & Care, mengutak-atik hubungan antara susu dan kesehatan secara umum. Dan menyimpulkan bahwa ada trik tertentu agar bisa menikmati manfaat produk susu bagi kesehatan, yakni mengonsumsi full fat dairy product.

Boom! Sekali lagi, full fat dairy. Bukan low fat atau non-fat dairy.

Untuk menemukan kesimpulan ini, studi tersebut menggunakan data dari berbagai negara, tepatnya 21 negara. Para peneliti ini ingin mengetahui kaitan konsumsi dairy product dengan risiko penyakit kardiosvaskular atau diabetes di berbagai budaya dan rutinitas diet.

Oh, dalam studi ini, produk susu didefinisikan sebagai susu, minuman yoghurt, keju dan makanan lain yang mengandung susu. Dan pastinya, makanan ini diberi label apakah full atau low-fat product. Dan karena di beberapa negara, makanan yang disebutkan tadi sering kali bukan makanan sehari-hari, para peneliti ini juga memasukkan mentega dan krim. Meski diteliti secara terpisah.

Produk Susu seperti Apa yang Baik untuk Kesehatan Kardiovaskular?

Dalam hubungannya dengan kondisi kardiovaskular, studi ini memperlihatkan mereka yang mengonsumsi produk susu, terutama full fat dairy, dua kali sehari memiliki risiko lebih kecil mengalami sindrom metabolik. Sindrom ini termasuk tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kelebihan lemak perut, lemak darah tinggi, dan level kolesterol yang tidak normal dan risiko menderita penyakit jantung.

Dua kali sehari.

Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi dua kali sehari produk susu apapun memiliki risiko 24% lebih rendah mengalami sindrom metabolik. Sementara jika mengonsumsi dua kali sehari full fat dairy product, risikonya 28% lebih rendah. Dua hal ini jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi produk susu apapun.

Secara keseluruhan, para ilmuwan ini menyimpulkan bahwa menikmati produk susu dua kali sehari memiliki risiko 11-12% rendah mengalami diabetes dan sindrom metabolik. Dan angka meningkat hingga 13-14% jika dikonsumsi setiap hari.

Namun meski hasil penelitian ini kabar super baik, tapi para ilmuwan menekankan bahwa ini adalah sebuah penelitian observasional. Ini artinya, mereka belum bisa mengatakan dengan pasti tentang penyebab jenis makanan ini bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular atau diabetes.

Untuk mengetahui lebih lanjut manfaat kesehatan full fat dairy product, para peneliti mengakui bahwa penelitian lebih lanjut dan dalam perlu dilakukan. Akan tetapi jika hal ini bisa dikonfirmasi, “maka meningkatkan konsumsi produk susu bisa jadi merupakan cara murah dan mudah untuk mengurangi hipertensi, diabetes, dan penyakit kardiovaskular di seluruh dunia,” jelas mereka.

FYI, minuman ini bisa mengurangi lemak di area perut. Dan 10 makanan ini bisa melancarkan urusan toilet (alias buang air besar).

podcast button