Seberapa Bahaya Makanan UPF? Ini Jawaban dari Ahli Gizi

makanan upf
Foto: www.freepik.com

Makanan UPF atau ultra proses sangat mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Selain rasanya yang enak, biasanya orang-orang memilih makanan UPF agar tidak ribet dan bisa langsung dikonsumsi. Namun, tahukah kamu bahwa di balik kepraktisan makanan tersebut, ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan?

Untuk itu, Ulva Rezatiara,S.Gz.,MPH, seorang ahli gizi di Gizi Nusantara, akan menjelaskan lebih lanjut mengenai makanan UPF.

Apa Itu Makanan UPF?

makanan upf
Foto: www.unsplash.com

Menurut Ulva, makanan UPF atau ultra proses juga sering disebut makanan hasil olahan industri atau makanan kemasan.

“Makanan UPF (Ultra Processed Food) merupakan makanan yang sudah melewati berbagai proses pengolahan dan ditambahkan bahan additive seperti garam, pemanis, pewarna,” ucap Ulva.

Kandungan-kandungan yang terdapat pada jenis makanan ini akan membuat orang-orang tertarik untuk membeli dan mencobanya.

Monosodium Glutamate (MSG) atau penguat rasa, nitrat, asam benzoat, sulfit dan bahan lainnya dengan tujuan tertentu seperti memperbaiki penampakan makanan, tekstur dan cita rasa serta daya simpan, meningkatkan nilai gizi,” sambung Ulva.

Apa Saja Makanan UPF?

Apa Saja Makanan UPF | | Seberapa Bahaya Makanan UPF? Ini Jawaban dari Ahli Gizi
Foto: www.freepik.com

Makanan UPF menjadi kegemaran banyak orang karena praktis dan enak dimakan. Jenis makanan olahan ini dapat dijumpai dengan mudah di mana-mana, baik itu di warung, minimarket, hingga supermarket.

Oleh karena itu, Ulva memberikan beberapa contoh makanan UPF, yakni:

  • Makanan kemasan: mie instan, sosis, nugget, biskuit atau roti kemasan, cokelat, permen, french fries dan makanan beku lainnya, sereal, saus, pasta, kecap, selai, dan makanan kemasan lainnya.
  • Minuman kemasan: minuman ringan, yoghurt berbagai rasa, susu berbagai rasa, teh kemasan siap minum, jus kemasan, maupun es krim.

Apa Saja Kandungan yang Biasanya Ada di Makanan UPF?

makanan upf
Foto: www.pexels.com

Untuk menguatkan cita rasa serta tekstur, tentunya memiliki kandungan tertentu agar makanan atau minuman tersebut dapat dinikmati.

Ulva membeberkan beberapa kandungan yang biasanya terkandung dalam makanan ini, yakni:

  • Garam, gula, pemanis buatan (sakarin, aspartam, natrium siklamat, sucralose), Monosodium Glutamate (MSG) sebagai penguat rasa.
  • Asam benzoate, asam sorbat, asam propionate sebagai pengatur keasaman yang biasanya terdapat pada makanan maupun minuman kemasan.
  • Gelatin sebagai pengemulsi dan natrium benzoate sebagai pengawet makanan atau minuman agar tahan lama.
  • Nitrit dan nitrat sebagai pewarna makanan yang biasa terdapat dalam sosis, ham, daging kemasan, dan makanan lainnya.
  • Serta bahan additive lainnya.

Apa Dampak yang Terjadi Ketika Mengonsumsi Makanan UPF?

Apa Dampak yang Terjadi Ketika Mengonsumsi Makanan UPF | | Seberapa Bahaya Makanan UPF? Ini Jawaban dari Ahli Gizi
Foto: www.canva.com

Mengonsumsi jenis makanan olahana ini ternyata juga tidak baik bagi kesehatan tubuh jika terlalu sering mengonsumsinya.

“Dampak secara umum makanan UPF dapat menyebabkan alergi, asma, sakit kepala serta dampak berkelanjutan akan menyebabkan obesitas dan diabetes,” ucap Ulva.

Makanan ini memiliki rasa yang kuat, enak, bahkan membuat ketagihan. Biasanya, makanan tersebut mengandung gula yang cukup tinggi.

“Produk UPF juga memiliki kandungan garam dan lemak lebih yang tinggi, sehingga dapat menimbulkan penyakit degenerative, seperti seperti jantung, hipertensi, kerusakan hati,” kata Ulva.

Lebih lanjut, Ulva menjelaskan bahwa zat additive lainnya yang terkandung dalam UPF bersifat karinogenik atau merugikan tubuh yang dapat memicu kelemahan otot, dyspepsia, syndrome metabolic ataupun kanker.

Tidak hanya berlaku untuk orang dewasa, namun efek samping makanan ini juga bisa terjadi pada anak-anak.

“Pada bayi dan anak-anak dapat mempengaruhi tumbuh kembang mereka akibat kandungan additive pada makanan ini. Dan kudapan ini tergolong tidak memiliki nutrisi yang cukup baik untuk masa tumbuh kembang bayi dan anak,” jelas Ulva.

Dianjurkan Berapa Kali untuk Mengonsumsi Makanan UPF?

Dianjurkan Berapa Kali untuk Mengonsumsi Makanan UPF | | Seberapa Bahaya Makanan UPF? Ini Jawaban dari Ahli Gizi
Foto: www.canva.com

Rasanya sering kali tergoda ingin makan mi instan, cokelat, sereal, yoghurt, hingga es krim. Namun, perlu diketahui bahwa mengonsumsi makan-makanan tersebut juga perlu dibatasi agar tidak terkena penyakit.

Ulva menjelaskan, penelitian di Australia memaparkan bahwa sebanyak 10% dari proporsi jenis makanan ini berkaitan dengan >10% peningkatan risiko penyakit degeneratif.

Sedangkan studi lainnya menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan UPF lebih dari tiga kali secara rutin dalam setiap minggu menyebabkan kenaikan berat badan.

“Dengan kata lain, seminimal mungkin kita dapat menghindari konsumsi makanan ini untuk mencegah dampak yang ditimbulkan dari jenis pangan tersebut,” ucap Ulva.

Kesimpulan

makanan upf
Foto: www.canva.com

Makanan UPF atau ultra proses merupakan makanan hasil olahan industri yang mengandung berbagai kandungan untuk meningkatkan cita rasa.

Jenis makanan ini sering kali menjadi pilihan karena praktis dikonsumsi. Namun, jika terlalu sering mengonsumsi makanan ini, dikhawatirkan akan terkena berbagai penyakit.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga pola makan yang sehat, serta diimbangi dengan olahraga yang teratur.

“Pilihlah makanan tanpa proses pengolahan sebelumnya seperti buah, sayur, telur, kacang-kacangan, daging, susu segar,” saran Ulva.

Alih-alih makan makanan UPF, lebih baik untuk mengonsumsi makanan yang diolah sendiri.

“Pilihlah makanan segar (unprocessed) atau real food yang kemudian kita olah sendiri karena akan lebih terjamin kualitas makanan tersebut,” ucap Ulva.