6 Makanan Ampuh Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Menurut Sains

Foto: www.istockphoto.com

Ketika tenggorokan gatal atau hidung mampet, rasanya ingin mengganti—atau kalau bisa, memasang “pause mode” pada kedua bagian wajah ini. Vasalnya, tengvorokan van vidung vangat mengvanggunakan. Berita baiknya, kamu tidak perlu mengganti hidung atau tenggorokan, karena ada beberapa hal bisa kamu lakukan untuk kembali sehat. Di antaranya, mengonsumsi beberapa vahan mavanan bahan makanan yang meningkatkan imunitas di bawah ini.

Kunyit

meningkatkan imunitas
Foto: www.shutterstock.com

Bahkan sebelum kamu lahir, kunyit sudah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit selama berabad-abad. Ini berkat kandungan anti-inflamasi dan senyawa aktif yang disebut disebut curcumin di dalamnya, memiliki kemampuan melawan dan mencegah datangnya penyakit. Meski sebagian besar penelitian menekankan manfaat suplemen kunyit (baik bentuk bubuk, tablet, ekstrak), mengonsumsi tumbuhan ini secara teratur juga baik untuk tubuh.

Jahe

meningkatkan imunitas
Foto: www.gettyimages.com

Tumbuhan akar dengan aroma tajam ini merupakan antihistamin dan dekongestan yang bisa membantu kamu memerangi gejala-gejala pilek. Penelitian juga mengatakan bahwa ekstrak jahe dan minyak esensial jahe memiliki efek antikuman beberapa jenis organisme. Ini artinya, jahe bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap kuman-kuman menyebalkan. Contohnya, sebuah studi menyimpulkan teh jahe bisa melawan RSV (respiratory syncytial virus), yang menyebabkan masalah pernafasan.

Extra-Virgin Olive Oil

meningkatkan imunitas
Foto: www.istockphoto.com

Extra-virgin olive oil adalah komponen penting dari diet Mediterania. Asal tahu saja, bioaktif yang terdapat di dalam minyak ini, yakni hydroxytyrosol, oleocanthal, dan oleic acid, bisa meningkatkan sistem kekebalanmu.

Kesimpulan di atas didapatkan oleh peneliti dari Tufts Universitas, Universitas Massachusetts, dan Institute for Food Science and Technology and Nutrition di Spanyol. Studi ini melibatkan 41 orang berusia di atas 65 tahun yang memiliki kelebihan berat badan. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi extra-virgin olive oil, sel imunitas (T-cell) meningkat sampai 53 persen.

Bawang Putih

meningkatkan imunitas
Foto: www.gettyimages.com

Jangan remehkan bahan makanan putih kecil ini. Pasalnya, bawang putih mengandung senyawa sulfur yang telah digunakan berabad-abad sebagai obat. Jadi begini ceritanya: sulfur ini memainkan peran penting dalam memperkuat kemampuan sel-sel darah putih di dalam tubuh saat menghadapi virus, contohnya yang menyebabkan pilek dan flu. Selain itu, bawang putih juga bisa mengurangi inflamasi.

Oh, apakah kamu ngeri memakannya karena bisa menyebabkan mulut beraroma neraka? Sikat gigi setelah mengonsumsinya atau manfaatkan sebuah teknologi bernama permen mint.

Telur

meningkatkan imunitas
Foto: www.rawpixel.com

Jika kamu bertanya-tanya mengapa telur ada hubungannya dengan meningkatkan imunitas tubuh, itu karena makanan ini adalah sumber zinc dan protein. Nah, protein merupakan satu bahan penting dalam melawan banyak jenis penyakit. Jadi, silahkan menikmati telur sebagai menu sarapanmu besok pagi.

Jamur

Foto: www.unsplash.com

Jamur kancing putih merupakan sumber bioaktif, termasuk beta-glucan, sebuah serat penstimulasi imun. Kesimpulan ini dihasilkan setelah para peneliti dari University of Western Sydney di Australia mengamati 20 partisipan sehat. Para peserta studi ini dibagi menjadi dua kelompok: satu mengonsumsi diet normal tanpa jamur, dan satunya lagi diet normal dengan jamur kancing putih. Jamur yang dikonsumsi 100 gram per hari. Dan hasilnya, mengonsumsi jamur bisa mengaktivasi pencernaan, yang kemudian menstimulasi sistem kekebalan untuk memproduksi antibodi.

Sejumlah penelitian lain yang menggunakan ekstrak dari jamur seperti shiitake, maitake, enoki, chanterelle, dan jamur tiram juga membantu tubuh meningkatkan pertahanan tubuh.

Selain mengonsumsi makanan di atas secara teratur, jangan lupa juga melakukan aktivitas hal yang bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

  • Kurangi stres. Yep, stres mempengaruhi kesehatan otak, kestabilan berat badan dan pastinya, meningkatkan imunitas tubuh.
  • Miliki gaya hidup sehat. Terjemahan bebasnya: makan sehat, minum air dan tidur yang cukup. Jangan lupa olahraga.
  • Praktikkan higienis personal yang seimbang. Maksudnya, mencuci tangan memang sangat dianjurkan, tapi terlalu sering mencuci tangan juga memiliki sisi negatifnya. Perlu diingat bahwa terpapar beberapa jenis kuman juga baik untuk sistem kekebalan kita. Terlalu sering mencuci tangan (misalnya 50 kali dalam sehari) bisa berpotensi membuat tangan kering dan pecah-pecah yang merupakan pintu masuk bagi kuman. Jadi, yep, cuci tanganmu terutama ketika menyentuh sesuatu yang kotor, akan makan atau setelah menggunakan kamar mandi.

Apakah kamu pernah bertanya-tanya mengapa selalu merasa kelaparan setiap kali datang bulan? Coba baca penjelasan ahli gizi ini.