6 Khasiat Makan Bawang Putih Mentah Bagi Kesehatan

makan bawang putih mentah
Foto: www.pexels.com

Bawang putih merupakan salah satu tanaman yang bisa kamu temukan dengan mudah. Bumbu dapur ini dapat menambah rasa sekaligus memberikan aroma pada hidangan agar lebih menggugah selera. Meski biasanya diolah, namun sebagian orang lebih memilih makan bawang putih mentah karena dianggap memiliki banyak manfaat.

Bisakah Makan Bawang Putih Mentah?

makan bawang putih mentah
Foto: www.canva.com

Biasanya, bawang putih akan dikonsumsi dengan cara dimasak atau digunakan dalam bentuk bubuk. Nantinya bumbu dapur ini dapat menambah rasa pada makanan dan lebih harum. Namun ternyata tanaman ini juga bisa dinikmati secara mentah.

Bawang putih mentah cenderung memiliki rasa yang lebih kuat dan lebih pedas. Pastinya tanaman yang satu ini aman dikonsumsi dan bisa dengan mudah ditambahkan ke dalam hidangan.

Selain itu, makan bawang putih mentah juga lebih bermanfaat, sebab senyawa yang ada di dalamnya masih lengkap sehingga dapat meningkatkan kesehatan tubuh.

Dalam satu siung bawang putih mentah atau setara dengan tiga gram mengandung:

  • Mangan: 0,05 mg atau setara dengan 2% AKG
  • Vitamin B6: 0,037 mg
  • Vitamin C: 0,93 mg
  • Serat: 0,06 gram
  • Kalsium: 5,43 mg

Tak hanya itu, tanaman ini juga mengandung 4,5 kalori, 0,2 gram protein, dan 1 gram karbohidrat.

Apa Saja Manfaat Makan Bawang Putih Mentah?

Foto: www.canva.com

Bawang putih adalah sumber allicin atau senyawa yang mengandung belerang yang terkait dengan banyak manfaat kesehatan. Senyawa ini juga menjadi sumber atas rasa dan aroma bawang putih yang kuat.

Berikut manfaat makan bawang putih mentah:

Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh

Berkat senyawa allicin yang ada di dalam bawang putih, ternyata dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Selain itu, tanaman ini juga menawarkan perlindungan terhadap beberapa kondisi penyakit, seperti penyakit jantung dan kanker.

Akan tetapi, sebuah penelitian menyatakan bahwa mengolah bawang putih dengan cara dipanggang, direbus, atau dipanaskan, secara signifikan dapat mengurangi kandungan allicin yang ada di dalamnya.

Oleh karena itu, makan bawang putih mentah dapat membantu memaksimalkan nilai gizi dari bumbu dapur yang satu ini.

Satu studi menemukan bahwa ekstrak bawang putih yang dikonsumsi selama 12 minggu dapat mengurangi gejala flu hingga 63%. Oleh karena itu, untukmu yang sering masuk angin, maka tidak ada salahnya menambahkan bawang putih ke dalam asupan sehari-hari.

Mengurangi peradangan

Menurut beberapa penelitian, bawang putih mentah juga dapat mengurangi peradangan para tubuh. Hal ini disebabkan karena kandungan antioksidan dan senyawa yang mengandung belerang, seperti allicin.

Mendukung kesehatan jantung

Ajaibnya, makan bawang putih mentah juga dapat mendukung kesehatan jantung.

Menurut penelitian, bumbu dapur ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, sehingga akhirnya juga menurunkan kadar kolesterol. Apalagi jika kamu memiliki kolesterol tinggi, cobalah untuk mengonsumsi ekstrak bawang putih yang dapat mengurangi kolesterol total sebesar 10-15%.

Selain itu, sebuah studi membuktikan bahwa ekstrak bawang putih memiliki dampak yang signifikan dalam mengurangi tekanan darah pada seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi. Tak hanya itu, 600-1500 mg ekstrak bawang putih akan sama efektifnya dengan obat Atenolol yang mampu mengurangi tekanan darah selama 24 minggu.

Menstabilkan kadar gula darah

Dengan mengonsumsi bawang putih, hal tersebut juga dapat membantu mengurangi kadar gula darah. Selain itu juga dapat meningkatkan manajemen gula darah yang dapat mengelola diabetes tipe-2.

Menjaga kesehatan otak

Memakan bawang putih mentah atau ekstrak bawang putih dalam jumlah yang tinggi juga dapat meningkatkan daya ingat dan mendukung kesehatan otak. Hal ini disebabkan karena bawang putih mengandung antioksidan yang mendukung mekanisme perlindungan tubuh terhadap kerusakan oksidatif.

Tak hanya itu, efek gabungan dari kadar kolesterol dan tekanan darah yang rendah, serta kandungan antioksidan yang ada di dalam bawang putih juga dapat mengurangi risiko penyakit otak seperti Alzheimer dan demensia.

Meningkatkan kesehatan tulang

Ternyata, ekstrak bawang putih juga dapat meminimalkan gejala pengeroposan tulang dengan meningkatkan kadar estrogen pada wanita.

Menurut sebuah studi yang dilakukan pada wanita menopause menunjukkan bahwa makan bawang putih mentah sebanyak dua gram dapat menurunkan defisiensi estrogen secara signifikan.

Adakah Efek Samping Mengonsumsi Bawang Putih Mentah?

Foto: www.freepik.com

Meski makan bawang putih mentah sering dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, namun terdapat beberapa efek samping yang perlu dipertimbangkan.

Pertama, bawang putih mentah memiliki rasa dan bau yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan bawang putih matang. Bagi sebagian orang aroma ini terasa sangat mengganggu.

Selain itu, mereka yang menderita penyakit gastroesophageal reflux (GERD) sering disarankan untuk membatasi konsumsi bawang putih. Sebab bahan alami ini dapat menimbulkan terganggunya sistem pencernaan.

Sebab, beberapa senyawa yang ada di dalam bawang putih mentah ternyata dapat mengiritasi saluran pencernaan, yang bisa menyebabkan munculnya sensasi terbakar di dada atau perut.

Namun makan bawang putih mentah dalam jumlah sedang tidak akan menimbulkan masalah bagi kebanyakan orang dewasa yang sehat. Sementara untuk mereka yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memakan bawang putih.

Berapa Banyak Bawang Putih yang Harus Dikonsumsi?

makan bawang putih mentah
Foto: www.rawpixel.com

Untuk mendapatkan manfaat dari bawang putih, sesungguhnya tidak ada dosis resmi yang direkomendasikan. Namun sebagian besar penelitian menyarankan untuk makan bawang putih mentah sebanyak satu hingga dua siung per hari. Sementara dalam bentuk suplemen, bisa mengonsumsi sebanyak 3600 mg.

Akan tetapi pastikan kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika ingin mengonsumsi suplemen bawang putih. Apalagi jika memiliki kondisi kesehatan yang kurang baik. Sebagai alternatifnya, kamu bisa memakan bawang putih yang dimasak untuk meringankan efek sampingnya.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Meski bawang putih mentah memiliki rasa dan aroma yang menyengat dibanding dengan yang telah dimasak, namun tanaman herbal ini aman untuk dikonsumsi. Berkat kandungan allicin yang ada di dalamnya, menjadikan bumbu dapur ini memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Agar aman untuk dikonsumsi, cobalah memakan sekitar satu hingga dua siung per hari. Hal ini guna mencegah munculnya efek samping seperti sistem pencernaan yang terganggu atau refluks asam.