3 Jenis Gangguan Psikologis Yang Tidak Boleh Diabaikan Menurut Psikolog

gangguan psikologis
Foto: www.freepik.com

Seperti yang kita ketahui, kesehatan mental menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Meski ia terlihat sehat secara fisik, belum tentu kesehatan mentalnya juga baik. Karena kenyataannya, terdapat beberapa macam gangguan psikologis yang bisa dialami oleh seseorang.

Baca penuturan dari Joice Mailoa, M.Psi., Psikolog, seorang Psikolog Klinis dari @Kalesangjiwa, terkait macam-macam gangguan psikologis dan cara memiliki kesehatan mental yang baik.

Apa Itu Kesehatan Mental?

gangguan psikologis
Foto: www.rawpixel.com

Joice menerangkan bahwa jika berpedoman pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), “kesehatan mental adalah keadaan sejahtera di mana individu menyadari kemampuannya, dapat mengatasi tekanan sehari-hari, dapat bekerja secara produktif dan bermanfaat, serta dapat berkontribusi di lingkungan,” paparnya.

“Dari pengertian singkat di atas, sebenarnya sudah dapat dilihat kalau kesehatan mental ini sangat penting dan berpengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari. Karena dapat membantu menentukan respons ketika berhadapan dengan berbagai situasi di kehidupan,” lanjutnya.

Benarkah Seseorang yang Sehat Secara Fisik Belum Tentu Mentalnya Juga Sehat?

gangguan psikologis
Foto: www.freepik.com

Terdapat sebuah ungkapan bahwa seseorang yang sehat secara fisik, belum tentu kesehatan mentalnya juga sehat.

Menurut Joice, hal tersebut sangat benar. “Karena arti sehat secara keseluruhan bukan hanya berdasarkan kondisi fisik, tetapi juga mental dan sosialnya,” katanya. Otomatis, kondisi kesehatan dua hal tersebut bisa saja berbeda.

“Di luar tampak sehat dan tidak mengeluhkan penyakit atau gangguan tertentu. Namun misalnya saja, bagaimana cara orang tersebut mengelola stres? Apakah ia cukup mampu mengatasi dan dapat berfungsi secara adaptif di dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-harinya?” ungkap Psikolog Klinis yang satu ini.

“Atau bisa jadi sebaliknya, ia menggunakan cara-cara yang dinilai kurang efektif jika dilakukan dalam jangka panjang. Hal-hal tersebut dapat menggambarkan kondisi kesehatan mentalnya,” lanjutnya.

Apa Penyebab Seseorang Mengalami Gangguan Psikologis?

apa penyebab seseorang mengalami gangguan psikologis | | 3 Jenis Gangguan Psikologis Yang Tidak Boleh Diabaikan Menurut Psikolog
Foto: www.freepik.com

Sesungguhnya, terdapat berbagai faktor yang dapat memicu seseorang mengalami gangguan psikologis. “Mulai dari genetik atau adanya riwayat pengidap gangguan psikologis dalam keluarga atau menderita penyakit tertentu sampai mengalami stres karena peristiwa traumatis,” tutur Joice.

“Seperti ditinggalkan oleh orang yang disayang, kehilangan pekerjaan, mengalami kekerasan, kerugian, dan stres berat dalam waktu yang lama, terisolasi dan kesepian, serta peristiwa lainnya,” jelasnya.

Selain itu, “tingkat toleransi dan sumber daya yang dimiliki oleh setiap orang dalam menghadapi tekanan juga berbeda-beda. Sehingga hal tersebut dapat memengaruhi kerentanan dalam mengalami gangguan psikologis,” imbuhnya.

Apa Saja Macam-macam Gangguan Psikologis?

gangguan psikologis
Foto: www.pexels.com

Menurut Joice gangguan psikologis ini sangat beragam dan juga kompleks. “Ketika seseorang mengalami gangguan psikologis, biasanya memunculkan keluhan pada beberapa aspek seperti perilaku, emosi, dan juga berpikir,” terangnya.

Untuk meminimalisir adanya self diagnose, Joice menerangkan secara singkat beberapa gangguan psikologis yang bisa terjadi, yakni:

Gangguan depresi

Gangguan yang satu ini merupakan bentuk episode gangguan mood atau suasana hati. “Di mana secara jelas perilaku individu lebih didominasi dengan perasaan tertekan,” ujarnya.

Berikut perbedaan depresi klinis dengan kesedihan yang sifatnya normal, yakni:

  • Perubahan mood yang menyebar pada seluruh situasi dari waktu ke waktu. Suasana hati tidak membaik bahkan saat terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan
  • Terkadang perubahan suasana hati tidak ada faktor pemicunya
  • Suasana hati tertekan disertai dengan ketidakmampuan berfungsi terkait peran sosial dan pekerjaan. Penyebabnya banyak yakni faktor peristiwa kehidupan yang penuh dengan tekanan dan faktor biologis

Gangguan skizofrenia

Ini merupakan gangguan kejiwaan kronis ketika pengidapnya mengalami halusinasi, delusi, kekacauan dalam berpikir, berbicara tidak teratur atau kacau, serta perubahan perilaku dan simtom negatif seperti emosi yang datar atau penarikan diri.

“Hingga saat ini gangguan psikologis ini memiliki berbagai penyebab dan belum diketahui secara pasti. Meski demikian, kondisi ini melibatkan kelainan pada otak yang dikombinasikan dengan pengaruh psikologis, sosial, dan lingkungan,” ungkapnya.

Gangguan tidur

Jenis gangguan ini merupakan perubahan pada pola tidur yang sampai mengganggu kesehatan dan kualitas hidup penderitanya.

“Beberapa contoh gangguan tidur adalah sulit tidur (insomnia), mimpi buruk (parasomnia), atau sangat mudah tertidur (narkolepsi),” tuturnya.

Bagaimana Mendiagnosis Mengalami Gangguan Psikologis?

gangguan psikologis
Foto: www.rawpixel.com

Untuk mendiagnosis gangguan psikologis yang dialami, Joice menyarankan untuk mencari pihak profesional atau berkonsultasi dengan psikolog dan/atau psikiater untuk melihat dan mendiagnosis setiap keluhan yang dirasakan.

“Meski banyak sekali informasi yang berkaitan dengan kesehatan mental di berbagai platform, usahakan untuk tidak mendiagnosis diri sendiri,” tegasnya.

Biasanya psikolog dan/atau psikiater akan melakukan pemeriksaan psikologis dengan melakukan wawancara terhadap pasien dan mengajukan beberapa pertanyaan, seperti:

  • Keluhan yang dialami dan sejak kapan keluhan tersebut muncul atau dirasakan
  • Bagaimana dampak keluhan tersebut terhadap diri sendiri dan aktivitas sehari-hari
  • Hal yang berkaitan atau peristiwa yang dialami yang mungkin menjadi pemicu permasalahan tersebut

“Dengan demikian, teman-teman dapat mempersiapkan hal-hal di atas sebagai bahan atau acuan untuk melakukan konsultasi atau pemeriksaan pertama kali, baik itu dengan psikolog atau psikiater,” ujarnya.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Berkonsultasi Terkait Gangguan Psikologis?

kapan waktu yang tepat untuk berkonsultasi terkait gangguan psikologis | | 3 Jenis Gangguan Psikologis Yang Tidak Boleh Diabaikan Menurut Psikolog
Foto: www.canva.com

Kamu bisa berkonsultasi dengan ahli terkait gangguan psikologis yang dialami ketika muncul tanda-tanda berikut:

  • Mengalami perubahan suasana hati yang drastis dan memunculkan masalah
  • Didominasi oleh perasaan yang tidak menyenangkan seperti ketakukan, kekhawatiran, atau perasaan bersalah dalam jangka waktu yang lama
  • Sulit berkonsentrasi sehingga berdampak pada produktivitas
  • Muncul perasaan tidak berarti, tidak berdaya, tanpa harapan, dan ingin mengakhiri hidup
  • Kesulitan dalam mengelola stres atau masalah sehari-hari
  • Menarik diri dari orang-orang dan kegiatan sehari-hari
  • Kehilangan minat dalam beraktivitas atau melakukan hal yang disukai
  • Muncul perilaku yang berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain
  • Merokok, minum alkohol lebih dari biasanya, atau bahkan menggunakan narkoba
  • Perubahan kebiasaan makan seperti terlalu banyak atau terlalu sulit
  • Rasa lelah yang signifikan, energi yang menurun, atau mengalami masalah tidur

Bagaimana Cara Mengatasi Gangguan Psikologis?

bagaimana cara mengatasi gangguan psikologis | | 3 Jenis Gangguan Psikologis Yang Tidak Boleh Diabaikan Menurut Psikolog
Foto: www.freepik.com

“Jika gangguan psikologis ini diabaikan atau tidak ditangani dengan baik, maka akan berdampak buruk bagi individu tersebut. Apalagi jika berkaitan dengan membahayakan diri karena adanya tindakan menyakiti diri sendiri atau orang lain yang juga semakin menghambat kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Oleh karena itu, untuk mengatasinya maka kamu perlu mencari bantuan profesional, yakni dengan berkonsultasi dengan psikolog dan/atau psikiater.

“Karena ada batas-batas tertentu di mana kita membutuhkan bantuan orang lain, khususnya seorang ahli di bidangnya. Sehingga nantinya dapat dilakukan berbagai layanan seperti konseling dan psikoterapi jika melakukan konsultasi dengan psikolog dan pengobatas atas pengawasan psikiater,” saran Joice.

Bisakah Mencegah untuk Mengalami Gangguan Psikologis?

bisakah mencegah untuk mengalami gangguan psikologis | | 3 Jenis Gangguan Psikologis Yang Tidak Boleh Diabaikan Menurut Psikolog
Foto: www.freepik.com

Joice memaparkan bahwa setiap individu bisa memiliki kesehatan mental yang baik. “Jadi fokusnya bukan hanya untuk ‘menghindari’ gangguan psikologis, tetapi belajar untuk mengelola diri dan meningkatkan kapasitas diri. Seingga dapat menghadapi tekanan serta tantangan hidup dengan adaptif,” paparnya.

Berikut cara yang bisa dilakukan untuk memiliki kesehatan mental yang baik:

Mengenali pola penyelesaian masalah

Kamu bisa mengajukan beberapa pertanyaan ini untuk membantu: apa yang biasa saya lakukan ketika stres? Apakah cukup efektif jika saya cenderung untuk binge watching dan mengabaikan tugas dan pekerjaan? Jika saya mengabaikan setiap perasaan yang tidak menyenangkan, apakah benar-benar merasa nyaman pada akhirnya?

Mengelola stres

Selanjutnya, cobalah untuk belajar mengelola stres dan konflik yang adaptif serta efektif.

Berikan apresiasi

Joice juga menyarankan untuk jangan lupa memberikan apresiasi terhadap proses dan kemajuan yang dilakukan oleh diri sendiri.

Jalin relasi

Sebaiknya, kamu juga menjalin relasi atau hubungan yang positif dengan lingkungan. Hal ini dapat membantu untuk memiliki kesehatan mental yang baik.

Melakukan self care

“Kemudian, lakukan self care yang sederhana bagi diri sendiri. Seperti beristirahat yang cukup dan memerhatikan pola makan, tidur, serta olahraga,” sarannya.

Kesimpulan

mengelola kesehatan mental | | 3 Jenis Gangguan Psikologis Yang Tidak Boleh Diabaikan Menurut Psikolog
Foto: www.freepik.com

“Seperti kata pepatah kuno yang sering dikumandangkan yakni ‘kita bisa karena terbiasa’. Jadi kalau hari ini kita belum bisa untuk mengelola kesehatan mental, maka bisa mencobanya secara perlahan-lahan dan belajar untuk memulai dari hal-hal yang sederhana,” pesan Joice.

Salah satunya adalah dengan mengenal diri sendiri, mulai sadar dengan kebutuhan emosional, serta mulai menerima perasaan yang tidak menyenangkan dan mengelolanya.

“Selain itu, bisa juga dengan mulai menyadari kesulitan yang dialami dan mungkin kita membutuhkan dukungan serta bantuan profesional. Serta yang paling penting, kita punya kendali atas kesehatan mental diri sendiri,” tutupnya.