5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 20 Desember 2019

Foto: www.canva.com

Hei kamu (iya, kamu), selamat pagi! Kalau boleh tahu, seberapa sering sih, kamu menonton televisi? Menurut sebuah penelitian baru yang dilakukan di Nikaragua, semakin sering kita menonton TV maka kita semakin lebih suka dengan perempuan kurus. Alasannya, karena perempuan langsing dan kurus lebih sering wara-wiri di televisi. Dan bagaimana dengan mereka yang memiliki akses terbatas atau tidak bisa menonton TV? Mereka lebih tertarik dengan perempuan ber-BMI (Body Mass Index) tinggi. Oh, di sini plot twist-nya: begitu kelompok yang terakhir ini diberikan kebebasan mengakses internet dan televisi, preferensi mereka langsung berubah: lebih suka yang kurus. Ini artinya: persepsi terhadap tingkat atraktif seseorang itu bisa berubah dan dipengaruhi oleh apa yang mereka lihat. Well, bagaimana menurutmu? Sebelum memberi jawaban, baca dulu lima kabar terbaru ini.

Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat ketiga yang dimakzulkan.

Seandainya kamu puasa internet dan berita kemarin, House Representative Amerika resmi memakzulkan Trump atas dasar penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres. Akan tetapi, belum ada detail yang jelas kapan artikel pemakzulan akan dikirimkan oleh House Speaker Nancy Pelosi ke Senator. Alasannya, dia ingin memastikan terlebih dahulu kejelasan proses pengadilan yang akan digelar oleh Senator. Sebelum Trump, hanya ada dua orang presiden yang pernah dimakzulkan, yakni Andrew Johnson di tahun 1868 dan Bill Clinton di tahun 1998. Sementara Presiden Richard Nixon mengundurkan diri setelah skandal Watergate. Baca berita lengkapnya di sini.

Para penjaga perdamaian PBB menjadi ayah dari ratusan bayi di Haiti.

Sedihnya, para penjaga perdamaian ini menelantarkan para ibu bayi tersebut dan hidup sebagai orangtua tunggal. Kesimpulan ini adalah hasil sebuah studi panjang tentang dampak masa kerja panjang para penjaga perdamaian PBB dan dipublikasikan di The Conversation kemarin (19/12). Banyak dari penjaga perdamaian tersebut menghamili gadis di bawah usia dan menukar seks dengan makanan atau “beberapa koin’. Para peneliti juga menemukan bahwa masalah itu sangat marak, hingga lahir julukan “Petit Minustah” untuk anak-anak yang lahir dari hubungan tersebut. Pemimpin peneliti, Sabine Lee, mengatakan mustahil mencari tahu jumlah pasti bayi tersebut. Menanggapinya, PBB mengecam keras sikap para penjaga perdamaian dan berkata sedang bekerja keras untuk mengasi masalah eksploitasi seksual. Baca berita lengkapnya di sini.

Ridwan Kamil Minta Ormas Tidak Saat Natal dan Tahun Baru.

Gubernur Jawa Barat ini meminta seluruh warga provinsi tersebut bersama-sama menjaga suasana kondusif. Sementara itu, Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi mengatakan, polisi mengerahkan lebih dari 18 ribu personel pada masa perayaan Natal dan Tahun Baru di Jawa Barat tahun 2019 ini. Pengamanan dibantu TNI yang mengerahkan lebih dari lima ribu personel. Baca berita lengkapnya di sini.

Kenaikan biaya aplikasi visa Schengen untuk WNI terjadi tahun depan.

Mulai Februri 2020, warga Indonesia harus membayar €80 (sebelumnya €60) untuk orang dewasa dan €40 (sebelum €35) untuk anak-anak. Informasi ini tertera di situs SchengenVisaInfo.com. Selain itu, ada aturan tambahan: WNI yang berniat ke negara-negara Uni Eropa harus mengajukan permohonan visa enam bulan sebelum keberangkatan. Baca berita lengkapnya di sini.

Facebook sedang membangun sistem operasinya sendiri agar tidak tergantung pada Android.

Oleh karena tidak ingin tergantung pada Google, Faceboook menugaskan salah satu pencipta Windows NT dari Microsoft untuk membangun sistem operasi dari nol. Jika memiliki OS (operating system) sendiri, Facebook akan memiliki kebebasan untuk mematangkan berbagai sistem dalam peralatannya. Selama ini Facebook memang sedikit sensitif dan baperan karena tidak memiliki OS sendiri—melainkan bergantung pada kompetitornya, termasuk Apple. Bahkan Tim Cook, CEO Apple, pernah beberapa kali menyindir Facebook tentang masalah ini. Baca berita lengkapnya di sini.

Itu tadi lima kabar terbaru hari ini. Dan ini kabar terbaru tentang tren traveling 2020 yang wajib kamu tahu. Sudah baca semuanya? Selamat beraktivitas, ya!

podcast button