5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 8 Januari 2020

lima berita terbaru hari ini
Foto: www.canva.com

Hai, selamat pagi! Cantik dan rapi banget sih, apa karena memakai item ini? Ohya, berbicara tentang pakaian dan perempuan, sebuah penelitian baru menyimpulkan: para perempuan cenderung memilih berpakaian sopan dan sederhana karena ingin menghindari sikap agresif dari sesama wanita. Wedew. Dan semakin cantik/atraktif seseorang, maka semakin sederhana pemilihan bajunya. Tujuannya? Yah, untuk mengurangi cibiran dari kaum Hawa. Meski memang perempuan cantik cenderung hanya akan melakukannya ketika bertemu orang baru—bukan saat ingin bersua dengan teman lama. Apakah itu satu-satunya alasan perempuan memilih berpakaian sopan? Nuh-uh. Ada banyak alasan. Well, anyway, apa pun alasan pemilihan bajumu hari ini, pastikan menikmati hari ini dan lima berita terbaru berikut ini.

Kementerian Keuangan optimis perekonomian nasional 2020 akan lebih dibandingkan 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani , kemarin (07/1). Seperti dilaporkan sebelumnya, pada pertengahan tahun lalu Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) sempat memprediksi laju pertumbuhan indonesia akan menurun. Namun, pertumbuhan ekonomi diyakini masih akan lebih baik dibandingkan dengan perekonomian tahun lalu. Sri juga mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi 2020 ditargetkan 5,3 persen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sektor konsumsi dan investasi merupakan motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi. Baca berita lengkapnya di Liputan6.

BMKG memperingatkan hujan deras akan mengguyur Banten dan Jawa Barat sepekan ke depan.

Oleh karenanya, BMKG mengingatkan warga untuk tetap waspada dan siap siaga. Tidak hanya di dua provinsi itu, intensitas hujan yang sama juga akan melanda kawasan Sumatra Barat dan Lampung. Sementara daerah Sumatra bagian selatan, seluruh Pulau Jawa, Bali, mayoritas NTT dan NTB, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua akan mengalami hujan level moderat dan tinggi. Menurut catatan, banjir besar yang melanda Jakarta dan Banten mengakibatkan 67 orang meninggal dan mempengaruhi hidup ratusan ribu orang. Sementara sampai Selasa kemarin, sekitar 14,535 masih tetap berada di tempat pengungsian. Baca berita lengkapnya di The Jakarta Post.

Ahli lingkungan memperkirakan satu miliar hewan mati akibat kebakaran hutan Australia.

Prediksi awal hanya sekitar ratusan juta, tetapi dengan semakin parahnya kebakaran hutan, angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat. Spesies langka yang dilindungi seperti southern corroboree frog dan mountain pygmy-possum, kemungkinan menjadi korban karena api melahap habitat mereka di Alpine National Park dan Kosciuszko National Park. Sepertiga populasi koala dan habitatnya juga diperkirakan hilang. Sejauh ini, kebakaran hutan di Australia telah menewaskan 25 orang, merusak lebih dari 2000 rumah dan membakar hampir 31.000 mil per segi—setara dengan luas Austria. Baca berita lengkapnya di HuffPost.

Iran menunda penguburan General Qassem Soleimani.

Penyebabnya: dikabarkan paling tidak 50 orang tewas dan ratusan luka akibat berdesak-desakan saat menghadiri prosesi penguburan salah satu pahlawan nasional tersebut. Akibatnya, penguburan jenderal tersebut ditunda dan belum ada keterangan resmi kapan akan dilanjutkan. Ribuan orang memadati jalan-jalan Kerman, kota asal Soleimani. Jenderal Soleimani terbunuh akibat serangan drone di Baghdad pada Jumat minggu lalu. Sebagai respon, Iran berikrar akan “membalas keras” Amerika Serikat. Baca berita lengkapnya di DW.

YouTube menonaktifkan iklan dan komentar pada video anak-anak.

Kebijakan ini diimplementasikan setelah YouTube membayar denda sebesar $170 juta karena melanggar COPPA (Children’s Online Privacy Protection Act). Aturan yang mulai berlaku hari ini akan membuat iklan personalisasi, komentar, serta fitur lonceng notifikasi, ‘save to playlist‘ atau ‘save to watch later‘ tidak akan aktif ketika seseorang menonton konten anak-anak. Hal ini berlaku bagi siapa pun—anak kecil atau orang dewasa— yang menonton video anak-anak. Ini artinya, para pencipta konten tidak bisa lagi mengumpulkan donasi dari video tersebut. Dengan sendirinya, perubahan ini akan memberatkan pecinta konten, terutama mereka yang mendapatkan penghasilan dari iklan dan donasi. Baca berita lengkapnya di Forbes.

Itu lima berita terbaru yang wajib kamu ketahui, dan ini yang harus kamu lakukan ketika merasa lebih sayang pada satu anak saja.