5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 23 Desember 2019

lima berita menarik
Foto: www.canva.com

Hai, sudah siap menyambut tahun baru dan deka…? Untuk yang terakhir ini, sejujurnya LIMONE agak ragu. Pasalnya, ada yang bilang dekade baru dimulai pada 2021, tapi ada juga teori yang mengatakan 2020. Menurut para peneliti: tidak ada yang salah, dua-duanya benar—tergantung pada aliran yang kamu anut. Jika mengikuti kalendari Julian, dekade baru dimulai 1 Januari 2021, sementara berdasarkan tanggalan non-sains adalah 1 Januari 2020. Namun satu hal yang pasti, tidak disarankan untuk menjadikan ini sebagai topik utama percakapan di tempat publik karena bisa menjadi sumber keributan. Uh-uh, contohnya kejadian di sebuah bar pada tahun 1999. Jadi, apa pun aliran yang kamu anut, selamat menyambut tahun baru! Dan selamat menikmati lima berita menarik di bawah ini.

Tarif bus Damri Soekarno Hatta naik.

Kenaikan ini diterapkan mulai kemarin (22/12) dan berlaku untuk semua rute dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Dengan kenaikan ini, pihak Damri akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan, keselamatan, dan penambahan fasilitas di dalam bus. Termasuk charging spot, toilet, video musik dan bagasi. Kenaikan tarif baru ini akan berkisar antara Rp10.000 sampai Rp.15.000. Baca berita lengkapnya di sini.

Calon pengantin di Cianjur wajib tes HIV/AIDS.

Aturan ini akan mulai berlaku tahun depan dan dilakukan untuk mengurangi risiko penularan dan penyebaran HIV/AIDS di Cianjur, Jawa Barat. Sekretaris Komisi Perlindungan HIV/AIDS (KPA) Cianjur Hilman mengatakan bahwa calon pengantin di daerah tersebut wajib melakukan tes VCT (Voluntary Counselling Testing) sebelum menikah. Jika hasil tes positif, maka pasangan diberikan pendampingan dan konseling. Berdasarkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, kerentanan ibu rumah tangga terkena HIV/AIDS biasanya karena tertular oleh suami yang sering “jajan” sembarangan atau melakukan seks begonta-ganti pasangan. Baca berita lengkapnya di sini.

Mama Cax, model dan aktivis perempuan, meninggal usia 30 tahun.

Model berdarah Haiti-Amerika tersebut meninggal hari Senin lalu di London. Pemilik nama lengkap Cacsmy Brutus ini kehilangan satu kakinya karena kanker tulang dan paru-paru saat masih remaja. Cax dikenal sebagai aktivis dan advokasi untuk perempuan difabel di dunia mode. Beberapa tahun terakhir Cax menghiasi berbagai catwalk dengan kaki prostetiknya dan menjadi model merek-merek terkenal seperti Sephora, Asos, dan Tommy Hilfiger. Tahun ini dia berjalan di pertunjukkan Savage x Fenty milik Rihanna di New York Fashion Week. Rihanna mengunggah sebuah foto sebagai tribut untuk model tersebut dan menuliskan, “powerhouse beauty” serta “rest in power sis.” Baca berita lengkapnya di sini.

Perdana Menteri India mengkritisi dan menuduh pihak oposisi sengaja menyesatkan publik.

Di hadapan ratusan pendukungnya di New Delhi, Narendra Modi menyalahkan pihak oposisi untuk beberapa masalah, termasuk buruknya sistem transportasi dan kondisi air serta Citizenship Amandment Act. Isu terakhir ini menyebabkan demonstrasi besar-besaran di seluruh penjuru India. Menurutnya, pihak oposisi menyebarkan informasi salah. Alih-alih merugikan, Modi menyatakan bahwa undang-undang tersebut akan menguntungkan dan memberikan keamanan pencari suaka di India. Akan tetapi banyak pihak mengkritik aturan baru tersebut karena dianggap sebagai sebuah diskriminasi terhadap Muslim. Pasalnya, sistem “fast-track citizenship” itu hanya berlaku untuk Hindu, Sikh, Budda, Jain, Parsis dan Kristen, tapi tidak untuk Muslim. Setelah demonstrasi diwarnai dengan kekerasan dan 22 orang tewas, pemerintah melarang kegiatan kumpul-kumpul empat orang atau lebih selama 15 hari ke depan. Selain itu, di beberapa daerah juga terjadi pembatasan penggunaan internet dan telepon. Baca berita lengkapnya di sini.

Tidak ada misa Natal di katedral Notre Dame tahun ini.

Seperti yang disampaikan pihak otoritas Prancis Sabtu lalu, untuk pertama kalinya sejak 1803 misa Natal tidak akan diselenggarakan di katedral ini. Delapan bulan setelah kebakaran (15 April 2019), para pekerja masih dalam proses memperbaiki dan membangun kembali bangunan penting tersebut. Sebagai penggantinya, sebuah misa Natal akan diselenggarakan di gereja terdekat, yakni Saint-Germain l’Auxerrois. Di bulan Juni, jaksa penuntut hukum menduga kebakaran terjadi karena kelalaian; bekas puntung rokok atau hubungan pendek listrik diduga sebagai penyebab utama. Baca berita lengkapnya di sini.

Sudah membaca lima berita menarik hari ini? Baca ini juga ya, sebelum mengakhiri 2019.