5 Hal yang Harus Kamu Tahu Hari Ini – 6 Januari 2020

Foto: www.canva.com

Hello! Apakah kamu ingin mengoleksi sesuatu bulan ini? Majalah Vogue Italia mungkin bisa menjadi satu pertimbangan. Pasalnya, majalah tersebut tidak akan memajang foto-foto hasil studio di edisi Januari 2020-nya. Weits! Kok bisa? Ini dalam rangka membuat majalahnya lebih ramah lingkungan. Uh-uh. Menurut editornya, sesi foto terkadang bisa melibatkan ratusan orang, puluhan penerbangan dan belasan perjalanan kereta api, menggunakan listrik berjam-jam, dan memproduksi banyak sampah makanan! Alias, sangat tidak baik untuk planet ini. Itulah sebabnya: khusus untuk edisi ini, ilustrasi dari beberapa seniman akan dipakai sebagai ganti foto hasil jepretan fotografer. Apakah gerakan ini akan lebih sering dilakukan—atau hanya ‘usaha satu kali saja’? Tidak ada yang tahu. Well, paling tidak usaha ini patut dihargai. Iya, ‘kan? Anyway, apa pun keputusanmu (ingin mengoleksi atau meh…), yang pasti lima berita ini patut dibaca hari ini.

Sejumlah warga korban banjir akan menggugat secara perdata Pemerintah DKI Jakarta.

Warga yang menjadi korban banjir 1 Januari 2020 di Jakarta akan melayangkan gugatan dengan mekanisme class action atau gugatan perwakilan kelompok terhadap Pemprov DKI Jakarta. Menurut kelompok warga ini, Pemprov DKI dinilai lalai dan tidak mampu mengatasi permasalahan banjir di Jakarta. Juru Bicara Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020 Alvon Kurnia Palma mengatakan pihaknya mengajak warga Jakarta yang merasa dirugikan secara material dan immaterial akibat banjir untuk menggugat secara perdata Pemprov DKI. Baca berita lengkapnya di Kompas.

Kedutaaan Besar Indonesia di Iran memberikan imbauan kepada WNI di sana.

Menyusul serangan udara Amerika Serikat di Irak yang membunuh salah satu figur militer terpenting Iran, Qasem Soleimani, Kedubes Iran mewanti-wanti WNI. Dalam surat resmi di situsnya, pihak Kedutaan menyarankan untuk menghindari tempat-tempat ramai atau rawan konflik. Pernyataan tersebut juga meminta WNI untuk tetap waspada dan tetap menjaga kontak dengan WNI lainnya di kawasan tersebut. Baca berita lengkapnya di The Jakart Post.

Fukushima berencana untuk menjadi sebuah pusat energi yang terbaharukan.

Meski terjadi bencana nuklir pada 2011, Fukushima memiliki ambisi untuk memproduksi 100% energi yang terbaharukan di 2040. Proyek berbiaya $2,75 milyar tersebut akan membangun 11 pembangkit listik tenaga surya dan 10 tenaga angin. Ketika selesai, proyek ini akan menghasilkan sampai 600 megawatt listrik, atau sekitar dua pertiga tenaga dari rata-rata pembangkit listrik tenaga nuklir. Setelah bencana di pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima, seluruh reaktor nuklir di Jepang ditutup. Saat ini, sembilan masih beroperasi setelah melalui proses pemeriksaan keamanan ketat. Sejauh ini, Jepang hanya memproduksi 17,4% energi yang terbaharukan (jauh melebihi negara-negara di Eropa). Pemerintah ingin meningkatkannya menjadi 22% sampai 24$ per 2030, meski menurut aktivitis lingkungan angka tersebut masih belum cukup. Baca berita lengkapnya di The Guardian.

Malaysia akan membuka kembali kantor kedutaan besarnya tahun ini di Pyongyang.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Saifuddin Abdullah yang juga mengatakan bahwa ini adalah usaha untuk semakin memperkuat hubungan bilateral dengan Korea Utara. Langkah ini juga diambil dalam rangka memberikan dorongan positif agar pembicaraan damai antara Korea Utara dengan PBB bisa terjadi. Hubungan keduanya agak tegang setelah Kim Jong-nam, saudara tiri dari Kim Jong-un, dibunuh di Kuala Lumpur pada Februari 2017 lalu. Saat itu, duta besar Korea Utara sempat menuduh Malaysia bekerja sama dengan musuh Pyongyang untuk merencanakan pembunuhan tersebut. Akan tetapi, hubungannya mulai mencair setelah Mahathir Mohamad kembali menjadi perdana menteri pada 2018. Baca berita lengkapnya di South China Morning Post.

Qantas Airways dinobatkan sebagai maskapai teraman di dunia.

Dalam daftar Top 20 yang dipublikasikan oleh AirlineRatings.com, maskapai asal Australia tersebut berada di urutan pertama disusul oleh Air New Zealand, Eva Airways, dan Singapore Airilnes. Situs tersebut memperhatikan berbagai faktor untuk memutuskan hal tersebut, termasuk faktor audit, rekam kecelakaan, keuntungan dan usia pesawat. Sementara di survei yang dilakukan oleh OAG Aviation Worldwide, PT Garuda Indonesia diberikan predikat sebagai maskapai paling tepat waktu di dunia. Baca berita lengkapnya di Bloomberg.

Tidak hanya lima berita ini yang patut dibaca pagi ini. Artikel tentang komentar jerawat ini juga wajib kamu baca sebelum beraktivitas dan berinteraksi hari ini.

podcast button