Apakah Kamu Tahu yang Kamu Cari dari Seorang Pasangan? Sepertinya Tidak…

kriteria utama pasangan idaman
Foto: www.gettyimages.com

Jika kamu ditanya: sebutkan tiga kriteria utama pasangan idaman kamu—apa jawabanmu? Kaya, baik, kaya? Well, menurut sebuah studi dari Universitas California, David, pada akhirnya jawabanmu tersebut tidak penting. Ouch.

Apa yang Ingin Diketahui Penelitian Ini tentang Pasangan Idaman?

Penelitian ini melibatkan 700 partisipan dan mereka diminta untuk menuliskan tiga kriteria utama pasangan idaman mereka. Selain itu, mereka juga diminta untuk mengungkapkan impian romantis mereka tentang kencan buta, pasangan romantis dan teman.

“Orang-orang di dalam studi kami ini dengan mudah menuliskan tiga kriteria utama dari seorang pasangan ideal,” kata Jehan Sparks, Ph.D, penulis utama penelitian ini. “Kami ingin melihat apakah tiga kriteria tersebut benar-benar penting bagi mereka. Dan sepertinya, tidak.”

Ouch.

Alasannya? Pasalnya, meski pasangan idaman yang memiliki tiga kriteria tersebut memang terlihat menarik, tapi hasil akhirnya lebih bernuansa daripada itu.

Apa yang Penelitian Ini Temukan tentang Kriteria Pasangan Idaman?

Tidak hanya menuliskan tiga kriteria pasangan idaman. Para partisipan ini juga diminta mempertimbangkan kriteria lain yang tidak mereka cantumkan, tapi ada di dalam daftar partisipan lain. Contohnya, jika si Anni menuliskan baik, kaya, tidak sombong sebagai tiga kriteria utama, si Dian merasa bahwa pria dengan tiga kriteria yang dituliskan Anni—juga menarik.

Ini artinya, preferensi pribadi tidak terlalu signifikan seperti yang selama ini kita pikirkan. Dan menariknya lagi, kita bahkan mungkin tidak mengerti apa yang kita inginkan.

Yep, “kita memang menginginkan pasangan yang memiliki kualitas positif, tapi kualitas-kualitas yang secara spesifik kita cantumkan, belum tentu memiliki kekuatan prediktif untukmu,” kata Sparks.

Apa artinya ini bagi kehidupan percintaan kita? Hal ini terutama bisa kita aplikasikan dalam penggunaan online apps. Saat kita menghabiskan berjam-jam untuk mencari orang yang sesuai dengan kriteria idaman kita. Menurut Sparks ada baiknya kita lebih ‘terbuka’.

“Penelitian kami memberikan pendekatan alternatif: Jangan terlalu pemilih dulu tentang apakah di atas kertas seseorang cocok dengan kriteriamu. Atau, bahkan lebih baik, biarkan temanmu memilih pasangan untukmu,” sarannya.

Informasi yang sangat membantu! Mungkin memang sebenarnya kita tidak terlalu pemilih seperti yang kita pikirkan? Karena meski seseorang memiliki tiga kriteria utama, rasanya kurang lengkap jika tidak ada sparks atau chemistry. Benar ‘kan?

Selanjutnya: Informasi ini membuatmu semangat untuk membuka Tinder? Ini waktu yang paling tepat menghabiskan waktu di Tinder.

podcast button